Tag Archive | "Swiss"

Prediksi Harga Emas Oleh Para Ahli-nya


Bagi yang mengira bahwa harga emas dunia di kisaran US$ 1,230/oz atau di Indonesia pada kisaran Rp 367,000/gr hari-hari ini sudah ketinggian sehingga berniat menjual emas/Dinarnya atau menunda investasinya, tulisan saya kali ini barangkali bermanfaat untuk melengkapi pertimbangan Anda. Kali ini bukan pendapat saya yang dominan, tetapi saya ambilkan dari 10 Ahli per-emas-an dunia yang sangat kompeten di bidangnya.

Saya sarikan prediksi harga emas oleh para ahli ini, masing-masing lengkap dengan alasannya sebagai berikut:

Peter-Schiff1. Peter Schiff (President & Chief Global Strategist dari Euro Pacific Capital)

Peter Schiff ini memprediksi harga emas akan mencapai US$ 5,000/oz ? US$ 10,000/oz dalam 5 sampai 10 tahun mendatang, dengan alasan bahwa masyarakat dunia akan semakin takut dengan penurunan nilai (debasement) mata uang kertasnya menyusul serangkaian krisis ekonomi, real estate, mortgage meltdown, credit crunch, subprime debacle dan entah apa lagi nama krisis-krisis berikutnya.

2.  David Rosenberg (Mantan Merril Lynch Economist, Sekarang Chief Economist & Strategist di Gluskin Scheff)

David memberikan estimasi yang menurutnya sendiri masih konservatif di angka US$ 3,000/oz dalam waktu dekat. Alasannya adalah bila didasarkan pada rasio harga emas dan GDP 3 dekade ke belakang, harga emas seharusnya berada pada US$ 5,300/oz. Bila disetarakan dengan CPI (Consumers Price Index) , maka harga emas seharusnya sudah berada pada kisaran US$ 2,300/oz. Bila rasio yang digunakan adalah rasio harga emas dengan jumlah uang M1, maka harga emas harusnya sudah berada pada angka US$ 3,100/oz.

Alf-Field3. Alf Field (Tekenal di dunia sebagai World?s Best Gold Analyst)

Alf memprediksi harga emas akan berada pada rentang US 5,000/Oz ? US$ 10,000/Oz. Alasannya adalah bila mengikuti trend tahun 70-an ke 80-an dimana harga emas melonjak 24.3 x dalam 1 dekade, kenaikan emas dekade ini akan mencapai US$ 6,221/Oz yang merupakan perkalian harga terendah dekade ini US$ 256 x 24.3. Penyebab fundamentalnya adalah  krisis sekarang yang dia sebutnya sebagai systemic meltdown, dan pemerintah dunia membanjiri ekonomi dengan uang kertas untuk mengatasi krisis-krisis tersebut yang justru berdampak pada hilangnya nilai uang kertas.

4. Forextraders.Com

Situs Foreign Exchange ini memprediksi harga emas akan berada pada kisaran US$ 3,000/oz ? US$ 4,000/oz dalam 5 tahun mendatang. Alasannya orang semakin khawatir dengan kestabilan keuangan publik di AS, kekurang seriusan pemerintah menangani problem social security, kredibilitas dollar yang terus terpuruk dan kelemahan fundamental ekonomi dunia.

5. Harry D. Schultz (dari Newsletter berbayar: International Harry Schultz Letter)

Harry memprediksi harga emas akan mencapai US$ 6,000/Oz tanpa memberi target waktu yang pasti. Alasannya adalah harga emas akan melonjak sangat tinggi bila terjadi hyperinflasi, sedangkan hyperinflasi adalah fenomena moneter yang bisa terjadi secara dadakan, kapan saja ? berbeda dengan fenomena ekonomi pada umumnya yang terjadinya secara gradual.

6. Egon von Greyerz (Managing Derector dari Matterhorn Asset Management ? Swiss)

Menurut Egon emas akan mencapai kisaran US$ 5,000/oz ? US$ 10,000/oz dalam beberapa tahun mendatang. Alasannya:  pertama bila real inflation seperti yang disajikan oleh Shadowstats.com digunakan untuk mengukur harga emas yang wajar, maka harga emas akan berkisar 6 kali dari harga sekarang. Kedua, realitas bahwa supply emas yang tidak akan pernah cukup untuk memenuhi demand terhadap emas yang tumbuh lebih cepat.

Peter-Cooper7. Peter Cooper (Penulis buku ?Dubai Sabbatical: The Road to US$ 5,000 Gold”)

Peter memperkirakan harga emas akan mencapai US$ 5,000/oz dalam waktu yang tidak terlalu lama. Alasannya adalah saat ini pemerintah di dunia memaksakan rezim suku bunga yang rendah untuk mengatasi krisis; pada saat suku bunga rendah ? obligasi pemerintah menjadi menarik. Namun situasi ini tidak akan bertahan lama, obligasi akan segera jatuh dan orang perlu pelarian uangnya ke tempat yang aman ? tempat aman apalagi yang lebih aman dari obligasi pemerintah kalau bukan emas? Sedangkan supply emas selalu terbatas, maka bila ada lonjakan demand ? yang pasti terjadi adalah lonjakan harga.

8. Rob McEwen (Chief Executive Officer ? CEO dari US Gold Corp Inc.)

Rob berpendapat bahwa harga emas akan mencapai US$ 5,000/oz dalam rentang waktu antara 2012 ? 2014. Alasannya: hutang pemerintah yang terus tumbuh dan akan mencapai skala yang dia sebut sebagai horrific scale. Dari masalah hutang yang pelik tersebut, menurut Rob akhir tahun ini saja harga emas sudah bisa mencapai US$ 2,000/oz.

Peter-Krauth9. Peter Krauth (Expert kenamaan di bidang Metals and Mining Stocks).

Peter memprediksi emas akan mencapai US$ 5,000/oz dalam beberapa tahun mendatang. Alasannya adalah potensi inflasi yang semakin besar, lonjakan demandCentral Banks tidak lagi menjadi net sellers tetapi malah menjadi net buyers, dan krisis yang terus bermunculan seperti yang terjadi di PIIGS.

10. Arnold Bock (Komentator pada situs emas paling terkenal di dunia Kitco.com)

Menurut Arnold harga emas akan naik secara parabolic sampai mencapai US$ 10,000/oz pada tahun 2012. Dia memiliki 6 alasan untuk prediksinya ini, yaitu:

  1. Kegagalan pemerintah-pemerintah membayar hutang;
  2. Bangkrutnya raksasa-raksasa finansial dunia;
  3. Inflasi dan devaluasi mata uang dunia;
  4. Manipulasi harga emas sehingga masih ? rendah? sekarang;
  5. Keterbatasan supply emas dibandingkan dengan peningkatan demand-nya;
  6. Kebutuhan untuk melabuhkan dana-dana di tempat yang aman atau safe haven.

Lantas bagaimana menurut pendapat saya sendiri? Sekali lagi saya tidak ahli dan  tidak menguasai ilmu masa depan itu ? hanya Allah Yang Maha Tahu apa yang akan terjadi. Hanya saja seandainya mengikuti statistik 10 tahun terakhir di Indonesia, dimana harga emas awal 2000 adalah Rp 66,000 /gram dan sekarang di kisaran Rp 367,000 /gram atau naik menjadi 5.56 kalinya dalam 10 tahun; maka saya tidak akan kaget bila dalam 10 tahun mendatang harga emas di Indonesia bisa mencapai Rp 2,000,000/gram atau Dinar mencapai diatas Rp 8.5 juta/Dinar. Wa Allahu A?lam.

Posted in Dinar ProspectingComments (2)

Gold Wars: Perang Terhadap Emas Dari Kacamata Swiss Banker


Tulisan ini saya sarikan dari buku Gold Wars: The Battle Against Sound Money As Seen From Swiss Perspective, karya Ferdinand Lips (Foundation for Advancement of Monetary Education, 2001). Menariknya, buku ini ditulis oleh seorang Swiss Banker – yang bahkan sempat mendirikan bank sendiri menggunakan namanya ? yang sangat tahu seluk beluk permainan terhadap emas dunia.

Menurut Lips ini perang terhadap emas dimulai tahun 1933 ketika President Amerika waktu itu Franklin D. Roosevelt menyita seluruh emas yang dimiliki warga negaranya, dan menaikan harga emas di negeri itu dari US$ 20.67/ounce ke US$ 35.00/ounce. Perang ini menjadi semakin serius sejak ditinggalkannya Bretton Woods Agreement 1971 ? dimana sejak saat itu praktis tidak ada satu uang-pun di dunia yang dikaitkan dengan emas ? kecuali Swiss.

Swiss merupakan negara yang bertahan mengkaitkan uangnya dengan emas sampai tahun 1992 ? itulah sebabnya sampai tahun tersebut mata uang Swiss yaitu Swiss Franc adalah yang paling kuat di dunia. Swiss dahulu juga merupakan surga bagi warga dunia yang ingin mengamankan asetnya.

Namun sejak tahun 1992, Swiss juga menjadi anggota IMF, dan sebagai anggota IMF mereka wajib tunduk pada aturan-aturan IMF yang antara lain melarang anggota IMF mengkaitkan uangnya dengan emas. Uang boleh dikaitkan dengan hasil-hasil peternakan, pertanian dan lain sebagainya atau apapun tetapi tidak boleh dikaitkan terhadap emas.

Lantas mengapa bank-bank sentral dunia dalam koordinasi IMF ini memerangi emas? Menurut Ferdinand Lips ini adalah karena emas merupakan barometer standar yang dengan mudah dapat mendeteksi bila ada yang salah dalam sistem keuangan yang ada di dunia ? dan para otoritas keuangan dunia tentu tidak suka kesalahannya mudah dibaca hanya dengan melihat harga emas!

Ferdinand Lips (1931 - 2005)

Ferdinand Lips (1931 - 2005)

Dia mencontohkan apa yang terjadi di Amerika pada tahun 1960-an. Awal kesalahan sistem keuangan negeri itu terbaca dari naiknya harga emas dari US$ 35/ounce ke US$ 40/ounce pada masa pemerintahan Kennedy. Situasi memburuk pada akhir dasawarsa 60-an tersebut ketika Amerika terjerumus dalam perang yang tidak pernah bisa dimenangkannya yaitu Perang Vietnam.

Puncaknya tahun 1971 ketika Amerika benar-benar tidak bisa mengendalikan sistem keuangannya dan terpaksa melepaskan kaitan antara US$ dengan emas. Hari-hari yang mencekam dalam sistem keuangan Amerika yang belakangan menular ke seluruh dunia ini ? terekam dari cerita para pelaku langsung yang ditulis oleh Ferdinand Lips ini sebagai berikut:

?Pada tanggal 10 Agustus 1971 sekolompok bankers dan economist berkumpul membicarakan krisis moneter yang genting di negeri itu, termasuk di antara yang hadir adalah Paul Volker yang saat itu menjabat Under-secretary of the Treasury for Monetary Affairs.

Ada 2 opsi solusi yang saat itu dibicarakan; pertama menaikkan suku bunga atau menaikkan harga emas ? namun nampaknya Paul Volker tidak mengambil salah satunya. Dia mengambil solusi yang tidak terbayangkan waktu itu yaitu meninggalkan emas sama sekali dari referensi uang US$ Amerika. Sepekan kemudian keputusan ini diumumkan oleh presiden AS saat itu Nixon yang kemudian menimbulkan kejadian yang mengguncang dunia yang dikenal sebagai Nixon Shock 1971.?

Sejak saat itu perang terhadap emas semakin hari semakin meningkat yang digambarkan digambarkan oleh Lips (meninggal 2005, konon meninggal tidak wajar karena terlalu banyak tahu!) antara lain sebagai berikut:

?Dengan bantuan pemerintahan-pemerintahan dunia, di tahun 1990-an, perang terhadap emas memasuki fase yang sangat destructive. Bank-bank sentral menjual atau meminjamkan emasnya untuk menghancurkan harga emas?

Bila ?perang? yang diungkapkan oleh Ferdinand Lips tersebut benar adanya ?  kemungkinannya memang begitu karena sebagai ?orang dalam? dari sistem perbankan dunia tentu apa yang ditulisnya memiliki dasar yang kuat ? maka dalam ?perang? ini hanya ada 2 pihak, yaitu Sistem Uang yang Adil berbasis Emas dan Sistem Uang yang Destructive yang berbasis Uang Kertas. Hati kecil kitalah yang bisa menjawab, sistem yang mana yang seharusnya kita bela… Wa Allahu A?lam.

Posted in Political EconomyComments (0)

Emas Diantara Yang Pesimis & Optimis


Hari-hari ini bila Anda rajin mengikuti perkembangan harga emas dunia akan melihat trend tahunan yang tidak biasa. Dalam Rupiah harga emas saat ini lebih rendah sekitar 8.5% dibandingkan dengan harga emas setahun lalu ? lihat grafik di samping; sebaliknya bila Anda sempat lihat harga emas dunia di Kitco.com ? dalam US$ harga emas dunia pagi ini masih 15% lebih tinggi dari harga setahun lalu.

Jadi pertanyaannya adalah apakah harga emas saat ini lagi rendah atau lagi tinggi? Akan naik atau akan turun? Tidak mudah menjawabnya dan bahkan para analis pasar emas dunia-pun berbeda pendapat dalam hal ini. Dalam kaitan harga emas ke depan, saya pisahkan pendapat para analis ini dalam 2 golongan ? yaitu yang Pesimis dan yang Optimis (terhadap harga emas).

Yang Pesimis pada umumnya melihat emas sebagai komoditi biasa yang harganya naik dan turun sesuai dengan supply dan demand; mereka berpendapat bahwa harga emas dunia saat ini sudah ketinggian dan akan berkecenderungan turun. Bukti yang mereka gunakan adalah kecenderungan menurunnya harga emas yang terjadi dalam 2 bulan terakhir.

Setelah sempat mencapai angka di atas US$ 1,200/Oz ; saat ini emas hanya diperdagangkan dikisaran US$ 1,093/Oz. Penyebabnya antara lain adalah economic recovery di Amerika Serikat sebagaimana ditunjukkan oleh pertumbuhan GDP negeri itu Kwartal ke IV  2009 yang mencapai angka yang fantastis 5.7%.

Pada saat ekonomi baik, orang meninggalkan emas sebagai aset penyimpan nilai modal (capital preservation asset) dan menginvestasikannya ke dalam bentuk investasi yang berpotensi memberikan hasil lebih. Maka sejalan dengan proses economic recovery di Amerika yang bisa berlangsung sampai 2012; maka kelompok yang Pesimis ini-pun memperkirakan bahwa harga emas akan cenderung turun sampai tahun 2012 ? yang saat itu diperkirakannya harga emas hanya akan berada dikisaran US$ 750/Oz.

Kelompok yang Optimis melihat data yang sama justru dari sudut pandang yang sebaliknya. Recovery saat ini lebih banyak didorong oleh serangkaian bailout yang berarti pencetakan uang kertas lebih dari biasanya.  Supply uang kertas yang dipaksakan ini pada akhirnya akan menghancurkan daya beli uang kertas itu sendiri. Bila daya beli uang kertas jatuh, maka semua barang akan melonjak nilainya ? dan tentu saja juga harga emas.

Dr. Marc Faber

Dr. Marc Faber

Salah satu pendukung teori ini adalah Marc Faber seperti yang diungkap di www.commodityonline.com 2 hari lalu. Fund Manager kondang yang berasal dari Swiss ini dalam forum resmi Russia?s Troika Dialog pekan lalu menyatakan ?Saya yakin bahwa pemerintahan Amerika akan bangkrut, mungkin tidak besok, tetapi sebelum ini terjadi mereka akan mencetak uang sangat banyak ? dan Anda akan menghadapi inflasi yang sangat tinggi?.

Karena langkah yang dilakukan oleh Amerika dalam aksi bailout ini juga dilakukan oleh negara-negara lain seperti Inggris dan negara-negara Eropa Barat lainnya; maka praktis ini akan melanda dunia finansial secara keseluruhan. Langkah apa yang perlu dilakukan untuk mengantisipasi ini? Marc Faber merumuskannya dengan sederhana : ?satu hal yang tidak akan pernah saya lakukan adalah menjual emas saya?.

Lantas seberapa tinggi harga emas akan naik menurut golongan yang optimis ini? Perkiraan mereka beberapa kali saya kutip di situs ini, antara lain tanggal 20 November 2009 dengan judul Exchange Rate Chaos. Menurut kelompok ini harga emas akan mencapai US$ 2,000 dalam waktu yang tidak terlalu lama dan tidak dengan susah payah.

Lantas bagaimana saya sendiri berpendapat? Saya cenderung ke pendapat yang kedua. Meskipun pada saat yang bersamaan saya selalu mengingatkan bahwa dalam jangka pendek harga emas akan terus bergejolak. Bahkan kepada para agen Dinar-pun;  setiap membekali mereka saya selalu katakan untuk transparan dan fair memberikan gambaran prospek Dinar ini ke para nasabahnya. Memang kita Optimis Dinar akan berkecenderungan naik dalam jangka panjang; tetapi jalannya akan bergelombang seperti grafik-grafik bulanan, tahunan dan 10 tahunan yang ada di situs ini. Jadi dalam jangka pendek harga Dinar tidak hanya bisa naik, bisa juga turun. Wa Allahu A?lam.

Posted in Political EconomyComments (0)


Price Update on Twitter

Grafik Harga Dinar Islam (real time)

Nilai Tukar Dinar & Dirham (Rupiah)

Emas & Index (USDX & RIX)

Dinar Islam is offlineSofi is offline
sales@dinarislam.com
Dinar Islam on twitter
Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes