Tag Archive | "suku bunga simpanan"

Jaga Mudamu Sebelum Pensiunmu


Pada tanggal 23 Februari 1950, ekonom kondang Ludwig Von Mises menggambarkan kondisi para pensiunan di Amerika Serikat sebagai orang-orang yang di-euthanasia-kan oleh pemerintahnya (seperti orang sakit keras yang dibiarkan meninggal tanpa pertolongan). Tulisannya yang berjudul Euthanasia of the Pension Funds intinya menguraikan bagaimana para pensiunan menderita dengan daya beli yang terus menurun karena faktor inflasi.

60 tahun kemudian sampai hari ini,  para pensiunan di Amerika dan juga para pensiunan di seluruh dunia yang mengikuti sistem ekonomi ribawi-nya ? tetap saja secara umum menderita secara finansial dan seolah masih juga di?euthanasia-kan oleh pemerintahnya masing-masing yang tidak mampu mengendalikan inflasi.

Ludwig Von Mises

Ludwig Von Mises

Bila inflasi menyengsarakan para pensiunan, apakah lantas kondisi sebaliknya bila terjadi deflasi akan memakmurkan mereka? Ternyata tidak juga. Di negeri yang sama Amerika Serikat, yang saat ini tingkat suku bunganya mendekati 0% ? ternyata para pensiunan juga malah terancam kelangsungan penerimaan dana pensiunannya.

Mengapa demikian? Karena selama ini para pengelola dana pensiun mengandalkan instrumen finansial seperti deposito, government bond dan sejenisnya sebagai unggulan investasinya. Ketika deposito dan bond memberikan hasil yang sangat rendah, maka putaran dana mereka tidak memadai lagi untuk menopang program santunan yang berkelanjutan kepada para pensiunan.

Contoh yang konkrit juga terjadi di Jepang yang sudah sejak lama menganut rezim suku bunga rendah. Pengelola dana pensiun dari maskapai penerbangan terbesar negeri itu sampai harus menegosiasikan ulang dengan para pensiunannya untuk menurunkan penerimaan mereka. Pilihan yang sangat berat karena kalau penerimaan pensiunan diturunkan akan lebih menyengsarakan mereka, sementara bila dilanjutkan seperti semula perusahaannya yang tidak akan survive.

Jadi buah simalakamanya inflasi dan deflasi bagi pensiunan adalah begini: “Bila inflasi tinggi, para pensiunan berkemungkinan untuk terus dapat menerima pensiunnya ? tetapi dengan daya beli yang terus menyusut. Sebaliknya bila terjadi deflasi, kemampuan para perusahaan/pengelola dana pensiun untuk secara berkelanjutan mampu membayarkan uang pensiun kepada yang berhak menerimanya yang terancam.”

Ketika Ludwig Von Mises menulis artikel tersebut di atas (60 tahun lalu) dicuekin oleh masyarakatnya, apa dampaknya? ya itu tadi sampai kini para pensiunan di Amerika Serikat tetap menderita.

pension-fundsNah bagaimana sekarang kita, agar sekian puluh tahun dari sekarang ketika kita pensiun tidak menghadapi simalakama inflasi dan deflasi ini? Berikut adalah beberapa poin yang bisa dilakukan:

  1. Mulai secara bertahap lindungi hasil jerih payah Anda dari risiko finansial inflasi dalam bentuk benda riil yang daya belinya bertahan.  Emas/Dinar; sawah, pohon, ternak, dlsb adalah beberapa diantaranya.
  2. Meskipun di tempat kerja Anda dapat jatah pensiun yang dikelola perusahaan/pengelola dana pensiun. Jangan terlalu mengandalkan dana pensiun ini ? kemungkinan besarnya tidak akan cukup untuk menopang hari tua Anda. Menabung benda riil tetap Anda perlukan.
  3. Bila perusahaan/pengelola dana pensiun Anda mempunyai program yang mengijinkan Anda mengelola dana pensiun Anda sendiri ? ambil program ini dan kelola sendiri di sektor riil. Bila belum mampu mengelola sendiri, cari mitra yang bisa mengelolanya sambil Anda belajar sektor-sektor usaha yang menjadi minat Anda.
  4. Banyak-banyak investasi pada diri Anda sendiri sedari muda. Ikut pelatihan-pelatihan bidang usaha yang menjadi minat Anda, banyak-banyak belajar berusaha.  Mencoba dan gagal di usia muda ? masih lebih baik dibandingkan mencoba dan gagal di usia tua ketika sumber daya dan dana kita sudah tidak ada lagi. Tidak semua eksperimen usaha ini membutuhkan biaya; di Pesantren Wirausaha Anda bisa belajar berusaha tanpa harus mengeluarkan biaya satu sen-pun (alias GRATIS)!
  5. Banyak-banyak investasi pada orang-orang di sekitar kita; mendidik mereka dan membimbingnya. Mereka inilah yang akan menjalankan dan meneruskan usaha kita setelah kita lanjut dimakan usia.

?Allhummaj?al khoyro ?umry aakhirohu wa khoyro ?amaly  khowaatimahu wa khoyro ayyaami yawma alqooka fiih?, ?Ya Allah jadikanlah yang terbaik dari umurku adalah akhirnya, dan yang terbaik dari amal perbuatanku adalah penutupnya, dan  yang terbaik dari hariku  adalah hari ketika aku bertemu denganMu.? Amin.

Posted in Financial PlanComments (0)

Harga Emas Dunia Akan Terus Turun?


Sudah hampir 3 pekan ini harga emas dunia terus mengalami penurunan.  Setelah mengalami puncak tanggal 2 Desember lalu pada angka US$ 1,212.50/ Oz (sumber : Kitco),  pada saat artikel ini saya tulis harga emas dunia hanya diperdagangkan pada harga US$ 1,086.10 /Oz- atau telah mengalami penurunan lebih dari 10% dari pencapaian tertingginya.

Akankah penurunan ini terus berlanjut? Tidak ada yang tahu masalah ini ? bahkan analis pasar terbaik sekalipun tidak akan pernah bisa 100% benar dalam memprediksi kondisi pasar masa depan. Demikian pula saya, yang bisa saya sampaikan adalah hanya kajian statistik untuk berusaha memahami apa yang sebenarnya sedang terjadi dan kemungkinan pengaruhnya kedepan.

Berdasarkan analisa statistik inilah jawaban saya yang saya berikan pada para penanya akan masalah trend harga emas kedepan ini kurang lebih sebagai berikut : ?dalam jangka pendek bisa saja penurunan ini berlanjut, tetapi jangka panjangnya – setahun atau lebih ? perkiraan terbaik saya (best estimate) adalah dorongan naik insya Allah akan lebih besar ketimbang dorongan turunnya?.

Dasar teknis dari perkiraan saya ini menggunakan statistik harga emas dunia dibandingkan dengan apa yang disebut Real Interest Rate. Karena harga emas dunia masih dinilai dalam US$, maka yang saya gunakan adalah US$ Real Interest Rate.

gold-and-real-interest-ratesUS$ Real Interest Rate ini adalah tingkat suku bunga simpanan, yang untuk keperluan analisa ini digunakan 3 Month US-T ? Bill, dikurangi dengan tingkat inflasi. Statistik menunjukan bahwa apabila US$ Real Interest Rate ini negatif, maka harga emas dalam US$ akan naik. Perhatikan grafik di samping yang saya ambilkan dari MClellan Financial Publication yang menjelaskan fenomena melonjaknya harga emas dunia pada akhir tahun 70-an.

Penjelasannya demikian: “pada saat simpanan masyarakat di bank atau obligasi pemerintah memberikan hasil yang lebih rendah dari inflasi, maka masyarakat akan mencari bentuk simpanan yang lain yang memberikan hasil lebih. Salah satu yang memberikan hasil lebih ini adalah emas, maka masyarakat berbondong-bondong membeli emas ? dan harga emas akan terus terdorong naik”.

Sayangnya sumber yang saya petik grafiknya tersebut diatas tidak memberikan data terkini dari US$ Real Interest Rate; maka saya ?lanjutkan? grafik tersebut untuk situasi terkini berdasarkan data-data yang saya kumpulkan dari US Department of Labor; the Federal Reserve dan juga dari Kitco untuk harga emas terakhir. Hasilnya dapat dilihat pada grafik di atas.

Jadi sejak tahun lalu sampai sekarang, US$ Real Interest Rate masih negatif.  Bahkan the Fed belum akan bisa menaikkan suku bunga karena krisis financial negeri itu belum sepenuhnya pulih. Kalau toh akan dinaikkan kemungkinan besarnya hanya akan berada pada kisaran 0.25% ? 0.5% yang belum akan mengubah posisi negatif Real Interest Rate tersebut.

Maka menurut saya sendiri,  penurunan harga emas dalam 3 minggu ini, masih berupa Noise dan bukan merupakan Signal yang sesungguhnya dari harga emas dunia.

Pada waktu seperti ini, saya sendiri akan membeli banyak-banyak emas (kalau punya uang) untuk dicetak menjadi Dinar kemudian diputar sebagai permodalan sektor riil yang lebih bisa diandalkan; namun bagi yang ingin berspekulasi dengan emas untuk memperoleh keuntungan jangka pendek ? saya tidak menganjurkannya sama sekali! Wa Allahu A?lam.

Posted in Dinar ProspectingComments (0)


Price Update on Twitter

Grafik Harga Dinar Islam (real time)

Nilai Tukar Dinar & Dirham (Rupiah)

Emas & Index (USDX & RIX)

Dinar Islam is offlineSofi is offline
sales@dinarislam.com
Dinar Islam on twitter
Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes