Tag Archive | "rendah kolesterol"

Inspirasi Usaha: Mengapa di Mall & Food Court Tidak Ada Sate Kambing?


Sate kambing adalah salah satu makanan favorit bagi umumnya masyarakat Indonesia ? termasuk saya. Namun sayangnya makanan ini tidak ada di sembarang tempat. Di Mall, di Food Court dan tempat-tempat makan yang nyaman lainnya tidak mudah ditemukan sate kambing ini. Mengapa demikian? Mengapa sate kambing tidak bisa mengikuti trend ayam goreng misalnya yang kini ada dimana-mana, di tempat elit ber AC sampai pinggiran jalan? Bila Anda bisa dan mau menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, bisa jadi ini peluang bisnis besar Anda…!

Berikut adalah jawaban atas pertanyaan tersebut yang sudah sempat kami diskusikan dengan teman-teman di Pesantren Wirausaha Daarul Muttaqiin.

Daging kambing berbahaya bagi kesehatan?

Citra sate kambing sebagai makanan enak tetapi berdampak buruk terhadap kesehatan seperti kolesterol yang menyebabkan darah tinggi dan lain sebagainya, bisa jadi menjadi penyebab tidak adanya sate kambing ini di tempat-tempat tersebut diatas. Jawaban untuk ini adalah pembuktian ilmiah karena citra buruk kolesterol tinggi ini belum tentu benar, belum ada bukti ilmiah untuk ini. Yang ada malah bukti sebaliknya dari United States Department of Agriculture (USDA) yang menyatakan bahwa kolesterol daging kambing sesungguhnya lebih rendah dari daging sapi dan bahkan lebih rendah dari daging ayam!

Ketika saya menjelaskan datanya USDA tersebut dalam tulisan saya sebelumnya, ada pembaca yang menyanggahnya dengan alasan bahwa benar-benar ada orang yang stroke setelah makan daging kambing. Ada pula yang menyanggahnya dengan alasan bahwa orang menjadi perkasa (kejantanannya) setelah makan daging kambing, jadi dia berpendapat pasti ada zat-zat yang tidak biasa pada daging kambing ini yang berbahaya bagi orang yang berpotensi darah tinggi, dlsb.

Lagi-lagi alasan tersebut juga belum terbukti secara ilmiah; bisa jadi karena sugesti, bisa pula karena berlebihan – makan apa saja bisa berbahaya bila berlebihan, bisa juga karena penanganan daging yang salah setelah disembelih. Saya sendiri berkeyakinan, daging kambing ini pasti aman dikonsumsi secara normal ? karena kalau seandainya daging kambing berbahaya bagi manusia ? pasti para nabi tidak menggembala kambing.

Seandainya daging kambing berbahaya bagi kesehatan, pasti pula tidak disyariatkan kita memotong kambing untuk qurban, aqiqah, denda karena melanggar larangan haji, dlsb. Karena konsekwensi dari syariat ini adalah akan banyaknya event dimana orang memakan daging kambing. Cara pandang untuk selalu kembali ke Al-Qur?an dan Hadits ini memudahkan kita memgambil keputusan atau pendapat ? karena keduanya tidak akan pernah membuat kita tersesat.

Proses memasak sate kambing yang menyebarkan asap…

Bakar Sate = ASAP?

Bagaimana "Bakar" Sate TANPA ASAP?

Alasan kedua ini yang lebih masuk akal mengapa sate kambing tidak ada di mall dan food court yang ber- AC. Bayangkan bila dalam satu mall atau food court ada satu saja yang membakar sate dengan areng layaknya tukang sate pada umumnya, seluruh Mall atau Food Court akan dipenuhi asap ? dan fire alarm-pun berbunyi seolah terjadi kebakaran! Karena alasan inilah maka para pengelola Mall dan Food Court pada umumnya tidak mengijinkan memasak makanan yang menimbulkan asap.

Tetapi ?membakar? sate kan tidak harus dengan areng dan tidak harus menimbulkan asap, bisa di-grill misalnya? Mungkin aromanya tidak seenak kalau dibakar biasa ? tetapi ini layak dicoba.

Saat ini kami sedang me-riset cara ?membakar? sate kambing yang tidak menimbulkan asap tetapi rasa dan aromanya seenak kalau dibakar biasa, salah satunya adalah membakar sate dengan menggunakan batu lava, batu apung, dlsb. Masih ada masalah teknis sedikit dengan jenis batu yang tepat, bentuk kompor yang pas, dlsb. tetapi insya Allah masalah-masalah teknis ini akan segera teratasi.

Peluangnya…

Bisa dibayangkan bila pertanyaan-pertanyaan tersebut di atas terjawab. Tiba-tiba sate kambing masuk tempat makan elit layaknya ayam goreng. Bila di Jabodetabek ada 100 tempat saja yang menjual sate kambing di ?lingkungan yang baru? ini (bisa counter di Food Court, Full Scale Restaurant atau hanya tambahan menu di restaurant/counter yang sudah ada), masing-masing menghabiskan 2 ekor kambing per hari misalnya (tukang sate yang sudah jalan baik bisa puluhan kambing per harinya), maka akan ada kebutuhan 200 ekor kambing perhari, 6.000 per bulan, 72.000 per tahun!

Bagaimana kalau sate kambing dan ?cara bakar sate? yang baru ini kita perkenalkan ke kota-kota lain dan juga negara-negara lain layaknya McDonald dan Colonel Sanders yang mengekspor Burger dan ayam goreng-nya ke seluruh penjuru dunia? Tidak terhitung kebutuhan kambing dan lapangan pekerjaan yang insya Allah tercipta.

Untuk Jabodetabek dengan target 200 ekor kambing perhari, 6.000 per bulan, 72.000 pertahun saja ? ini insya Allah sudah akan menyerap ribuan tenaga kerja. Mulai dari pelihara kambing, pabrik pakan ternak, tukang potong kambing, transportasi, juru masak, tenaga pemasaran, pemilik/penjaga restaurant, dlsb.

Bila Anda ingin bergabung untuk meng-explore peluang baru di industri perkambingan ini di sisi mana saja, silahkan menghubungi kami. Saya insya Allah akan bicara pada acara Workshop Kambing & Domba Nasional di Wisma Haji Donohudan Boyolali pekan depan (21-21 Juli 2010) yang diadakan oleh Direktorat Jendral Peternakan ? Dep. Pertanian RI, saya kebagian bicara mengenai peluang pasar kambing dan domba dan cara menangkap peluang tersebut.

Industri kambing bisa sangat menjanjikan ke depan, selain kambing susu yang sudah kita mulai ? kambing pedaging-pun ternyata tidak kalah menariknya. Semoga secara bersama-sama kita bisa menangkap peluang  tersebut… Amin.

Posted in Business OpportunityComments (0)

Planet Jamur: Let’s Do It Together


Sejak kami gagas bersama salah satu angkatan Pesantren Wirausaha, alhamdulillah Project Planet Jamur untuk mengolah rizky dari langit ini terus mengalami kemajuan. Selain sudah bisa menghasilkan jamur yang dijual mentah, proses pembibitan jamur juga sudah mulai bisa dilakukan sendiri di lokasi Pesantren Wirausaha Daarul Muttaqiin - Jonggol.

Namun melihat potensi jamur yang luar biasa sebagai sumber protein yang sehat dan murah bagi umat ini, kami ingin gerakan jamur ini bisa bersifat massal dan cepat. Kami berharap pepatah yang kita kenal sejak SD dahulu ?Bagaikan Jamur Di Musim Hujan?? benar-benar bisa kita aktualisasikan secara harfiah dengan munculnya jamur dimana-mana.

Mengapa kita pilih Jamur sebagai bentuk kontribusi kita bagi pemenuhan kebutuhan protein yang sehat dan murah untuk umat ini? Berikut adalah beberapa alasan diantaranya:

  1. Jamur mengandung kombinasi yang komplit antara protein, vitamin dan mineral. Lebih komplit dari tempe dan ayam.
  2. Jamur mengandung 9 asam amino esensial yang tidak bisa dihasilkan sendiri di dalam tubuh kita.
  3. Jamur berserat tinggi sehingga bagus untuk pencernaan.
  4. Kandungan protein jamur (19%- 35% dari berat kering)  lebih tinggi dari beras (7.3%) , gandum (13.2%) dan bahkan bisa lebih tinggi dari susu sapi (25.6%).
  5. Jamur tertentu seperti jenis Jamur Tiram mengandung senyawa pluran yang dipercayai bersifat antitumor dan antioksidan.
  6. Jamur adalah bahan makanan yang rendah kalori, rendah kolesterol dan antikanker.
  7. Jamur bisa dihasilkan oleh rumah tangga dengan tanah yang terbatas sekalipun.
  8. Untuk penumbuhan jamur tidak memerlukan bahan-bahan yang membahayakan kesehatan atau merusak lingkungan; dengan mudah jamur akan dapat masuk kategori bahan makanan organic.
  9. Jamur adalah bahan makanan dari tumbuhan; jelas kehalalannya dan bebas dari bahan-bahan yang meragukan kehalalannya (bandingkan dengan daging ayam atau daging sapi saja yang asalnya HALAL, kita bisa ragu bila tidak jelas proses pemotongannya).
  10. Jamur adalah bahan makanan bergizi komplit yang cost of production-nya rendah dan siklus produksinya pendek. Dari bahan jaringan jamur yang seujung jarum, dengan izin Allah bisa tumbuh puluhan kilogram jamur segar setiap hari selama 4-5 bulan.

Dengan berbagai kelebihan tersebut-lah, jamur kita pilih sebagai pilot project Gerakan Masyarakat Produktif untuk penyediaan bahan makanan yang sehat, kandungan gizi yang komplit dan murah untuk diproduksi.

Meskipun banyak hal yang sudah progressing dengan baik di Pesantren Wirausaha Daarul Muttaqiin di Jonggol dalam bidang perjamuran ini; sangat banyak resources lain yang sudah ada di masyarakat yang bisa kita sinergikan untuk percepatan project massal Planet Jamur ini.

Agar tidak perlu re-invent the wheel, maka untuk menimbulkan efek penyebaran yang cepat dan luas  jamur ini di masyarakat kami akan gunakan teknik crowd sourcing ? atau pemberdayaan khalayak. Masyarakat yang sudah pandai memproduksi jamur bisa bergabung dengan project Planet Jamur dan dia menjadi vendor untuk project ini; yang baru ingin belajar dapat bergabung dan belajar gratis tentang perjamuran ini.

Yang tertarik untuk mendirikan outlet-outlet kecil sampai restaurant komplit makanan dari berbagai menu jamur dapat bergabung di project ini ? mereka akan menjadi ujung tombak pemasaran produk-produk berbasis jamur yang dihasilkan dari project ini.  Berbagai profesi lain yang juga diundang untuk bergabung adalah para Nutrisionist (ahli gizi), juru masak, ahli-ahli promosi, pemasaran, penjualan, dlsb.

Anda bisa bergabung secara maya di FaceBook Groups yang kita buat untuk ini? silahkan login di FaceBook Anda kemudian search atau langsung klik link ?Planet Jamur? maka insya Allah Anda akan bisa joint group ini. Bagi yang tidak terbiasa dengan group di facebook, dapat bergabung melalui email ke plan...@dinarislam.com.

Lebih dari itu, insya Allah dalam waktu paling lambat sebulan ke depan kita akan mengadakan temu peminat untuk membicarakan langkah-langkah konkrit bersama. Waktu dan tempat akan kami umumkan di FaceBook Groups tersebut.

Semoga dengan kemudahan dari Allah dan keridloan-Nya atas keseriusan kerja kita bersama ? kita dapat mewujudkan ?healthy food for the planet? yang menjadi visi dari Planet Jamur ini. Insya Allah.

Posted in EntrepreneurshipComments (0)


Price Update on Twitter

Grafik Harga Dinar Islam (real time)

Nilai Tukar Dinar & Dirham (Rupiah)

Emas & Index (USDX & RIX)

Dinar Islam is offlineSofi is online
sales@dinarislam.com
Dinar Islam on twitter
Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes