Tag Archive | "Pinjaman Tanpa Beban"

Bila Dinar & Dirham Dipergunakan Sebagai Alat Transaksi


Dari Aiman r.a berkata : ?Saya masuk ke rumah Aisyah, di situ ada baju perempuan yang terbuat dari benang seharga lima Dirham. Kata Aisyah: ?Lihatlah sahaya perempuanku, perhatikanlah dia!, dia merasa megah karena memakai pakaian itu dalam rumah.  Saya pernah memakai baju itu pada masa Rasulullah SAW. Setiap wanita yang ingin berdandan di Madinah, selalu mengirimkan utusannya kepadaku buat meminjamnya?. (Shahih Bukhari, Kitab 47, Hadits no 796)

Diriwayatkan dari ?Urwa : ?Bahwa Nabi memberinya satu Dinar untuk membeli domba untuk beliau. ?Urwa membeli dua ekor domba untuk beliau dengan uang tersebut. Kemudian dia menjual satu ekor domba seharga satu Dinar, dan membawa satu Dinar tersebut bersama satu ekor dombanya kepada Nabi. Atas dasar ini Nabi berdoa kepada Allah untuk memberkahi transaksi ?Urwa. Sehingga ?Urwa selalu memperoleh keuntungan (dari setiap perdagangannya) ? bahkan seandainya dia membeli debu?.  (Di riwayat lain) ?Urwa berkata: ?Saya mendengar Rasulullah SAW berkata, ?Selalu ada kebaikan pada kuda sampai hari kiamat??. (Periwayat lainnya lagi menambahkan ?saya melihat 70 ekor kuda di rumah ?Urwa.?) (Sufyan berkata, ?Nabi menyuruh ?Urwa untuk membeli domba untuk beliau sebagai hewan qurban?.) (Shahih Bukhari, Kitab 56, Hadits No 836)

Diriwayatkan dari Abdullah Ibn UmarUmar ibn Al Khattab memberi nama untanya Bukhti untuk qurban. Ada yang menawar 300 Dinar untuk unta ini. Ia datang kepada Nabi SAW dan berkata : ? Ya Rasulullah, unta saya Bukhti yang saya niatkan untuk qurban ditawar 300 Dinar. Boleh kah saya jual kemudian saya membeli unta lain dengan uang tersebut? Jangan, qurban kan saja yang ini.? (Hadits Sunan Abudawud, Kitab 10, hadits no 1752)

Banyak sekali pelajaran yang bisa kita petik dari serangkaian hadits tersebut di atas, diantaranya adalah:

1) Kita  bisa memperoleh perpektif yang lebih jelas tentang kehidupan Rasulullah SAW beserta keluarga dan para sahabat beliau. Bahwa keluarga beliau dan para sahabatnya hidup sederhana dan begitu akrab satu sama lain ? sampai baju Aisyah yang indah sering dipinjamkan kepada kepada wanita-wanita Madinah.

2) Daya beli Dirham juga relatif stabil meskipun kursnya terhadap Dinar bisa saja berfluktuasi; yang disebut baju yang indah namun tidak berlebihan untuk Aisyah yang hidup sederhana ? adalah seharga 5 Dirham. Dengan 5 Dirham, sekarang Anda-pun masih bisa memperoleh baju yang relatif indah yang tidak berlebihan.

3) Harga yang wajar untuk kambing standar saat itu adalah 1 Dinar; bahwasanya ?Urwah bisa membeli 2 ekor kambing dengan 1 Dinar ? ini nampaknya karena kepandaian ?Urwah berdagang sehingga beliau dido?akan secara khusus oleh Rasulullah SAW. 2 ekor kambing yang dibeli ?Urwah kemudian salah satunya dijual lagi dengan harga 1 Dinar dan 1 ekor yang lain dipertahankan untuk keperluan qurban Rasulullah SAW ? ini menguatkan fakta bahwa baik kambing yang dijual maupun yang diserahkan ke Rasulullah SAW adalah kambing yang wajar ukurannya untuk  harga 1 Dinar (buktinya orang lain mau membeli 1 Dinar, dan Rasulullah-pun mau menerima kambing yang diperuntukkan sebagai hewan qurban beliau seharga 1 Dinar tersebut). 1 Dinar saat ini tetap dapat untuk membeli 1 ekor kambing dengan standar yang baik ? ini membuktikan betapa stabilnya daya beli Dinar terhadap benda riil.

4) Kita jadi tahu ukuran atau nilai ?kendaraan mewah? saat itu yaitu unta terbaik seharga 300 Dinar. Atau kalau saat ini kira-kira setara SUV menengah atas Toyota Fortuner atau Mitsubishi Pajero Sport. Nilai seperti inilah yang dijadikan qurban oleh sahabat Rasulullah SAW yang mampu seperti Umar. Jadi bila Anda tergolong orang yang mampu berqurban dengan hewan qurban pilihan; lakukanlah itu ? ( www.lembuageng.com menyediakan hewan-hewan qurban top end ini).

5) Pelajaran yang tidak kalah menariknya adalah customary atau kebiasaan masyarakat saat itu ? kapan menggunakan Dinar untuk transaksi dan kapan menggunakan Dirham.

capitalUntuk kebutuhan transaksi yang nilainya tidak terlalu besar seperti untuk membeli baju, makanan sehari-hari dan lain sebagainya tentu tidak praktis menggunakan Dinar ? maka digunakanlah Dirham. Jadi kalau sekarang-pun kita hendak mengganti uang fiat dengan uang riil untuk kebutuhan transaksi sehari-hari seperti membeli makanan dan belanja sehari-hari lainnya, Dirham insya Allah akan lebih sesuai ketimbang Dinar.

Memang dengan teknologi yang kita miliki teknologi M-Dinar, bisa saja kita membeli buku di Dinar World seharga 0.075 Dinar misalnya ; namun penggunaan Dinar untuk transaksi kecil di luar pasar yang sudah terintegrasi dengan sistem elektronik semacam Dinar World dan M-Dinar ini kemungkinan masih perlu waktu untuk bisa berjalan praktis.

Di luar transaksi dengan nilai kecil tersebut, sudah sangat banyak transaksi lain yang bisa kita fasilitasi dengan menggunakan Dinar ? yaitu transaksi barang/jasa yang bernilai cukup besar. Karena Islam tidak mengajari kita untuk boros, tentu transaksi yang bernilai cukup besar ini arahnya bukan untuk kebutuhan konsumtif tetapi untuk kebutuhan produktif.

?Urwah menggunakan Dinar untuk perdagangan kambingnya dan unta Umar juga dinilai dalam satuan Dinar ? ini contoh yang baik untuk penggunaan Dinar sebagai transaksi perdagangan dan sebagai timbangan yang adil atau unit of account yang saat itupun sudah praktis apalagi sekarang. Dalam bahasa ekonomi, transaksi-transaksi atau penilaian yang sudah praktis dilakukan dengan Dinar seperti dalam 2 contoh hadits  tersebut adalah masuk kategori transaksi barang modal.

Karena Dinar kita arahkan untuk transaksi barang modal ? artinya untuk menggerakkan kegiatan produktif ? bukan konsumtif, maka tema sentral yang diusung kami adalah Investasi & Proteksi Nilai. Tema inilah yang  sering disalah pahami oleh pihak yang tidak bosan-bosannya mengkritisi kami, dalam pandangan mereka investasi ini diartikan sekedar membeli Dinar terus disimpan atau sekedar menumpuk Dinar untuk ditunggu naik nilainya. Tuduhan ini sama sekali tidak berdasar, karena sejak awal sekali kami memperkenalkan Dinar ? para pengguna Dinar sudah kami ingatkan untuk tidak menimbun. Lihat tulisan kami  Bangun Ketahanan Ekonomi Keluarga Tetapi Jangan Menimbun misalnya.

Justru karena kami melihat bahwa transaksi dengan menggunakan Dinar yang paling mungkin untuk dilakukan saat ini adalah transaksi barang modal atau investasi tersebut, maka tidak terlepas dari gerakan sosialisasi Dinar ini ? kita juga mendorong kegiatan produktif masyarakat yang bisa didanai atau digerakkan dengan Dinar.

Pesantren Wirausaha, Pinjaman Modal Usaha Tanpa Beban, Project Planet Jamur, Project Susu Kambing, IndoBarter, dan Berbagai Solusi Pembiayaan Berbasis Dinar yang kami lakukan bersama BMT Daarul Muttaqiin, dlsb. adalah upaya konkrit untuk mendorong penggunaan Dinar untuk transaksi produktif barang modal atau investasi. Di sini investasi artinya memutar aset atau menjadikan aset  bergerak memutar roda kegiatan produktif lainnya.

Jadi saat ini Dinar telah secara praktis digunakan untuk kebutuhan transaksi-transaksi yang bersifat produktif, sedangkan untuk transaksi yang bersifat konsumtif ? ini sebenarnya lebih tepat dilakukan dengan Dirham.  Namun karena nilai Dirham saat ini masih didominasi oleh biaya cetaknya yang mahal, sementara kami belum fokuskan di sini. Semoga Allah memudahkan kita kepada jalan amal sholeh yang diridloiNya?

Posted in Dinar ProspectingComments (0)

Investasi, Proteksi Nilai & Productivity: Kini Ketiganya Bisa Bersinergi


Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering dihadapkan pada suatu pilihan dilematis tentang penggunaan dana investasi atau simpanan kita. Misalnya Anda mampu menabung 1 Dinar sebulan untuk biaya sekolah anak-anak Anda. Setelah 5 tahun Anda akan memiliki minimal 60 Dinar di tabungan Dinar Anda ? yang insya Allah cukup untuk membiayai anak Anda masuk perguruan tinggi yang baik sekian tahun yang akan datang.

Namun sebelum dana tersebut digunakan untuk membiayai sekolah anak Anda, Anda juga ingin sekali terjun berwiraswasta dan yakin tentang peluang bisnis yang akan Anda tekuni – hanya modal yang jadi kendala. Dalam situasi demikian, mana yang akan Anda pilih?

  • Menggunakan dana tabungan biaya pendidikan anak Anda, dengan risiko ada kemungkinan Anda kesulitan memenuhi biaya pendidikan anak Anda nantinya.
  • Atau mempertahankan tabungan anak Anda apa adanya, dengan risiko mengurungkan niat Anda untuk berwiraswasta karena hambatan permodalan ini.
  • Atau menggunakan untuk usaha dahulu kemudian menabung kembali biaya sekolah anak Anda dari hasil usaha, dengan risiko saat itu harga Dinar/emas sudah tinggi sehingga akan berat untuk mengumpulkan 60 Dinar kembali seperti semula.

Situasi dilematis seperti ini dan sejenisnya, kini ada solusinya yang lebih aman untuk ketiganya. Ibarat soal ujian pilihan berganda (multiple choice), pilihan Anda kini bukan hanya pilih A atau B atau C; tetapi Anda kini bisa memilih ketiganya sekaligus yaitu A dan B dan C. Anda kini bisa memiliki tabungan Dinar yang terus tumbuh untuk keperluan jangka panjang Anda sekeluarga, Nilai daya beli Dinar yang stabil menjadi proteksi bagi investasi Anda dan pada saat yang bersamaan Anda dapat menggunakan tabungan tersebut sebagai jaminan atas modal usaha Anda.

Program Investasi, Proteksi dan Productivity dalam bentuk Pinjaman Tanpa Beban untuk komersial ini adalah produk terbaru hasil kreasi bersama kami dengan Koperasi BMT Daarul Muttaqiin. Intinya adalah Anda bisa memperoleh pinjaman modal dagang ? kita fokuskan dahulu pada modal dagang karena kita memerlukan putaran yang cepat ? sampai sebesar 90% dari simpanan Dinar Anda ? tanpa beban biaya apapun sampai waktu maksimal 3 bulan. Bila dalam waktu 3 bulan Anda tidak bisa mengembalikan sebagian atau seluruhnya, maka tabungan Anda baru diambil sebesar jumlah yang gagal bayar tersebut.

Adapun syarat dan kondisi dari Pinjaman Tanpa Beban untuk tujuan komersial ini adalah sebagai berikut:

  1. Peminjam harus anggota koperasi/pemilik Tabungan M-Dinar dari BMT Daarul Muttaqiin atau peserta Qirad.
  2. Jumlah pinjaman tidak dibatasi, asal ada jaminan berupa Dinar fisik, Tabungan M-Dinar, atau modal Qirad yang besarnya 100/90 (111%) dari nilai pinjaman.
  3. Jaminan tidak harus dari pihak si peminjam, tetapi bisa dari pihak lain yang bersedia menjadi kafil (penjamin) dari si peminjam.
  4. Selama dijaminkan, Dinar senilai jaminan di simpanan atau Qirad tidak mendapatkan bagi hasil.
  5. Waktu pinjaman maksimum 3 bulan.
  6. Tidak dikenakan beban biaya apapun.
  7. Pinjaman diberikan dalam bentuk Dinar, dan dikembalikan juga dalam bentuk Dinar dalam jumlah yang sama.
  8. Peminjam hanya bisa meminjam sekali dalam satu periode; dia harus melunasi pinjaman sebelumnya bila hendak mengajukan pinjaman berikutnya.
  9. Karena program ini merupakan bentuk layanan pelengkap (complement) terhadap nasabah kami, maka Dinar yang bisa dijadikan jaminan oleh peminjam atau oleh kafil hanyalah Dinar standar Logam Mulia yang dibeli langsung dari kami ataupun melalui agen-agen resmi. Demikian pula pengembalian pinjaman juga harus merupakan Dinar standar Logam Mulia yang dibeli langsung dari kami atau agen-agen resminya.

Tata cara untuk mengajukan program Pinjaman Tanpa Beban ini juga kita buat sederhana sebagai berikut:

  1. Calon peminjam mengajukan proposal peminjaman yang bentuknya bebas, tetapi setidaknya menjelaskan tentang: detil usaha perdagangan yang memerlukan pendanaan, penanggung jawab usaha, besar dana yang dibutuhkan dan rencana pengembaliannya.
  2. Nama dan nomor account/aqad tabungan yang akan menjadi jaminan; kalau jaminan dari kafil maka yang dibutuhkan adalah nama dan nomor account/aqad dari kafil tersebut.
  3. Menandatangani Surat Perjanjian Pinjaman; bila melibatkan kafil ? maka diperlukan juga surat jaminan dari kafil.

Dengan produk Pinjaman Tanpa Beban untuk kebutuhan komersial ini, insya Allah Dinar Anda akan semakin bermanfaat ? bukan hanya untuk diri Anda beserta keluarga, tetapi juga menciptakan pekerjaan bagi orang lain.

Lantas dengan produk ini apa yang kami peroleh? Imbalan langsung dari pinjaman ini mungkin memang tidak ada karena kan ini Program Pinjaman (Qard) ? tidak boleh ada tambahan yang diperjanjikan di depan dalam bentuk apapun.

Balasan tidak langsungnya insya Allah sangat banyak, karena yang akan membalas adalah Dia Yang Maha Kaya yang ketika memberi rizki tidak perlu menghitung-hitung, dan Dia sangat mampu memberi rizki yang tidak kita sangka-sangka. Dia hanya akan membalas kebaikan dengan kebaikan pula, Hal Jaza Ul Ikhsan Illal Ikhsan?.

Posted in Business OpportunityComments (2)

Solusi Pembiayaan Yang Indah: Al-Ijarah Al-Muntahiyah Bi Al-Tamlik (IBMT) Berbasis Dinar


Dalam kapasitas sebagai anggota Dewan Syariah Nasional (DSN), saya sering ikut me-review fatwa-fatwa yang dikeluarkan oleh lembaga tersebut – baik ketika sebuah fatwa dipersiapkan maupun penerapan di lapangan dari fatwa-fatwa yang sudah ada sebelumnya.

Ada salah satu fatwa yang dikeluarkan oleh DSN tahun 2002 lalu yang sesungguhnya sangat menarik dan indah bila diterapkan di dunia pembiayaan. Fatwa ini adalah tentang Al-Ijarah Al-Muntahiyah Bi Al-Tamlik (IBMT) yang terjemahan bebas-nya kurang lebih Sewa Untuk Memiliki (SUM) atau dalam bahasa Inggrisnya Rent To Own (RTO).

Bayangkan bila untuk keperluan kerja produktif  Anda membutuhkan sekali mobil misalnya; untuk membeli tunai Anda belum memiliki dana yang cukup. Bahkan untuk membeli secara angsuran-pun tabungan Anda belum mencukupi untuk membayar uang muka. Tetapi Anda juga tidak mau untuk menyewa; karena menyewa ini seperti uang hilang bagi Anda ? berapa lama-pun Anda menyewa ? Anda tidak bisa memiliki kendaraan yang Anda sewa tersebut.

Lantas apa solusinya? IBMT-lah salah satu jawabannya untuk ini. Anda menyewa secara bulanan seperti menyewa kendaraan pada umumnya, tetapi pada akhir periode sewa yang disepakati ? pihak yang menyewakan (Misalnya Koperasi BMT Daarul Muttaqiin) memindahkan kepemilikan kendaraan tersebut kepada Anda.

Pemindahan kepemilikan ini bisa dengan jual beli (pada nilai buku kendaraan yang sudah sangat rendah pada akhir masa kontrak) atau bahkan dengan hibah saja. Saya sendiri cenderung option yang kedua yaitu hibah ? karena melalui hibah inilah solusi pembiayaan secara Islami ini nampak keindahan dan keunggulannya dibandingkan solusi ribawi yang biasanya diwarnai dengan ancaman bunga, denda atau penalti dan perbagai istilah lain yang tidak bersahabat.

Bila keuntungan bagi penyewanya sudah jelas yaitu tidak perlu uang muka; dia bisa menyewa tetapi akhirnya memiliki kendaraan yang disewa selepas periode tertentu (jadi uang sewa tidak menjadi uang hilang), lantas apakah pihak yang menyewakan tidak dirugikan untuk ini? Tidak juga; yang menyewakan tetap harus dapat memperoleh keuntungan yang wajar ? agar muamalah bisa terjadi.

Berikut contoh ilustrasinya, saya gunakan nilai Dinar karena muamalah jangka panjang ? di atas 1 tahun ? kalau digunakan uang kertas menjadi kurang adil karena menurunnya nilai/daya beli.

Kijang Innova G Manual

Kijang Innova type G M/T

Asumsinya Anda membutuhkan Mobil Kijang baru untuk mobilitas pekerjaan Anda; harga Kijang Innova Type G Manual sekarang Rp 228,300,000 on the road atau setara 163 Dinar. Bila Anda sewa dalam bentuk kontrak sewa biasa mobil tersebut dalam kondisi baru perbulannya sekarang sekitar Rp 7.5 juta- Rp 8 juta tergantung kelengkapan. Bila Anda beli secara angsuran, Uang Muka ? nya Rp 45,660,000 (belum termasuk asuransi dan administrasi) dan angsuran bulanan untuk 3 tahun adalah Rp 6,252,900/bulan.

Nah sekarang bagaimana kalau kita pakai konsep IBMT, Pihak yang menyewakan akan membeli mobil tersebut penuh dengan uangnya sendiri senilai 163 Dinar. Kemudian menyewakan ke Anda per bulannya sebesar 5.71 Dinar/bulan misalnya atau dengan harga Dinar saat ini kurang lebih setara Rp 8 juta; Anda bisa lihat besaran sewa ini masih dikisaran biaya sewa yang wajar untuk mobil tersebut ? ini prasyarat agar IBMT yang tentu saja syar?i ini tetap menarik bagi penyewa.

Dengan pola biaya sewa bulanan 5.71 Dinar; pihak yang menyewakan sudah akan balik modal pada bulan yang ke 29. Keuntungan dalam bentuk Dinar insya Allah akan diperolehnya mulai bulan ke 30 sampai akhir masa sewa bulan ke 36. Keuntungan sekitar 42.35 Dinar atau sekitar 26% dalam 3 tahun ini cukup bagi pihak yang menyewakan, sehingga bersamaan dengan itu Pihak yang menyewakan dapat menghibahkan kendaraannya kepada si Penyewa.

Karena akumulasi penerimaan uang sewa sampai akhir periode tetap dalam bentuk Dinar yaitu sebesar 205.42 Dinar, maka akumulasi uang sewa inipun akan cukup untuk membeli mobil baru sejenis saat itu ? dan menyisakan keuntungan tersebut di atas.

Mengapa hal ini tidak mudah diterapkan dengan uang kertas Rupiah misalnya? Karena dengan tingkat keuntungan 26% dalam 3 tahun  ? yang menyewakan akan rugi oleh penurunan daya beli ? sehingga boro-boro menghibahkan, menjual murah seharga nilai buku-pun dia belum tentu mau. Pada akhir periode dana yang terkumpul tidak cukup untuk membeli mobil baru ? baru cukup dan ada untungnya bila mobil bekas tetap menjadi milik yang menyewakan.

Yang perlu diketahui oleh Penyewa adalah karena dia akan membayar sewa menggunakan Dinar; dia perlu mengantisipasi dan menyesuaikan kemampuannya untuk membayar dalam Dinar ini ? karena kemungkinan besarnya harga Dinar terus naik selama periode sewa.

Seperti juga produk sebelumnya Pinjaman Tanpa Beban; Produk IBMT saat ini baru tersedia secara sangat terbatas untuk klien kami atau Anggota Koperasi BMT Daarul Muttaqiin, inipun dengan syarat yang ketat. Namun kami membuka diri bagi rekan-rekan perbankan/lembaga pembiayaan maupun para Koperasi/BMT, bila ingin kerjasama dengan kami untuk pengembangan produk IBMT berbasis Dinar ini ? agar layanan ini bisa available untuk masyarakat yang lebih luas. Semoga Allah senantiasa menunjuki kita jalan yang benar. Amin.

Posted in Business OpportunityComments (0)

Pinjaman Tanpa Beban Dari Kami & BMT Daarul Muttaqiin


Dalam berbagai tulisan saya di situs ini saya banyak sekali menekankan bahwa bila Dinar hendak digunakan sebagai investasi, maka orientasinya harus jangka panjang. Oleh karenanya yang cocok direncanakan dengan Dinar adalah kebutuhan-kebutuhan jangka panjang seperti biaya sekolah anak, Ongkos Naik Haji (ONH), tabungan untuk pembelian rumah, dana pensiun, dlsb.

Meskipun demikian tidak dapat dipungkiri bahwa kita juga sering menghadapi problem jangka pendek sesaat seperti biaya pengobatan atau kebutuhan mendesak lainnya. Dinar Anda tentu juga sangat berguna untuk kebutuhan yang mendesak tersebut.

Masalahnya adalah bagaimana bila kebutuhan mendesak tersebut timbul pada saat harga Dinar rendah seperti hari-hari ini? Kalau Dinar dijual pada saat harga rendah sedangkan waktu beli harganya masih tinggi ? kan rugi? Disinilah letak keunggulan kami beserta para mitranya untuk tidak henti-hentinya mencari solusi terbaik agar pengguna Dinar tidak dirugikan.

Untuk mengantisipasi potensi kerugian seperti dalam kasus tersebut misalnya, kami bekerjasama dengan BMT Daarul Muttaqiin kini dapat memberikan fasilitas Pinjaman Tanpa Beban apapun ? dengan jaminan Dinar Anda.

Jadi bila Anda membutuhkan Rupiah dari Dinar Anda sedangkan saat itu harga Dinar lagi rendah kalau dijual sayang, maka Anda dapat mengajukan Pinjaman Tanpa Beban (tanpa bunga, tanpa margin atau apapun namanya) dengan menyerahkan Dinar yang Anda miliki sebagai jaminannya.

Anda bisa memperoleh Pinjaman Tanpa Beban ini sampai 90% dari harga beli Dinar Anda ? mengacu pada harga beli Dinar di DinarIslam.com.

Sebagaimana sifatnya pinjaman ini adalah untuk kepentingan dana darurat, maka pinjaman dibatasi waktunya maksimal dalam 6 bulan. Bila dalam waktu tersebut peminjam belum melunasi pinjamannya, maka Dinar yang digunakan sebagai jaminan akan dijual pada harga yang berlaku saat itu.

Bila ada kelebihan atas hasil penjualan ini maka sisanya akan dikembalikan ke peminjam, atau sebaliknya juga demikian ? bila hasil penjualan jaminan tidak cukup untuk melunasi pinjaman ? maka sisanya akan ditagih kembali.

Pinjaman Tanpa Beban untuk keperluan darurat ini tidak diarahkan untuk keperluan komersial atau konsumtif, jadi yang mengajukan pinjaman akan diminta menjelaskan sifat dari kebutuhan dana darurat tersebut sebelum pinjaman disetujui. Persetujuan pinjaman adalah hak prerogatif BMT Daarul Muttaqiin.

Semoga tambahan solusi ini bermanfaat bagi para pengguna Dinar. Amin.

Posted in Financial PlanComments (0)


Price Update on Twitter

Grafik Harga Dinar Islam (real time)

Nilai Tukar Dinar & Dirham (Rupiah)

Emas & Index (USDX & RIX)

Dinar Islam is offlineSofi is offline
sales@dinarislam.com
Dinar Islam on twitter
Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes