Tag Archive | "pasar uang"

Noise & Signal Dalam Pasar Emas


Saya sering mendapat pertanyaan terutama dari klien-klien yang baru atau calon klien tentang naik turunnya harga emas dunia; pertanyaan ini lebih sering muncul pada saat terjadi perubahan drastik ? baik itu harga naik ataupun harga turun. Mudah-mudahan tulisan ini dapat menjawab secara umum ? mayoritas dari pertanyaan-pertanyaan tersebut.

Dalam pasar mata uang, pasar modal, komoditi dan tak terkecuali pasar emas ada istilah Noise & Signal yang berperan dalam pergerakan harga. Seperti ketika Anda mencari gelombang radio, ketika gelombang yang Anda putar tidak terlalu pas, stasiun terlalu lemah atau terlalu jauh ? ada suara kresek-kresek yang tidak jelas ? itulah Noise. Sementara bila Anda bisa menangkap suara yang sangat jelas, maka itulah Signal yang sesungguhnya.

Di pasar emas (juga pasar modal, pasar uang dlsb); Noise adalah issue-issue sesaat yang berpengaruh pada fluktuasi harga emas. Namanya juga issue ? bisa benar, bisa juga salah ? bahkan bisa juga direkayasa oleh pihak tertentu. Sifat pengaruhnya jangka pendek, setelah issue atau penyebab jangka pendek tersebut mereda ? maka harga emas akan kembali ke trend yang semula.

Contoh issue sesaat yang menjadi Noise di pasar emas secara berulang-ulang adalah (rencana) pelepasan emas IMF yang saya tulis di blog saya 1.5 tahun lalu (7 Mei 2008): “Berulang kali saya menulis tentang IMF bukan karena saya suka sama IMF ? tetapi justru saya ingin kita aware akan perilakunya. Dengan emas yang mereka miliki, mereka bisa mempengaruhi harga emas dunia ? bahkan sebelum mereka benar-benar menjualnya ? cukup dengan berita demi berita tentang rencana penjualan emas mereka pasar sudah terpengaruh”.

Contoh lain adalah jatuhnya harga emas dunia akhir pekan ini setelah Amerika mengeluarkan data pengangguran yang ternyata tidak seburuk yang disangkakan oleh pasar ? meskipun data ini juga diragukan oleh banyak pihak.

Bila Noise bisa disebabkan oleh issue sesaat yang tidak harus benar; tidak demikian halnya dengan SignalSignal disebabkan oleh alasan yang bersifat fundamental dan biasanya berdampak dan teruji dalam jangka panjang. Dalam harga emas dunia yang dihitung dengan uang US$ misalnya; alasan fundamental yang mempengaruhi harga emas dunia antara lain ya nilai uang US$ itu sendiri. Uang US$ sangat dipengaruhi oleh fundamental ekonomi Amerika, maka harga emas dunia dalam US$ sangat dipengaruhi oleh ekonomi Amerika.

Di negara seperti Indonesia harga emas dalam Rupiah; Signal naik turunnya dalam jangka panjang selain tergantung ekonomi Amerika (karena harga emas internasionalnya tetap dalam US$) juga tentu saja  sangat tergantung dengan ekonomi Indonesia sendiri.

Grafik di atas adalah contoh Noise & Signal ini; contoh Noise besar saya ambilkan periode antara Maret 2008 – November 2008 dimana pada periode tersebut harga emas dunia turun sampai 21 %-nya. Penyebabnya adalah issue penyelamatan krisis ekonomi yang tidak jelas selama periode tersebut disamping juga faktor musiman. Bila Anda investor emas atau Dinar yang baru dan hanya menangkap Noise, maka pastilah Anda pada periode tersebut kecewa dengan penurunan ini.

Contoh Signal yang sangat jelas saya ambilkan harga emas dunia dari rentang waktu Januari 2000 – awal Desember 2009 ini atau rentang waktu 10 tahun terakhir, dimana harga emas dunia dalam US$ naik menjadi lebih dari 3 kali lipatnya (323%); maka bila Anda investor emas atau Dinar yang berorientasi jangka panjang ? kemungkinan besar Anda telah menangkap dan memanfaatkan Signal yang sangat jelas ini.

Karena saya tidak pernah menganjurkan Anda untuk berspekulasi dengan harga emas jangka pendek; maka memahami Signal yang mempengaruhi atau menggerakkan harga emas jangka panjang adalah tema sentral dari tulisan-tulisan saya di situs ini. Wa Allahu A?lam.

Posted in Dinar ProspectingComments (0)

Pelajaran Dari Krisis Dubai & Century


Akhir pekan lalu bersamaan dengan ummat Islam di seluruh dunia merayakan Iedhul Adha dan masyarakat Amerika merayakan Thanksgiving Day ? masyarakat financial diresahkan oleh kabar Technical Default-nya Dubai World semacam BUMN-nya Dubai.

Mengapa kegagalan sebuah ?BUMN? investasi semacam Dubai World (tidak ada hubungannya dengan Dinar World yang kita miliki!) bisa membuat pasar seluruh dunia panik? Size atau ukuran yang jadi masalah. Dubai World memiliki potensi gagal bayar terhadap hutang yang nilainya mencapai US$ 60 Milyar ? atau hampir sama besar dengan cadangan devisa negara kita!

Bayangkan bila Dubai World benar-benar tidak bisa membayar hutangnya pada bank-bank besar dunia, seluruh perbankan dunia bisa jadi kena getahnya ? karena sistem financial dunia yang terkait satu sama lain.

Mirip dengan kisruh Bank Century di Indonesia ? yang dengan alasan Dampak Sistemik-nya; bank sentral United Arab Emirates di hari Ahad kemarin memutuskan untuk menolong Dubai World dengan fasilitas darurat khusus sehingga ketika semua pasar modal dan pasar uang seluruh dunia buka hari Senin kemarin ? krisis Dubai World nampak sudah terselesaikan.

Pelajaran apa yang bisa kita ambil dari sini? Bayangkan kalau Anda seorang penabung di sebuah bank besar di Amerika (atau dimanapun di dunia), tiba-tiba ada sebuah perusahaan raksasa di negeri nun jauh di Arab yang gagal bayar hutangnya  terhadap bank Anda ? maka ada kemungkinan bank Anda akan terseret pada rantai kebangkrutan yang sama. Dan apa yang terjadi terhadap uang Anda?

Well, mungkin Anda berpendapat kan ada Penjamin Simpanan? Betul, ini cukup menenangkan. Namun saya sebagai orang awam juga berfikir, kalau sistem Penjamin Simpanan berjalan dengan baik? bukankah seharusnya tidak ada sejumlah besar nasabah Bank Century yang sampai harus berdemo dari waktu ke waktu untuk menuntut uangnya balik? Bukankah Hak Angket DPR untuk kasus Bank Century juga tidak perlu kalau lagi-lagi Penjamin Simpanan ini memang berjalan baik?

Jadi untuk amannya memang dalam berinvestasi kita tidak disarankan untuk menaruh seluruh telur pada keranjang yang sama; tidak masalah kalau sebagian uang kita berada di dunia perbankan ? karena kemudahannya untuk transaksi kita akui belum tertandingi oleh sistem yang lain. Namun menaruh semua asset kita di dunia perbankan juga kurang bijaksana ? karena potensi masalah ? yang oleh orang pemerintah sendiri diperkenalkan ke publik sebagai ? Dampak Sistemik.

Tentu kita tidak ingin kalau hasil jerih payah kita bertahun-tahun ludes oleh hantu baru bernama ? Dampak Sistemik ? yang konon bisa terjadi kalau bank kecil saja (sekelas Bank Century) dibiarkan ambruk.

Kasus Bank Century memang bak buah simalakama di negeri ini sekarang; kalau upaya penyelamatannya sudah dilakukan dengan kajian yang paripurna dan demi kepentingan penyelamatan sektor keuangan Indonesia semata karena Dampak Sistemik tersebut benar-benar ada – maka orang awam seperti kita jadi paham ? betapa rawannya sistem perbankan ini. Di antara puluhan bank yang perkasa, satu bank lemah bisa menghancurkan seluruhnya karena hantu Dampak Sistemik ini.

Sebaliknya, bila sebenarnya perbankan cukup aman dan hantu Dampak Sistemik tersebut tidak pernah ada ? maka harus ada yang bertanggung jawab atas kebohongan besar di negeri ini yang menyita begitu banyak waktu, tenaga dan pikiran bangsa ini. Semoga Allah menunjukkan yang haq-itu haq sehingga kita bisa mengikutinya; dan yang bathil itu bathil agar kita bisa menjauhinya. Amin.

Posted in Political EconomyComments (0)

Supply-Demand Paradox: Kenaikan Harga Emas Dunia Semakin Nyata


Banyak temen-temen saya yang berpesan untuk diberitahu kapan waktunya yang baik untuk membeli Dinar;  saya selalu katakan bahwa bila tujuannya untuk spekulasi jangka pendek ? maka waktu membeli emas/Dinar bisa selalu salah. Sebaliknya bila orientasinya untuk mengamankan asset jangka panjang, maka membeli kapan-pun bisa selalu benar.

Ini juga tercermin dengan apa yang terjadi di pasar internasional, hari-hari kemarin harga di kisaran US$ 1,060/oz dikira sudah terlalu tinggi ? sehingga orang berharap turun. Tetapi malah yang terjadi sebaliknya, harga terus naik secara significant ? sampai menyentuh angka tertinggi US$ 1,089/oz semalam.

Kenaikan semalam juga bukan dikarenakan oleh melemahnya US$, karena sebaliknya US$ malah menguat beberapa poin. Kenaikan emas semalam disebabkan oleh fenomena pasar emas yang disebut supply-demand paradox.

Intinya begini, bila supply emas bertambah ? logikanya harga akan turun pada saat demand yang relatif tetap. Lha tadi malam IMF mengumumkan realisasi penjualan emas-nya yang sudah lama di koar-koarkan. IMF melepas 200 ton emas ke bank sentral India – dari sekitar 400 ton emas yang sudah lama direncanakan untuk dijual.

1-year-spot-gold-in-KitcoTambahan 200 ton emas segar dari IMF ini seharusnya menambah supply dan menurunkan harga bukan? Ternyata yang terjadi malah sebaliknya ? dengan diborongnya emas IMF oleh India, pasar mempersepsikan ada kekuatan besar lain selain China dan Rusia yang siap-siap memborong emas dalam jumlah besar ? kapan saja emas tersebut ada. Ini juga wujud menurunnya kepercayaan dunia terhadap sistem mata uang kertas ? yang dikomandoi oleh US Dollars.

Eksekusi separuh dari rencana pelepasan emas IMF juga disambut baik oleh pasar ? dengan naiknya harga emas secara tajam ? karena langkah ini akan mengurangi ketidak pastian dalam harga emas dunia yang dapat dipicu oleh tindakan-tindakan IMF terhadap emas yang dimilikinya. Dengan persediaan emas untuk dilepas mereka yang tinggal 200-an ton; market merasa comfortable ? bahwa IMF tidak akan banyak lagi berperan dalam harga emas internasional ini.

Ketidak percayaan terhadap US$ sebagai ukuran atau unit of account, kini juga menjalar di pasar emas dunia. Bila selama ini harga emas dunia selalu dinyatakan dalam US$, kini dipelopori oleh dealer emas besar yang sangat terkenal yaitu Kitco yang berbasis di Canada ?pergerakan harga emas dunia secara lebih real-nya sudah bisa diikuti dalam sekeranjang mata uang besar dunia ? bukan hanya dalam US$.

Pergerakan harga emas yang real ini oleh Kitco dinamai Kitco Gold Index atau disingkat KGX.  Dua grafik yang saya sajikan di tulisan ini diambil dari situs mereka untuk real time semalam dan untuk setahun terakhir.

Dari 2 grafik tersebut diukur dengan KGX, kita bisa lihat emas naik 2,44 % semalam dan 29,71% setahun terakhir. Artinya kenaikan hargaemas semalam, maupun setahun terakhir sungguh nyata.

Jadi meskipun hari-hari ini Dinar akan kelihatan mahal, masih sangat mungkin lebih mahal lagi beberapa bulan kedepan? tidak ada waktu yang keliru untuk mengamankan hasil jerih payah bertahun-tahun Anda sekarang. Wa Allahu A?lam.

Posted in Political EconomyComments (0)


Price Update on Twitter

Grafik Harga Dinar Islam (real time)

Nilai Tukar Dinar & Dirham (Rupiah)

Emas & Index (USDX & RIX)

Dinar Islam is offlineSofi is offline
sales@dinarislam.com
Dinar Islam on twitter
Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes