Tag Archive | "pasar dunia"

G-20 & Gold: Yang Tersurat & Yang Tersirat


Pertemuan para pemimpin dunia kelompok G-20 baru berlangsung akhir pekan lalu 26-27 Juni 2010 di Toronto, Canada. Di permukaan, pertemuan reguler dari para pemimpin dunia tersebut mengusung tema yang keren ?Recovery and New Beginnings?. Itu setidaknya yang tersurat, lantas apa yang tersirat dari pertemuan tersebut?

Namanya juga tersirat ? tidak tertulis hitam di atas putih ? maka sifatnya multi tafsir. Bagi saya sendiri melihat temanya yang ?Recovery and New Beginnings? ini menyiratkan bahwa sejak krisis berlangsung 2 tahun lalu, berbagai pertemuan dalam berbagai tingkat belum berhasil membuat ekonomi dunia recover dan memulai hal yang baru ? makanya baru berniat recover dan memulai yang baru sekarang.

Bila belajar dari pertemuan sebelumnya dengan tema ?Stability, Growth & Job?; yang ternyata tidak memberi hasil yang diharapkan, karena tidak lama setelah pertemuan ini, justru guncangan demi guncangan malah menyusul seperti krisis di Dubai, Yunani, Portugal, Irlandia, Italy, Spanyol, dlsb ? maka akankah dunia berharap hasil konkrit dari pertemuan?pertemuan semacam ini?

Nampaknya para pelaku usaha secara global lebih banyak yang tidak berharap pada pertemuan semacam ini. Dari kacamata harga emas hal ini nampak jelas bisa dilihat. Bila pertemuan G-20 sebelumnya (April 2009) diadakan pada saat harga emas berada pada angka rata-rata sekitar US$ 890/oz; pada saat G-20 kali ini diadakan, harga emas sudah berada di kisaran US$ 1,255 /oz atau naik lebih dari 40%!!

Harga Emas Dunia: Dari Pertemuan G-20 ke Pertemuan Berikutnya

Harga Emas Dunia: Dari Pertemuan G-20 ke Pertemuan Berikutnya

Artinya ketika para pemimpin dunia menjanjikan Stability, Growth and Job; tidak demikian yang dirasakan pasar. Pasar masih terus cemas dengan realita stabilitas ekonomi yang tidak kunjung datang. Kecemasan ini membuat mereka mencari tempat untuk melabuhkan dananya secara aman (safe haven), yaitu antara lain ke emas.

Ketika supply emas relatif tetap (hanya tumbuh sekitar 1.5% per tahun), sementara permintaan meningkat ? maka mekanisme supply and demand yang mendorong harga emas di pasaran dunia meningkat lebih dari 40% sejak pertemuan G-20 tahun lalu ke pertemuan G-20 tahun ini.

Lebih-lebih kini yang cemas bukan hanya investor perorangan, tetapi juga investor institusional dan bahkan Bank Sentral dunia mulai diam-diam juga membeli emas di pasar.

Jadi sebenarnya para pemimpin negara-negara di dunia apalagi kelompok G-20 ini, mereka bisa mengendalikan harga emas dengan baik secara elegan bila mereka mau, yaitu dengan cara menstabilkan ekonomi di negaranya masing-masing. Bila ini tercapai, pelaku ekonomi dan masyarakat luas akan merasa nyaman berusaha dan tidak merasa perlu memperbanyak dananya yang disimpan di safe haven ? emas.

Sebaliknya bila mereka tidak berhasil mengendalikan ekonominya, pelaku usaha, masyarakat luas dan bahkan bank sentral mereka sendiri akan cemas dan terus berusaha maksimal mengamankan hartanya di safe haven emas. Perilaku massal inilah yang mendongkrak harga emas dunia sampai tumbuh diatas 40% sejak pertemuan G-20 sebelumnya.

Apakah sampai pertemuan G-20 berikutnya tahun depan harga emas dunia akan terus tumbuh sampai di atas 40% mengikuti periode yang lewat? Sangat tergantung seberapa jauh para pemimpin tersebut bisa meyakinkan pelaku pasar dan masyarakat luas bahwa ?Recovery and New Beginning? yang mereka janjikan kali ini benar-benar terjadi. Bila mereka berhasil harga emas bisa turun, bila sebaliknya maka kenaikanlah yang akan terjadi. Wa Allahu A?lam.

Posted in Political EconomyComments (0)

Harga Emas Dunia Jatuh, Mengapa?


Meskipun sudah saya prediksikan dalam serangkaian tulisan pekan ini tanggal 01/02/1002/02/1004/02/10; penurunan harga emas yang tajam semalam terus terang juga mengejutkan saya sendiri. Memang di tulisan-tulisan tersebut saya estimasikan harga emas dalam jangka pendek bisa turun hingga kisaran US$ 975/Oz; saya sendiri tidak menduga bahwa harga emas bisa turun di atas 4% ke angka US$ 1,057.40 semalam.

Di luar kebiasaan pula, pada umumnya bila harga emas turun ? harga saham naik karena dana dari penjualan emas di pasar sebagian lari ke saham. Tidak demikian yang terjadi semalam, harga saham dunia juga jatuh. Semua dana untuk sementara nampaknya lari ke US$.

Apa yang menjadi penyebab kejadian yang tidak biasa ini? Saya coba telusuri penyebabnya ternyata bermuara di krisis hutang beberapa negara Eropa. Kekhawatiran yang meluas atas krisis hutang dan defisit  Yunani, Spanyol, Portugal dan beberapa negara kecil di Eropa Timur telah membuat seluruh pasar dunia mengkawatirkan likuiditas.

Ini yang disebut systemic yang sesungguhnya; bila ada negara yang gagal ? maka akan sangat cepat merembet ke negara-negara lain atau institusi keuangan dunia karena piutang mereka yang tidak tertagih, likuiditas yang tersedot dan seterusnya.

Kekhawatiran akan likuiditas inilah yang membuat orang memborong US$. Terlepas bahwa US$ sebenarnya juga memiliki masalahnya sendiri ? bagaimanapun sampai sekarang US$ masih dianggap sebagai World?s Reserve Currency.

Apakah penurunan ini akan berlanjut? Untuk sementara mungkin. Tetapi sekian banyak analisa yang saya baca dan analisa saya sendiri ? untuk jangka panjang tetap peluang naiknya harga emas lebih tinggi dari peluang menurunnya.

Kejadian semalam mirip dengan kejadian November 2008 yang saya tulis dalam judul ?Tahapan Dalam Krisis Dan Pengaruhnya Terhadap Harga Emas?? ; untuk memudahkan pembaca saya tampilkan lagi ilustrasinya pada grafik di atas.

Seperti berlalunya kekhawatiran likuiditas US$ pada akhir 2008 tersebut, selepas panik pelaku pasar dan juga negara-negara akan kembali berpikir logis dan harga-harga akan menuju keseimbangan baru. Wa Allahu A?lam.

Posted in Political EconomyComments (0)


Price Update on Twitter

Grafik Harga Dinar Islam (real time)

Nilai Tukar Dinar & Dirham (Rupiah)

Emas & Index (USDX & RIX)

Dinar Islam is offlineSofi is online
sales@dinarislam.com
Dinar Islam on twitter
Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes