Tag Archive | "murah"

Paradox US$, Rupiah & Harga Emas


Melalui beberapa tulisan saya sebelumnya, saya sudah mengungkapkan ?keperkasaan? uang kertas US$ maupun Rupiah yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Rupiah misalnya saat artikel ini saya tulis berada pada nilai tukar Rp 9,257/US$ ; ini angka yang luar biasa ?perkasa? mengingat Rupiah sempat menyentuh angka Rp 12,000/US$ pada puncak krisis akhir 2008.

Logikanya adalah apabila Rupiah lagi perkasa, bukankah barang-barang kebutuhan kita bisa kita beli dengan murah saat ini? Ternyata tidak seluruhnya demikian. Untuk barang-barang yang biasa kita beli dari luar seperti komputer, software, dlsb.; memang terasa penurunan harga barang-barang ini dalam Rupiah.

Namun untuk barang-barang kebutuhan sehari-hari seperti beras, minyak goreng, gula, dlsb; ibu-ibu yang suka belanja lebih tahu ? harga barang-barang kebutuhan seperti ini tidak mengenal turun. Bahkan khususnya beras, saat ini lagi dirasakan mahal-mahalnya oleh masyarakat kita.

Mengapa demikian? Karena menguat atau melemahnya Rupiah bukan diukur dari daya beli riil terhadap kebutuhan kita sehari-hari; melainkan diukur relatif terhadap kekuatan mata uang lain. Padahal mata uang negara lain ini baik sendiri-sendiri maupun bersama-sama tidak mencerminkan daya beli riilnya juga.

usd-index-0310Paradox kekuatan mata uang terhadap daya beli riilnya ini lebih mudah bila dilihat dengan harga barang yang bersifat baku. Lagi-lagi saya gunakan emas sebagai barang yang memiliki nilai daya beli baku karena sudah terbukti lebih dari 1400 tahun 4.25 gram emas (1 Dinar) cukup untuk membeli 1 ekor kambing.

Perhatikan grafik di samping untuk melihat Paradox daya beli US$ ini secara visual. Anda bisa lihat pada umumnya harga emas turun ketika kekuatan US$ yang diukur dengan US$ Index naik, namun beberapa bulan terakhir meskipun US$ Index naik ? harga emas dalam US$ juga tetap naik.

Apa maknanya ini? Inilah tanda-tanda menurunnya daya beli secara keseluruhan dari sistem mata uang dunia. US$ yang sedang menunjukkan keperkasaannya saja, daya belinya secara significant menurun sampai lebih dari 50% dalam waktu kurang dari 5 tahun saja (tepatnya sejak januari 2006). Apalagi mata uang negara lain yang pada umumnya lemah!

Trend inilah yang saya duga juga dipahami oleh petinggi IMFsehingga merekapun mendorong bangsa-bangsa di dunia untuk siap-siap meninggalkan US$ – terlepas dibalik ini sangat bisa jadi mereka juga memiliki agenda lain untuk mengantisipasi kehancuran US$ ini.

Lantas apa langkah antisipasi kita untuk terhindar dari depresiasi nilai terhadap hasil jerih payah kita berpuluh tahun? Usahakan simpanan jangka panjang Anda dalam bentuk benda-benda atau investasi yang memiliki aset riil seperti Emas/Dinar, kebun, barang dagangan, dlsb. Wa Allahu A?lam.

Posted in Financial PlanComments (0)

Dinar/Emas Di Antara Uang Kertas Yang Perkasa & Yang Lunglai


Meskipun hari-hari ini harga emas fisik di pasaran Indonesia di kisaran Rp 345 ribu/gram tidak bisa dibilang murah, sesungguhnya relatif terhadap harga emas dunia ? kita lagi beruntung, harga emas dalam Rupiah lagi murah-murahnya bila dibandingkan dengan harga emas setahun yang lalu.

Bila dalam setahun terakhir harga emas dunia dalam US$ mengalami kenaikan sekitar 19% dan dalam Euro mengalami kenaikan sekitar 11%; Dengan uang Rupiah kita yang lagi perkasa ? harga emas atau Dinar dalam Rupiah turun 9%.

Kinerja Rupiah yang tidak biasa, yang keperkasaannya melebihi mata uang kuat dunia ini di satu sisi menggembirakan karena tidak hanya kita bisa membeli emas atau Dinar dengan relatif murah; tetapi juga inflasi terhadap barang-barang impor yang mau nggak mau masih kita perlukan menjadi rendah. Saat ini adalah kesempatan yang baik bagi Anda yang mau ganti komputer misalnya, karena komputer juga lagi murah, dlsb.

Di sisi lain kita juga perlu waspada karena bila situasi ini berlangsung dalam waktu yang lama, belum tentu menguntungkan negeri ini. Konsumsi barang impor akan meningkat sedangkan ekspor akan kurang dapat bersaing.

Hal lain yang juga perlu diwaspadai adalah ketika Rupiah kembali ke jalurnya semula, yang cenderung berkinerja lebih lemah dari mata uang kuat lainnya di dunia ? ada kemungkinan harga emas dalam Rupiah akan melonjak.

10 Years Gold

10 Years Gold

Perhatikan misalnya grafik di samping;  dalam 10 tahun terakhir harga emas dalam Rupiah naik sekitar 406%, sementara dalam US$ hanya naik 294% dan dalam Euro hanya naik 190%. Artinya kinerja Rupiah setahun terakhir yang lebih kuat dari US$ dan Euro, lagi tidak sejalan dengan kinerja jangka panjangnya yang cenderung lebih lemah dari kedua mata uang kuat tersebut.

Ketika Anda berenang melawan arus, maka Anda akan lebih cepat capek karena tenaga Anda terkuras. Demikianlah yang nampaknya terjadi dengan Rupiah setahun terakhir, mudah-mudahan saja dia tidak cepat capek dan berbalik arah ? meskipun kita tetap harus waspadai arus balik ini. Wa Allahu A?lam.

Posted in Dinar ProspectingComments (0)

Selagi Rupiah Perkasa: Dinar Sangat Murah


Bagi yang rajin mengamati grafik-grafik kecil di situs ini (di sebelah kanan bawah),  hari-hari ini akan melihat posisi harga Dinar yang tidak biasa di grafik tersebut. Khususnya pada grafik yang menggambarkan trend harga Dinar setahun terakhir.

Trend kenaikan yang biasanya berwarna biru positif, kini berwarna merah negatif. Bahkan angka negatifnya cukup besar, yaitu pagi ini mencapai ? 8.84%, mengapa hal ini bisa terjadi? Keperkasaan Rupiah jawabannya.

Dalam grafik tahunan, 12 bulan terakhir dihitung dari Februari 2009 sampai Januari 2010. Bulan Februari tahun 2009 lalu, emas dunia berada pada kisaran US$ 943/Oz dan Rupiah berada pada kisaran Rp 11,800/US$. Dinar saat itu berada pada kisaran Rp 1,550,000. Jadi dibandingkan dengan harga Dinar Februari 2009, Dinar saat ini tengah mengalami penurunan sekitar 8.84% tersebut di atas. Namun kalau dibandingkan Januari 2009, harga Dinar saat ini masih naik 7.20%.

Bila kita lihat harga emas Dunia Januari tahun lalu yang berada pada angka US$ 858.69; maka harga emas dunia pagi ini US$ 1,130.55 telah mengalami kenaikan 31.65%.

Artinya apa ini semua? Harga emas dunia sebenarnya masih berada pada periode mahal; karena keperkasaan Rupiah yang lagi luar biasa-lah yang membuat Dinar nampak murah saat ini. Rupiah yang mengalami penguatan dari Rp 11,800/US$ ke Rp 9,175/US$ atau penguatan sekitar 22% membuat  kita bisa menikmati emas atau Dinar yang relatif murah hari-hari ini.

Bukan hanya Dinar sebenarnya yang lagi murah, seluruh benda riil yang asalnya dari luar negeri yang diimpor dengan nilai US$ – juga menjadi terasa relatif murah saat ini. Waktu yang baik bagi Anda yang hendak mengganti notebook-nya, handphone, dlsb.

Hanya saja masa-masa keperkasaan Rupiah seperti saat ini tidak selamanya baik bagi ekonomi negeri ini secara makro. Para eksportir kita akan menurun daya saingnya di pasar internasional bila Rupiah terus menguat. Atas pertimbangan ini pula-lah kemungkinan besarnya para pengambil keputusan negeri ini juga tidak akan membiarkan Rupiah terlalu kuat.

Jadi selagi Rupiah perkasa?; proteksi keperkasaan tersebut dengan mengkonversinya ke benda riil yang dapat menyimpan nilai atau daya beli dalam jangka panjang. Semoga bermanfaat.

Posted in Dinar ProspectingComments (0)

Cara Mudah Uji Kadar Emas Ala Archimedes


Tulisan saya tentang memeriksa keaslian Dinar menggunakan hukum Archimedes 2 hari lalu ternyata mengundang banyak sekali peminat. Hal ini mendorong saya untuk menggunakan teori yang sama dalam pengujian kadar emas ? yang mudah, murah dan dapat dilakukan oleh masyarakat luas ? hanya dengan berbekal timbangan emas digital yang harganya di pasar mulai seratus ribuan.

Karena penggunaan hukum Archimedes ini melibatkan pengetahuan tentang massa jenis dan perhitungan yang agak njlimet, maka untuk mudahnya digunakan oleh masyarakat luas ? saya buatkan grafik dan tabelnya. Grafik dan tabel ini saya buat untuk emas dengan 2 jenis campuran yaitu emas-perak dan emas-tembaga.

Secara fisik emas yang dicampur dengan perak akan dapat dilihat secara kasat mata berwarnakuning muda; sedangkan emas yang dicampur tembaga akan berwarna kuning kemerahan. Bila Anda ragu akan warnanya, gunakan saja pertengahan antar keduanya.

Yang Anda butuhkan sekarang adalah timbangan emas digital yang minimal bisa menampilkan 2 angka desimal (di belakang koma), gelas plastik kemasan air mineral (bisa dipotong separuhnya bila emas yang akan Anda uji kecil, atau tempat air apa saja dari plastik yang ringan bila yang akan diuji besar!) dan benang yang kecil tetapi kuat untuk mengikat emas Anda.

Berikut cara pengujian emas Anda dengan menggunakan grafik di atas:

Uji Kadar Karat Emas

Uji Kadar Karat Emas

  1. Pertama, timbanglah emas Anda dalam kondisi normal dan catat berat yang tertera di timbangan. (Dalam contoh saya gunakan cincin kuning seberat 9.84 gram; dan cincin kemerahan seberat 4.66 gram)
  2. Kedua taruh plastik yang berisi air yang kira-kira cukup untuk membuat emas Anda melayang di dalamnya, tidak menyentuh dasar dan tidak ada bagian emas yang di atas permukaan air.
  3. Tara timbangan Anda, sehingga menunjukkan angka nol ? dalam posisi air di atas timbangan (bila Anda tidak bisa men-tara-nya menjadi nol, catat angka yang tertera di timbangan pada posisi ini ? kemudian setelah diisi emas ? dicatat selisihnya).
  4. Sekarang ikat emas yang hendak Anda uji dengan benang dan masukkan perlahan-lahan ke dalam air dengan memegang benangnya saja ? sampai seluruh emas terendam dalam air tetapi tidak menyentuh dasar gelas plastik. Kemudian baca angka yang ditunjukkan oleh timbangan Anda (dalam contoh saya tersebut di atas, cincin kuning tercatat 0.55 gram dancincin kemerahan tercatat 0.33 gram).
  5. Selanjutnya bagi angka di penimbangan no.4 (basah) dengan penimbangan di no.1 (kering) dan nyatakan dalam persentase (dalam contoh saya di atas, cincin kuning menghasilkan angka 5.58% dan cincin kemerahan menghasilkan angka 7.08%).
  6. Yang terakhir tarik garis mendatar dari sumbu Y pada grafik di atas mulai pada angka-angka persentase hasil perhitungan nomor 5 sampai menyentuh grafik yang sesuai dengan emas yang diuji (emas kuning menggunakan grafik kuning dan emas kemerahan menggunakan grafikmerah). Pada titik persentuhan grafik, tarik garis ke bawah lurus sampai ke sumbu X ? maka itulah kadar karat emas Anda (dari grafik yang kedua di atas Anda bisa lihat bahwa cincin kuning saya berkadar 21 karat dan cincin merah hanya berkadar 12 karat).

Untuk cross check hasil uji Anda dengan menggunakan grafik, kini gunakan tabel di bawah sebagai alat uji kedua. Prosedurnya sebagai berikut:

Tabel Massa Jenis

Tabel Massa Jenis

  1. Lakukan 5 langkah pertama yang sama seperti pada uji yang pertama (butir 1 sampai dengan 5); kalau sudah dilakukan di tahap pertama tersebut di atas ya tidak usah diulang!
  2. Kemudian hasil persentase-nya cocokkan dengan table di samping, gunakan kolom yang sesuai perkiraan campuran emas Anda (kasat mata dari warna). Untuk cincin emas kuningsaya, maka kolom % emas ? perak yang saya gunakan, angka 5.58 tidak ada di kolom ini tetapi berada di antara angka 5.38 dan angka 5.60 jadinya cincin kuning saya berkadar 21 karat lebih tetapi tidak mencapai 22 karat! Untuk cincin kemerahan saya menggunakan kolom emas tembaga; Ada angka yang pas yaitu 7.08; kita tarik ke kolom karat akan ketemu pas 12 karat!

Meskipun cara pengujian ini mudah dan cukup akurat; hendaknya pengujian ini hanya digunakan untuk kepentingan sendiri. Untuk kepentingan komersial, saya lebih menganjurkan penggunaan alat-alat uji canggih seperti X-Ray Spectrometer seperti yang ada di tempat kami atau berbagai alat uji canggih lainnya seperti yang dimiliki oleh Logam Mulia ? PT. Aneka Tambang, Tbk.

Pengujian dengan teknis yang saya uraikan di atas juga tidak akan bisa menguji dengan baik apabila emas Anda bukan emas padat ? yaitu bolong di tengahnya.

Masing-masing pengujian selalu ada kelemahan dan kekurangannya (alat uji yang canggih kelemahan mendasarnya adalah harganya yang mahal!); namun diantara sekian banyak cara pengujian, cara inilah yang menurut saya paling memungkinkan untuk dilakukan oleh masyarakat awam secara luas.

Semoga bermanfaat?.!

Posted in Dinar ProspectingComments (0)

Test Keaslian Dinar Dengan Mudah & Murah


Sejak saya mulai aktif memperkenalkan Dinar melalui web; tidak hentinya terus memikirkan bagaimana kita bisa terus menyebar luaskan Dinar ini dengan aman dan mudah ke masyarakat luas.  Salah satu yang sangat penting dijaga keamanannya adalah keaslian Dinar itu sendiri yang harus memenuhi standar 22 karat  & 4,25 gram.

Awal tahun 2008 saya pernah mencoba mengembangkan gelas ukur sederhana untuk test keaslianDinar menggunakan prinsip hukum Archimedes. Namun alat yang sederhana ini ternyata tidak mudah untuk memproduksinya ? karena kendala teknis pada prinsip kerja pipa kapiler.

Kemudian untuk mempercepat kemampuan test Dinar secara akurat, kita akhirnya membeli alat X-Ray Spectrometer yang mirip dengan salah satu alat test yang digunakan oleh Logam Mulia. Alat ini dapat mengukur keaslian Dinar dengan sangat cepat dan akurat; namun karena harganya yang mencapai ratusan juta Rupiah per unitnya ? kita tidak bisa membelinya dalam jumlah banyak untuk bisa digunakan di kota-kota lain dimana agen kami berada.

Alhamdulillah melalui serangkaian percobaan sederhana akhirnya kita bisa membuat sendiri alat test keaslian Dinar yang mudah, murah dan relatif akurat. Satu-satunya yang perlu Anda beli hanya timbangan emas digital yang minimum bisa mengukur sampai 2 digit desimal (di belakang koma). Banyak tersedia di pasaran dan harganya hanya beberapa ratus ribu Rupiah saja, meskipun juga ada yang harganya mencapai satu Dinar! ? tetapi tetap jauh lebih murah dari X-Ray Spectrometer tersebut di atas.

Kemudian Anda perlu membuat alat sederhana untuk menaruh air, yang nantinya digunakan untuk timbangan basah Dinar. Dari sekian banyak alat/barang di sekitar kita, yang paling cocok karena ringannya adalah gelas bekas kemasan air minum mineral. Anda potong tengahnya dan gunakan bagian bawahnya saja. Isi air potongan gelas tersebut hingga mencapai kurang lebih 80% terisi ? supaya cukup untuk mengambangkan Dinar di dalam air.

Taruh potongan gelas yang sudah terisi air tersebut di atas timbangan, maka timbangan akan menunjukkan berat tertentu tergantung sejauh mana Anda mengisi airnya tadi ? misalnya muncul angka 70,55 gram. Baca manual timbangan Anda untuk men-tara  menjadi nol pada posisi plastik berisi air berada di tempat penimbangannya tersebut.

Setelah itu ikat Dinar Anda dengan benang yang seringan mungkin namun bisa mengikat Dinar secara kuat. Masukkan pelan-pelan Dinar itu ke dalam air dengan memegang benang ikatan sedemikian rupa sampai Dinar benar-benar melayang di dalam air. Tidak menyentuh dasar, namun juga tidak ada bagian Dinar yang muncul di atas permukaan air.

Sekarang lihat angka pada timbangan emas digital Anda. Bila angka menujukkan kisaran 0,22 – 0,23 gram; maka kemungkinan besar Dinar tersebut asli memenuhi standar 4,25 gram 22 karat. Kalau Anda tidak bisa men-tara timbangan Anda, maka Angka yang muncul tinggal ditambahkan dari angka sebelum Dinar dimasukkan ke dalam air. Misalnya kalau angka sebelumnya 70,55 gram; setelah Dinarmelayang di dalam air akan menjadi 70,77 ? 70,78 gram.

Bagaimana alat ini bekerja? Massa Jenis emas adalah 19,32 gr/cm3; sedangkan perak 10,49 gr/cm3Dinar adalah benda padat dengan komposisi 91,7% (22 karat) emas dan sisanya 8,3% perak. Dengan perhitungan yang agak sedikit teknis ? tetapi mudah dengan menggunakan excel atau kalkulator ? kita akan bisa menghitung berat Dinar yang 4,25 gram dengan komposisi tersebut haruslah memiliki volume 0.2287 cm3.

Ketika Dinar dimasukkan ke dalam air, Dengan hukum Archimedes kita tahu volume air yang dipindahkan adalah 0,2287 cm3. Karena Massa Jenis air mendekati satu ? berat air yang dipindahkan tersebut adalah juga 0,2287 gram. Kalau timbangan digital Anda hanya sampai 2 digit desimal, kemungkinan angka yang muncul adalah 0,22 gram atau 0,23 gram.

Mudah bukan? Selamat mencoba?

Posted in Dinar ProspectingComments (0)


Price Update on Twitter

Grafik Harga Dinar Islam (real time)

Nilai Tukar Dinar & Dirham (Rupiah)

Emas & Index (USDX & RIX)

Dinar Islam is offlineSofi is offline
sales@dinarislam.com
Dinar Islam on twitter
Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes