Ini adalah salah satu pertanyaan yang sangat sering sampai ke saya, yaitu pembaca yang menanyakan pilihan investasi antara bermain saham atau investasi emas? Jawaban saya adalah tergantung dengan tujuan investasi Anda; bila Anda suka yang bergejolak jangka pendek – bisa untung besar tetapi juga rugi besar – barangkali saham pilihannya. Tetapi bila Anda menghendaki pertumbuhan nilai aset jangka panjang, emas-lah jawabannya.
Biasanya pertanyaan berikutnya adalah, lho emas kan sama juga bergejolak – bisa untung besar dan rugi besar juga kan? Disinilah BEDAnya! Untuk jangka pendek emas memang bergejolak sama dengan saham, tetapi trend jangka panjangnya jelas ke atas. Sebaliknya saham, dia bergejolak di tempat tanpa diiringi oleh trend jangka panjang ke atas.
Untuk menjelaskan hal ini saya tampilkan data 10 tahun terakhir dari pasar internasional, karena harga emas kita maupun harga saham di Indonesia juga sangat dipengaruhi oleh pasar dunia. Data emas saya ambilkan dari Kitco, sedangkan untuk representasi data saham saya ambilkan dari Index yang paling terkenal di dunia yaitu Dow Jones Industrial Average (DJIA). Hasilnya saya sajikan pada grafik di bawah.
Perhatikan gejolak saham selama 10 tahun terakhir, dia bergejolak sangat significant. Pernah mencapai angka 13,930 bulan Oktober 2007 dan turun tinggal 7,062 pada bulan Februari 2009 – nyaris tinggal ½ dari angka tertingginya. Bila ditarik garis dari Januari 2000 (10,940), angka rata-rata bulanan DJIA saat ini masih turun sekitar 8%, yaitu pada angka 10,138.
Artinya apa angka-angka ini? Bila Anda invest saham di pasar saham internasional sejak Januari tahun 2000, dan Anda pertahankan sampai sekarang – secara rata-rata kurang lebih aset Anda tersebut tidak mengalami pertumbuhan dan bahkan mengalami sedikit penurunan.
Lantas bagaimana dengan emas? well untuk jangka pendek sama bergejolak-nya. Tetapi trend kenaikan jangka panjangnya sangat jelas. Bila Anda investasi emas januari 2000, bareng dengan investasi saham Anda tersebut di atas. Yang di saham nilainya kurang lebih sama atau bahkan turun sedangkan yang di emas nilainya naik lebih dari 4 kalinya; dari rata-rata bulanan di kisaran US$ 284/oz (Januari 2000) ke angka US$ 1,204/oz (rata-rata bulanan saat ini – Juli 2010).

Dow Gold Ratio (DGR)
Lebih jelas lagi adalah apa yang disebut Dow Gold Ratio (DGR) yang saya sajikan dengan menggunakan basis data yang sama dengan grafik di atas. Bila pada Januari 2000 angka DGR berada pada kisaran 38, saat ini angka tersebut tinggal di kisaran 8.45. Artinya seandainya 1 gram emas tahun 2000 mendapatkan 1 lembar saham PT. XYZ yang merupakan perusahaan rata-rata di tingkat dunia; maka 1 gram emas yang sama saat ini dapat untuk membeli kurang lebih 4.5 lembar saham perusahaan tersebut pada harganya saat ini.
Beda analis tentu bisa sangat beda pendapatnya mengenai pilihan investasi ini; tetapi data yang reliable dari sumber yang terpercaya – insya Allah akan lebih memudahkan Anda dalam menentukan pilihan investasi Anda! Meskipun pilihan antara 2 investasi tersebut di atas jelas, ada pilihan investasi lain yang bisa jadi lebih baik lagi – seperti sektor riil yang Anda kelola langsung dengan baik – bukan hanya untung, insya Allah juga lebih barakah! Wa Allahu A’lam.




3. Alf Field




Ingin tahu apakah Anda termasuk kategori
US$ Real Interest Rate ini adalah tingkat suku bunga simpanan, yang untuk keperluan analisa ini digunakan 3 Month US-T – Bill, dikurangi dengan tingkat inflasi. Statistik menunjukan bahwa apabila US$ Real Interest Rate ini negatif, maka harga 

