Tag Archive | "Italy"

Kembalinya Emas Secara Diam-Diam ke Dalam Sistem Keuangan Global


Meskipun secara formal sistem keuangan global yang dikomandoi IMF masih melarang penggunaan emas dalam salah satu Article of Agreement-nya yang mengikat pada seluruh anggota IMF, namun rupanya secara diam-diam emas telah kembali masuk ke dalam sistem keuangan global yang dikelola oleh IMF sendiri. Tepatnya melalui jalur Bank for International Settlements (BIS), yaitu ?bank?-nya bank-bank sentral dunia yang bermarkas di Basel ? Switzerland.

Adalah laporan BIS tutup tahun buku 31/03/2010 yang di publikasikan akhir bulan lalu (28/06/2010) yang pertama kalinya mengungkap masalah tersebut. Meskipun ngumpet dalam catatan keterangan laporan keuangannya seperti yang saya copy-kan dari laporan tahunan BIS 2010 dibawah (laporan detailnya dapat Anda download sendiri dari situs resmi BIS dengan klik disini), realita ini mengundang berbagai pertanyaan besar dan spekulasi serius tentang masa depan sistem keuangan global.

Gold Swap in BIS

Gold Swap in BIS

Di bagian yang saya beri tanda di samping, disana dijelaskan bahwa the Bank (maksudnya BIS) memegang 346 ton emas tahun buku terakhir ini (yang tahun sebelumnya masih Nol!) terkait dengan operasi Gold Swap ? dimana bank menukar currencies dengan emas fisik. Pertanyaan besarnya adalah emas siapa ini? Harian ekonomi terkemuka the Wall Street Journal misalnya memberitahu analis Kitco ? bahwa Gold Swap tersebut dilakukan antara BIS dengan bank swasta.

Justru tambah mencurigakan karena dari data yang dimiliki Kitco (pemain emas yang database-nya paling menjadi referensi dunia) tidak ada satu bank swasta-pun di dunia yang di dalam kekayaannya memiliki asset emas secara fisik senilai 346 Ton tersebut (dengan harga emas sekarang kurang lebih senilai US$ 13.5 Milyar!). Jumlah ini juga setara kurang lebih 4.7 kali cadangan emas yang dimiliki bank sentral Indonesia.

Walhasil besar kemungkinan bahwa emas tersebut adalah milik suatu negara atau beberapa negara yang mengalami kesulitan keuangan serius sepanjang tahun buku 2009/2010. Kita tahu yang mengalami kesulitan keuangan pada periode tersebut dengan berbagai tingkatannya antara lain adalah Yunani, Portugal, Irlandia, Spanyol, Italy, Inggris dan bahkan Amerika ? maka boleh jadi emas di kantong BIS tersebut berasal dari salah satu atau beberapa negara tersebut.

Lantas mengapa yang di swap bukan antar beberapa currency seperti pada umumnya, tetapi kali ini suatu currency dengan emas? Disinilah proses kembalinya emas dalam sistem keuangan global itu mulai; ketika satu atau beberapa currency ? alat tukar sesaat ? dari suatu negara atau beberapa negara tidak lagi bisa dipercayai ? maka apa yang bisa disetor oleh negara tersebut untuk ditukar dengan currency negara lain yang masih bisa dipercayai? Emas-lah jawabannya yang paling mudah, paling praktis dan paling bisa dipercaya.

Karena hal ini sudah terjadi pada tingkat BIS secara diam-diam; maka besar kemungkinan ini akan juga bisa terjadi pada sistem keuangan di tingkat bawahnya (dalam suatu negara) dan seterusnya.

Lantas mengapa pula hal-hal tersebut seolah dilakukan dengan cara sembunyi-sembunyi di zaman yang serba transparan ini? Bisa dibayangkan memang betapa dahsyat-nya dampak dari tidak dipercayai-nya currency suatu negara ? bagi ekonomi negara tersebut ? bila hal ini dilakukan secara terang-terangan. Mata uang negara-negara tersebut bisa langsung jatuh seperti yang kita alami tahun 1997/1998 atau bahkan lebih buruk lagi.

Jadi memang tidak terlalu penting bagi kita untuk tahu siapa yang mata uangnya tidak lagi dipercayai oleh BIS tersebut di atas – sehingga harus menyetorkan emasnya untuk ditukar currency lain yang dibutuhkan, namun yang jelas kini kita telah mendapatkan lagi satu tambahan bukti ? bahwa mata uang yang sesungguhnya, yang paling bisa dipercayai ketika yang lain tidak bisa dipercayai adalah mata uang yang berupa emas ini. Wa Allahu A?lam.

Posted in Political EconomyComments (0)

Future World Currency & Uang Yang Namanya Disebut di Al-Qur?an


Di dunia yang didominasi oleh uang Fiat murni sejak Agustus 1971, uang emas menjadi seperti isi lagu tahun 1980-an ? dibenci namun pada saat yang bersamaan juga banyak dirindukan.

Uang emas dibenci oleh bank-bank sentral dunia dengan alasan yang tidak jelas ? konon kalau uang emas dibiarkan exist ? uang fiat akan kelihatan tidak bernilainya. Bahkan bukan hanya dibenci, dalam Article of Agreement of the IMF ada larangan bagi negara-negara anggotanya untuk menggunakan emas sebagai dasar nilai tukar uangnya (Article IV, Section 2. B).

Lantas siapa yang merindukan uang emas? Bagi kita umat Islam ? uang emas ini bukan hanya sekedar uang untuk kepentingan transaksi, tetapi juga sebagai alat untuk implementasi beberapa ketentuan syariah seperti nishab zakat, nishab hukuman bagi pencuri, nilai uang diyat, dlsb. Jadi kita tentu merindukan kehadiran uang yang adil ini.

Namun ternyata umat di luar Islam-pun yang cerdas dan memahami betul problem yang terbawa dengan uang kertas, mereka juga mulai merindukan hadirnya kembali uang emas ini. Di Amerika ada Gold Anti Trust Action Committee (GATA) dan Foundation of Advance Monetary Education (FAME) , keduanya gencar mengkritisasi ketidak beresan uang kertas mereka dan pentingnya kembali ke emas.

United Future World Currency (UFWC)

United Future World Currency (UFWC)

Yang lebih hebat adalah di Eropa ada United Future World Currency (UFWC) yang sangat serius mempersiapkan uang baru berbasis emas ini; Akses mereka ke para pemimpin dunia juga sangat baik sehingga dalam pertemuan G-8 yang berlangsung di Italy tahun 2009 lalu ? mereka berhasil secara symbolic menyerahkan uang emas mereka kepada para pemimpin dunia tersebut.

Dalam kebingungannya, uang yang diberikan kepada para pemimpin G-8 ini diberi nama ?eurodollars? dan bernilai setara 2,800 Euro atau US$ 3,900 per kepingnya. Gambar yang saya sajikan di atas adalah koin yang diserahkan kepada Barrack H. Obama.

Bukan hanya berhasil menyerahkan koin emas-nya pada para pemimpin dunia, UFWC juga melombakan design uang masa depan ini pada anak-anak di seluruh dunia ? karena generasi merekalah yang nantinya akan menggunakan uang ini. Lomba design uang masa depan  ini melibatkan juri dari berbagai latar belakang seperti para pemenang hadiah nobel, para ahli percetakan uang logam, para ekonom, dlsb.

Lagi-lagi kita umat Islam sebenarnya punya solusi yang sudah sangat terbukti keunggulannya selama ribuan tahun ? kalau saja kita mau kembali ke uang kita sendiri. Kita tidak perlu kebingungan mencari nama baru bagi uang kita karena uang kita namanya sudah disebut di Al-Qur?an (QS. Al-Imran (3): 75) dan berbagai hadits Rasulullah SAW.

Kita juga tidak perlu capai-capai menentukan designnya karena yang diatur dalam uang kita hanya beratnya (1 Mitsqal emas = 1 Dinar) dan ancaman yang tegas bagi yang menurunkan kadar standarnya.

Penggunaan Dinar juga tidak memerlukan kesepakatan khusus dari para pemimpin dunia; aturan main dalam syariah yang sudah baku dan sudah tested lebih dari 1.000 tahun terkait dengan emas dan perak sangatlah mencukupi untuk mengatur penggunaan emas dan perak sebagai uang ini.

Jadi kalau kita kembali kepada solusi Islam; justru kita akan berada di depan dari bangsa-bangsa lain di dunia. Ketika bangsa-bangsa lain masih sibuk mencari nama dan bentuk uang baru mereka, kita sudah diberi tahu nama dan bentuk uang kita dari 2 pegangan utama kita yaitu Al-Qur?an dan Hadits. Wa Allahu A?lam.

Posted in Dinar ProspectingComments (0)

G-20 & Gold: Yang Tersurat & Yang Tersirat


Pertemuan para pemimpin dunia kelompok G-20 baru berlangsung akhir pekan lalu 26-27 Juni 2010 di Toronto, Canada. Di permukaan, pertemuan reguler dari para pemimpin dunia tersebut mengusung tema yang keren ?Recovery and New Beginnings?. Itu setidaknya yang tersurat, lantas apa yang tersirat dari pertemuan tersebut?

Namanya juga tersirat ? tidak tertulis hitam di atas putih ? maka sifatnya multi tafsir. Bagi saya sendiri melihat temanya yang ?Recovery and New Beginnings? ini menyiratkan bahwa sejak krisis berlangsung 2 tahun lalu, berbagai pertemuan dalam berbagai tingkat belum berhasil membuat ekonomi dunia recover dan memulai hal yang baru ? makanya baru berniat recover dan memulai yang baru sekarang.

Bila belajar dari pertemuan sebelumnya dengan tema ?Stability, Growth & Job?; yang ternyata tidak memberi hasil yang diharapkan, karena tidak lama setelah pertemuan ini, justru guncangan demi guncangan malah menyusul seperti krisis di Dubai, Yunani, Portugal, Irlandia, Italy, Spanyol, dlsb ? maka akankah dunia berharap hasil konkrit dari pertemuan?pertemuan semacam ini?

Nampaknya para pelaku usaha secara global lebih banyak yang tidak berharap pada pertemuan semacam ini. Dari kacamata harga emas hal ini nampak jelas bisa dilihat. Bila pertemuan G-20 sebelumnya (April 2009) diadakan pada saat harga emas berada pada angka rata-rata sekitar US$ 890/oz; pada saat G-20 kali ini diadakan, harga emas sudah berada di kisaran US$ 1,255 /oz atau naik lebih dari 40%!!

Harga Emas Dunia: Dari Pertemuan G-20 ke Pertemuan Berikutnya

Harga Emas Dunia: Dari Pertemuan G-20 ke Pertemuan Berikutnya

Artinya ketika para pemimpin dunia menjanjikan Stability, Growth and Job; tidak demikian yang dirasakan pasar. Pasar masih terus cemas dengan realita stabilitas ekonomi yang tidak kunjung datang. Kecemasan ini membuat mereka mencari tempat untuk melabuhkan dananya secara aman (safe haven), yaitu antara lain ke emas.

Ketika supply emas relatif tetap (hanya tumbuh sekitar 1.5% per tahun), sementara permintaan meningkat ? maka mekanisme supply and demand yang mendorong harga emas di pasaran dunia meningkat lebih dari 40% sejak pertemuan G-20 tahun lalu ke pertemuan G-20 tahun ini.

Lebih-lebih kini yang cemas bukan hanya investor perorangan, tetapi juga investor institusional dan bahkan Bank Sentral dunia mulai diam-diam juga membeli emas di pasar.

Jadi sebenarnya para pemimpin negara-negara di dunia apalagi kelompok G-20 ini, mereka bisa mengendalikan harga emas dengan baik secara elegan bila mereka mau, yaitu dengan cara menstabilkan ekonomi di negaranya masing-masing. Bila ini tercapai, pelaku ekonomi dan masyarakat luas akan merasa nyaman berusaha dan tidak merasa perlu memperbanyak dananya yang disimpan di safe haven ? emas.

Sebaliknya bila mereka tidak berhasil mengendalikan ekonominya, pelaku usaha, masyarakat luas dan bahkan bank sentral mereka sendiri akan cemas dan terus berusaha maksimal mengamankan hartanya di safe haven emas. Perilaku massal inilah yang mendongkrak harga emas dunia sampai tumbuh diatas 40% sejak pertemuan G-20 sebelumnya.

Apakah sampai pertemuan G-20 berikutnya tahun depan harga emas dunia akan terus tumbuh sampai di atas 40% mengikuti periode yang lewat? Sangat tergantung seberapa jauh para pemimpin tersebut bisa meyakinkan pelaku pasar dan masyarakat luas bahwa ?Recovery and New Beginning? yang mereka janjikan kali ini benar-benar terjadi. Bila mereka berhasil harga emas bisa turun, bila sebaliknya maka kenaikanlah yang akan terjadi. Wa Allahu A?lam.

Posted in Political EconomyComments (0)

Kali Ini Bukan PIG FLU, Tetapi PIIGS ?FLU? Yang Mewabah


Tahun lalu wabah FLU BABI (Swine Flu atau Pig Flu) sempat membuat panik dunia setelah ditemukannya flu ini menjalar ke manusia di Amerika, Mexico dan Canada. Hari?hari ini dunia kembali dibuat panik tetapi bukan oleh PIG tetapi oleh PIIGS, acronym dari Portugal, Ireland, Italy, Greece dan Spain.

?Flu? di pasar uang dunia begitu terasa dalam beberapa hari perdagangan terakhir, bahkan ketika bailout senilai 750 Milyar Euro terhadap Yunani atau Greece sudah di commit oleh European Union dan IMF.  Komitmen raksasa untuk mengatasi kebolongan di epicentrum krisis tersebut nampaknya tidak membuat para pemain pasar lega.

Hanya 2 hari setelah bailout tersebut diumumkan, para pemain pasar kembali memburu jaring penyelamat untuk investasinya ? yaitu antara lain emas. Karena permintaan yang melonjak inilah maka pagi ini ? saat artikel ini saya tulis – harga emas berada di atas US$ 1,230/Oz atau dalam US$ telah mengalami peningkatan lebih dari 34% dibanding harga emas dunia tahun lalu. Harga ini memecahkan rekor tertinggi sebelumnya yang berada di kisaran US$ 1,226/Oz yang tercapai di awal Desember tahun lalu.

Mengapa seolah pasar tidak percaya terhadap upaya?upaya negara yang dilanda krisis tersebut untuk dapat mengatasi masalahnya? Ada 2 hal yang sangat mendasar yang menyebabkan hal ini:

  1. Hutang yang sudah begitu besar yang diderita oleh negara-negara yang dilanda krisis tersebut, perhatikan faktanya di grafik atas. Yunani dan Italy bahkan hutangnya per akhir tahun lalu saja sudah melebihi GDP-nya. Nenek-nenek kita dahulu juga tahu kalau problem hutang ini tidak bisa diatasi dengan hutang baru, semua bantuan baik dari EU, IMF, dlsb TIDAK ADA yang GRATIS ? pada waktunya harus dibayar.
  2. Negara-negara tersebut juga mengalami defisit pada anggaran belanjanya, sekaligus juga perekonomiannya tidak tumbuh ? sebagian malah merosot seperti yang dialami Spanyol.

swine-flu-cartoon-capitalist-pigsMasalah defisit ini sungguh tidak mudah diatasi karena menyangkut budaya. Pegawai-pegawai pemerintah di negara tersebut misalnya tidak akan mudah bisa diturunkan gajinya. Layanan publik juga tidak mudah diturunkan standarnya (dipotong anggarannya).

Walhasil bailout dari EU dan IMF untuk Yunani nampaknya hanya semacam obat untuk menghilangkan rasa sakit, tetapi bukan obat untuk menyembuhkan penyakit. PIIGS ?FLU? (krisis) mungkin masih akan terus kambuh, bukan hanya terhadap Greece dan PIIGS tetapi terhadap semua negara yang memiliki ketahanan ?tubuh? (ekonomi) yang sama.

Symptoms atau gejala-gejala ketahanan ekonomi yang lemah ini antara lain ya 3 hal di atas yaitu:

  1. Hutangnya banyak.
  2. Anggarannya defisit.
  3. Pertumbuhan ekonominya rendah atau bahkan turun atau tidak tumbuh.

Jadi harga emas masih akan terus bergejolak karena dari waktu ke waktu orang butuh jaring penyelamat, dan emas-lah yang terbukti dapat berperan sebagai jaring penyelamat yang mudah diperoleh, efektif dalam mengatasi masalah inflasi dan gejolak ekonomi lainnya. Wa Allahu A?lam.

Posted in Dinar ProspectingComments (0)

Gold Reserve: Mereka Mungkin Tahu Yang Dilakukannya, Sedangkan Kita?


Saya punya 2 keponakan laki-laki yang usianya hampir sebaya 3 dan 4 tahun yang lagi lucu-lucunya. Tidak hanya lucu, anak-anak ini rupanya juga cerdas. Karena selisih umur yang sangat dekat ini, mereka suka sekali berantem berebut mainan.

Rupanya si kecil yang 3 tahun mempunyai kecerdasan yang melebihi usianya; untuk mengelabui kakaknya yang lebih tua ? agar tidak merebut mainannya ? dengan idenya sendiri si kecil suka berkata  ?jelek? jelek? jelek?? pada mainan yang lagi dimainkannya dengan asyik. Maka si kakak menduga bahwa mainan tersebut memang jelek dan tidak tertarik untuk merebutnya.

Dari memahami permainan keponakan saya tersebut, saya tersentak dengan data cadangan emas negara-negara besar dunia. Rupanya ?permainan? inilah yang dimainkan negara-negara besar Dunia terhadap emas. Mereka melalui jalur IMF, melarang penggunaan emas sebagai referensi mata uang dan bahkan mengawasi perdagangannya secara ketat. Mereka juga rajin ?mencitrakan? emas sebagai hal yang buruk.

Saking besar pengaruh mereka ini, sampai-sampai otoritas pasar modal kita pun sempat beberapa tahun lalu ikut-ikutan memojokkan investasi emas dengan membuat citra buruk tentang investasi emas. Dalam iklannya mereka menggambarkan seorang ibu yang serakah dengan tumpukan emas di gelangnya kemudian nyengir memamerkan gigi emasnya pula.

Nampaknya negara-negara besar dunia, sedang mempraktekkan ilmu yang sama dengan yang dimiliki keponakan saya yang 3 tahun tersebut di atas. Mereka senang mengatakan ?jelek?jelek?jelek? pada investasi emas. Padahal mereka sendiri asyik mengamankan cadangan kekayaannya dalam bentuk emas.

Lihat grafik di atas buktinya, Top 10 negara dalam hal cadangan emas mayoritas adalah negara-negara barat yang suka mengkampanyekan bahwa emas adalah hal yang jelek untuk uang maupun untuk investasi. Negara yang sadar bahwa mereka selama ini ?tertipu? dengan pencitraan buruk emas ? pun segera mengejarnya; hal ini misalnya dilakukan oleh China beberapa tahun terakhir dan India baru-baru ini.

top-10-countries-in-gold-reserve1Bukan hanya dari sisi kwantitif yang besar – karena rata-rata mereka memang negara besar, secara persentase terhadap total reserve mereka ? cadangan emas mereka juga sangat besar. Amerika mencapai 77%, Perancis mendekati 71%, Jerman mendekati 70%, Italy mendekati 67% dan Belanda mendekati 60%. Bila dirata-rata dari top 10 tersebut, maka cadangan emas rata-rata mereka adalah 38.5 % dari total reserve-nya.

Lantas dimana kita dan negara-negara dengan penduduk mayoritas Islam lainnya? Meskipun bagian dari syariat kita membutuhkan uang emas (Dinar) misalnya untuk menentukan nishab zakat, hukum potong tangan, uang darah (diyat), dlsb; tidak satu-pun negara-negara yang penduduknya mayoritas Muslim seperti Indonesia memiliki cadangan emas yang memadai.

Indonesia misalnya; di bank sentral kita ? Bank Indonesia ? kita hanya memiliki cadangan emas sebesar 2,347,046.31 troy ounce atau sekitar 73 ton emas per akhir tahun lalu sesuai data BI di laporan tahunan tahun buku 2008. Dengan tingkat harga saat ini US$ 1,140/oz ; maka cadangan emas kita ini hanya bernilai US$ 2.68 Milyar, atau sekitar 4.15% dari cadangan devisa terakhir yang berada pada kisaran 64.5 milyar. Trend cadangan emas kita di BI juga bukannya naik, malah turun.

Setelah 1/4 abad bertengger pada posisi di kisaran 96 ton emas, sekarang tinggal 73 ton emas atau turun 24% dalam kurun waktu 2 tahun terakhir ini. Kemana perginya emas kita tersebut? menurut laporan BI tahun buku 2006, sebagian emas kita tersebut dilego untuk mempercepat pelunasan hutang kita ke IMF!

Jadi sekarang terserah kita? keponakan saya yang usia 4 tahun saja, kini tidak mempan lagi dikibuli adiknya yang berkata ?jelek?jelek?jelek? pada mainannya; masya kita tetap akan membiarkan pasar emas dunia dikuasai mereka? Padahal mereka memojokkan citra emas, dan mereka juga mengumpulkannya dari tangan bangsa-bangsa lain yang lalai mengamankan asset riil-nyaKalau toh otoritas kita tidak mengamankan asset riil bangsa ini, masya kita sebagai pribadi juga tidak mengamankan asset kita sendiri? Wa Allahu A?lam.

Posted in Political EconomyComments (0)


Price Update on Twitter

Grafik Harga Dinar Islam (real time)

Nilai Tukar Dinar & Dirham (Rupiah)

Emas & Index (USDX & RIX)

Dinar Islam is offlineSofi is offline
sales@dinarislam.com
Dinar Islam on twitter
Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes