Tag Archive | "Higher Lows"

Cara Awam Memahami Trend Harga Emas


Dalam tulisan saya akhir pekan lalu telah saya ungkapkan berbagai pendekatan teoritis untuk menduga harga emas ke depan yang ternyata tidak ada satupun yang akurat. Bisa kita lihat hasilnya dari pendekatan teoritis yang satu dengan yang lain perbedaannya bisa sangat besar.

Lantas apakah dengan demikian kita tidak bisa menduga ke depannya bakal seperti apa harga emas ini? Secara garis besar bisa, namun tidak akan akurat (nggak masalah, lha wong dugaan para ahli-pun ternyata tidak akurat juga). Dan bagi yang tidak menggunakan harga emas sebagai ajang spekulasi, dugaan secara garis besar ini sudah memadai untuk Perencanaan Keuangan kita dalam jangka panjang.

Salah satu pendekatan ?awam? tersebut saya sajikan dalam grafik di samping yang datanya saya ambil dari harga emas di pasar penutupan London. Saya ambil harga terendah dan tertinggi setiap bulan sejak Januari 2000.

Logika awamnya begini; meskipun berbagai pihak berusaha mempengaruhi harga emas dunia ? harga emas di pasar internasional masih merupakan cerminan mekanisme pasar yang efektif. Mekanisme pembentukan harga di pasar mengikuti hukum penawaran dan permintaan (supply and demand).

pendulumSeperti ayunan bandul jam ? yang ujung satu sejajar dengan ujung lainnya. Demikian pula ayunan harga emas di pasar. Bila kita ambil dari titik A (suatu titik terendah bulanan), kemudian kita tarik garis yang menuju titik terendah lainnya. Maka Ayunan titik-titik tertinggi berikutnya seharusnya sejajar dengan titik-titik terendah ? perhatikan 2 garis biru sejajar yang dimulai dari titik A dan B.

Demikian pula garis sejajar berikutnya berwarna merah antara titik-titik terendah dan tertinggi yang dilalui garis merah C dan D. Bila harga-harga emas lebih tinggi dari garis-garis sejajar titik tertinggi tersebut, maka harga emas sudah terlalu tinggi dan pasti akan terkoreksi balik ? persis seperti bandul jam yang mengayun tinggi, pasti ketarik gravitasi bumi untuk kembali ke arah normalnya. Yang mendorong turunnya harga emas ketika melampui rentang harga yang seharusnya adalah mekanisme supply and demand tersebut di atas.

Kita bisa lihat periode antara Desember 2007 ? Maret 2008; saat itu harga emas melewati garis sejajar tertinggi-nya; yang kemudian terkoreksi sampai November 2008. Demikian pula ketika bulan Desember 2009 lalu, harga emas melaju melewati garis sejajar tertinggi ? segera saja terkoreksi sampai kini.

Pagi ini harga emas berada pada kisaran harga US$ 1,148/Oz ; masih berada pada angka yang wajar untuk saat ini; artinya bisa saja masih naik lagi atau juga turun ? keduanya memungkinkan.

Dugaan kasar semacam ini ada gunanya kah? Tidak akan bermanfaat kalau tujuan kita untuk spekulasi jangka pendek. Namun kalau kita perhatikan trend yang ditunjukkan oleh 2 garis sejajar biru dan merah tersebut; kita bisa lihat bahwa yang sedang terjadi adalah adanya  higher highs dan higher lows selama 10 tahun terakhir ? menunjukkan emas berada pada trend yang menaik.

Karena trend jangka panjang semacam ini tidak mudah serta merta berbalik arah; maka besar kemungkinannya harga emas masih akan cenderung menaik beberapa tahun ke depan ? meskipun kita tidak tahu persis sampai berapa nantinya. Wa Allahu A?lam.

Posted in Dinar ProspectingComments (0)

Antara Trader & Investor, Anda Termasuk Yang Mana?


Bertahun-tahun menjalankan perusahaan publik dan berinteraksi dengan para pemain pasar saham di profesi saya sebelumnya; saya menjadi mudah memahami mana-mana pemain pasar yang Trader dan mana pemain yang Investor. Pemain pasar yang Trader dia tidak fokus pada kinerja riil perusahaan yang sahamnya diperdagangkan, dia lebih fokus pada fluktuasi harga jangka pendek.

Sebaliknya, pamain pasar yang Investor ? dia fokus pada kinerja dan prospek perusahaan dalam jangka panjang; fluktuasi harga sesaat tidak terlalu merisaukannya ? bila perusahaan yang sahamnya dia beli memiliki fundamental dan prospek yang bagus dalam jangka panjangTrader dan Investor keduanya ada di pasar dan tidak ada yang salah dengan keberadaannya, keduanya bisa benar untuk alasannya masing-masing.

Ketika pengalaman dari profesi sebelumnya tersebut saya bawa ke pasar Dinar atau emas, ternyata karakter Trader dan Investor tersebut tetap ada. Pembeli Dinar atau emas yang Trader, dia lebih fokus pada fluktuasi harga sesaat. Sebaliknya pembeli yang Investor, dia lebih fokus pada kinerja Dinar/emas dalam jangka panjang.

Bedanya dengan para pemain saham yang dulu sering saya jumpai dimana lebih banyak porsi Trader ketimbang Investor, para pembeli Dinar/emas jauh lebih banyak porsi Investor ketimpang para Trader. Sangat kecil porsi pembeli Dinar di tempat kami misalnya  yang menjual  kembali Dinarnya dalam tahun yang sama.

Long Term TrendIngin tahu apakah Anda termasuk kategori Trader atau Investor? berikut test sederhana-nya dengan data yang riil harga emas dunia yang saya ambilkan dari Kitco.com.

Grafik pertama di atas menunjukkan bahwa dalam 2 bulan terakhir harga emas menunjukkan kecenderungan menurun. Secara teknis ini diindikasikan oleh apa yang disebut gerakan Lower Highs atau titik-titik tertinggi yang menurun.

Grafik kedua menunjukkan bahwa dalam 10 tahun terakhir harga emas berkecenderungan meningkat. Secara teknis ini diindikasikan  oleh gerakan Higher Highs (titik titik tertinggi yang semakin tinggi) dan kemudian juga dikuatkan Higher Lows (titik titik terendah yang semakin tinggi).

Meskipun kedua grafik kelihatan bertentangan satu sama lain, tetapi keduanya adalah benar. Yang pertama kondisi jangka pendek, sedangkan yang kedua adalah kondisi jangka panjang.

Nah, bila grafik pertama (jangka pendek) yang lebih menjadi fokus pertimbangan Anda ketika mengambil keputusan membeli/menjual Dinar atau emas Anda ? maka kemungkinan Anda termasuk kategori Trader. Sebaliknya bila grafik kedua yang menjadi pendorong utama keputusan Anda untuk menjual/membeli Dinar ? maka kemungkinan besar Anda adalah seorang Investor.

Karena keduanya juga ada di pasar Dinar/Emas, maka kami melayani keduanya dengan menyajikan grafik-grafik jangka pendek mulai dari harian, mingguan maupun bulanan sampai grafik jangka panjang tahunan dan 10 tahunan.

Dengan tersedianya grafik-grafik yang insya Allah selalu ter-up-dated tersebut, Anda akan memiliki informasi yang cukup baik jangka pendek maupun jangka panjang ? sebelum Anda mengambil keputusan jual atau beli Dinar/emas.

Berbeda dengan para tenaga penjualan pada umumnya yang selalu mendorong (calon) pembeli untuk secepatnya memutuskan untuk membeli (close deal) ; kami selalu ingin mendorong untuk Anda memahami lebih dahulu segala sesuatu yang terkait produk Dinar/emas yang (akan) Anda beli sebelum Anda memutuskan untuk membeli.  Bahkan kami tidak menganjurkan Anda membeli Dinar atau emas ketika Anda masih ragu. Wa Allahu A?lam.

Posted in Financial PlanComments (0)

Trend Harga Emas Dunia, Kemana Arahnya?


Di pasar saham ada teori yang sangat terkenal yang disebut Dow Theory mengambil nama penemunya Charles H. Dow (1851 ? 1902) yang juga pendiri Dow Jones. Teori ini pula yang mendasari technical analysis yang dipakai para praktisi pasar saham dan sejenisnya hingga zaman modern ini.

Karena kemiripan pasar saham dengan pasar emas dalam skala global, maka Dow Theory ini juga dapat digunakan untuk menganalisa perilaku pasar emas dunia. Pada tulisan ini saya menggunakan bagian dari Dow Theory yang berbunyi kurang lebih begini ?Bila harga barang ekonomi memiliki pola titik-titik tertinggi yang semakin tinggi (higher highs) dan titik-titik terendah yang juga semakin tinggi (higher lows), maka harga barang ekonomi tersebut sedang berada pada kecenderungan menaik (uptrend)?.

Apakah uptrend yang dipersyaratkan oleh Dow Theory ini nampak dalam pasar emas dunia beberapa tahun terakhir? Jawabannya sangat jelas nampak. Anda bisa perhatikan grafik di atas untuk mendeteksi titik-titik tertinggi yang semakin tinggi (higher highs) tersebut.

Saya juga sajikan grafik lain yang lebih pendek jaraknya untuk bisa menjelaskan titik-titik terendah yang semakin tinggi (higher lows) pada grafik di bawah ini.

Higher Lows

Higher Lows

Dari grafik tersebut kita bisa melihat bahwa sejak emas menembus angka US$ 1,000/Oz September 2009 lalu, kemudian melesat ke angka di atas US$ 1,200/Oz pada awal Desember, emas terkoreksi secara significant di bulan yang sama. Namun kita tahu koreksi ini ternyata tidak berhasil membawa harga emas dunia ke angka di bawah US$ 1,000/Oz; koreksi ini hanya berakhir pada angka US$ 1,075/Oz yang terjadi pada tanggal 22 Desember 2009. Inilah yang disebut titik terendah yang semakin tinggi (higher lows)  itu.

Jadi paling tidak pada masa depan yang masih bisa diperkirakan dari data yang ada saat ini (foreseeable future), trend harga emas dunia masih berada pada kecenderungan naik (uptrend).  Namun perlu diingat bahwa harga emas dunia ini dihitung dengan US$, trendnya dalam Rupiah bisa saja berbeda tergantung dengan bagaimana kinerja Rupiah ke depan dibandingkan dengan US$.

Bahwasanya kita membeli emas di Indonesia dengan uang Rupiah kita, saat ini sesungguhnya merupakan kesempatan yang luar biasa. Kita dapat membeli emas/Dinar pada harga yang relatif rendah di tengah harga emas dunia yang lagi berada pada uptrend! Wa Allahu A?lam.

Posted in Dinar ProspectingComments (0)


Price Update on Twitter

Grafik Harga Dinar Islam (real time)

Nilai Tukar Dinar & Dirham (Rupiah)

Emas & Index (USDX & RIX)

Dinar Islam is offlineSofi is online
sales@dinarislam.com
Dinar Islam on twitter
Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes