Tag Archive | "CNBC"

Jim Rogers Sizes Up Two Global Bubbles


The euro is unlikely to still exist as a currency over the longer term, the pound will fall substantially in the next few years and US Treasurys and some real estate in China are the world’s two current bubbles, legendary investor Jim Rogers told CNBC.com Wednesday (17/03/2010).

The euro will probably break up in the next 15 to 20 years, Rogers said in an interview. “Don’t get me wrong, I own the euro.”

“We’ve had currency unions in history, they didn’t survive, this one won’t survive either,” he explained.

The euro has been under pressure because of Greece’s sovereign debt concerns. But European Union finance ministers agreed to bail out Greece if it will need aid because of its growing public debt, which is forecast to exceed 120 percent of gross domestic product this year.

“If (the euro zone helps) the Greeks, that weakens the fundamentals of the euro,” Rogers warned. “As the next government comes to demand concessions, they weaken the currency from within.”

“I would let Greece go bankrupt because then everybody will say the euro is a serious currency,” he told “Worldwide Exchange.”

The UK pound’s problems will be caused by Britain’s “gigantic debt and huge trade deficit,” he said, adding that he doesn’t own sterling.

The country’s two fortunes ? North Sea oil and London’s place as a financial hub ? are dwindling and there is nothing on the horizon to replace them.

“Most Western currencies, most currencies everywhere are very suspect,” Rogers told “Worldwide Exchange.”

The Chinese renminbi may replace other currencies in 20 years, but it is “absurd” to think of this now, as it is still a controlled currency, he said.

“There are two bubbles in the world: one is in Treasurys, the other is in urban and coastal real estate in China,” Rogers also told CNBC.com.

He added that he wasn’t short Treasurys.

Commodities in Focus

Rogers said he started buying dollars last year in October and November “because everybody, including me, was bearish.”

“I hope it’s a short- or medium-term position,” he added.

He said he has not bought shares since November 2008, focusing on commodities instead.

“I think that real assets are the best place to protect yourself going forward,” he told “Worldwide Exchange.”

“I had had no shorts for about 15 months so I started putting out some shorts recently,” Rogers said. “But the fact that I’ve been putting out shorts means (the stock market) won’t pull back,” he joked.

He said many investors were skeptical about the stock market’s rally.

© 2010 CNBC.com

Posted in VideoComments (0)

Euro: Uang Fiat Modern Yang Bisa Jadi Tidak Berusia Panjang


Meskipun kelahirannya menghebohkan dunia dan sempat menjadi harapan bangsa-bangsa di dunia untuk menjadi alternative reserve currencyEuro yang ibarat usia manusia sekarang baru memasuki usia ABG ? ternyata tidak tumbuh sehat. Bahkan menurut investor legendaris Jim Rogers dalam siaran televisi business terkemuka CNBC pekan lalu menyatakan bahwa usia Euro paling-paling hanya bisa bertahan sekitar 15 tahun lagi dari sekarang (lihat video di link ini).

Jadi kalau dihitung sejak kelahirannya mulai digunakan resmi sebagai unit of account 1 Januari 1999 ? dan jika prediksi Jim Rogers benar berarti usia Euro secara keseluruhan tidak akan lebih dari 30 tahun saja.

Di luar prediksi Jim Rogers tersebut, sebenarnya kita bisa melihat masa depan Euro ini secara lebih jelas bila kita gunakan timbangan emas. Sejak kelahirannya 11 tahun lalu itu, sampai sekarang nilai tukar Euro terhadap emas tinggal 30% saja. Bila trend menurun ini berlanjut, maka 15 tahun yang akan datang ? daya beli Euro terhadap emas akan tinggal di kisaran 5% dibandingkan dengan saat kelahirannya.

Jim Rogers di CNBC

Jim Rogers di CNBC

Euro yang semula diharapkan menjadi mata uang modern yang hebat dan perkasa, ternyata kini memiliki masa depan yang sama suramnya dengan berbagai mata uang fiat lain di dunia. Lantas pelajaran apa yang mestinya dapat kita petik dari uang paling modern ? yang lahir di era teknologi  ini?

Bayangkan bila uang yang digunakan sehari-hari oleh setidaknya 16 negara yang konon tergolong paling maju, dengan total penduduk di atas 327 juta dan dengan GDP terbesar di dunia (sekitar EUR 12.25 trilyun atau sekitar USD 16.52 trilyun) saja bisa jadi tidak akan survive dalam waktu yang lama ? maka apa jadinya nasib uang fiat lain yang dikeluarkan oleh negara-negara yang lebih lemah ekonominya.

Dengan fakta tersebut di atas, maukah Anda menabung dalam Euro untuk biaya sekolah anak Anda sekian belas tahun yang akan datang? Saya rasa tidak.  Nah bila dengan Euro saja Anda tidak tertarik, bagaimana dengan mata uang lain yang ?tidak lebih perkasa? dari Euro dalam jangka panjang? Anda kini punya pilihan Anda sendiri. Mata uang negara-negara di dunia di luar European Union rata-rata telah berusia lebih panjang dari Euro ? dalam arti namanya telah bertahan lebih lama, tetapi dalam arti daya beli rata-rata tidak bernasib lebih baik dari nasib Euro tersebut untuk kurun waktu yang sama. Wa Allahu A?lam.

Posted in Financial PlanComments (0)

Systemic Risks: Guru ??? Berdiri, Murid ??? Berlari


Hari ini isu-nya bakal ada demo besar di negeri ini, yang inti permasalahannya berawal dari upaya penyelamatan bank kecil Century dari apa yang disebut-sebut pihak pengambil keputusan sebagai memiliki risiko sistemik bila tidak diselamatkan. Masyarakat awam yang mengikuti tontonan investigasinya oleh Pansus DPR di televisi sebenarnya sudah bisa cukup paham tentang apa yang nampaknya terjadi.

Pada waktu yang bersamaan, nun jauh disana ? ada negeri yang para pembuat hukumnya (lawmakers) juga lagi menginvestigasi Menteri Keuangannya  (Treasury Secretary), untuk kasus yang sangat mirip ? yaitu bailout AIG akhir 2008 yang menyebabkan rakyat negeri itu harus nombok US$ 180 Milyar sebagai komitmen dana talangan aksi penyelamatan ini.

Investigasi ini juga disiarkan di televisi secara langsung tadi malam, saya sendiri mengikutinya dari CNBC yang menyajikan kasus ini sebagai tontonan menarik dalam skala global.

Dari apa yang saya lihat melalui 2 tontonan televisi tersebut ? investigasi Century di Pansus DPR RI dan investigasi bailout AIG di Congress AS ? sangat-sangat banyak kemiripannya sehingga saya yakin bahwa 2 hal ini bukan suatu kebetulan.

AIG terpaksa diselamatkan pemerintahnya dengan alasan risiko sistemik yang dihadapi negeri itu jauh lebih besar dibanding  bila AIG dibiarkan bankrupt.  Bank Century-pun di Indonesia diselamatkan dengan alasan yang persis sama.

Kalau 2 kejadian tersebut bukanlah kebetulan, lantas apa sebenarnya hubungan keduanya? Terlepas dari berbagai hubungan yang saling terkait dari sistem finansial global; saya memahaminya sebagai hubungan yang lebih sederhana saja ? yaitu hubungan guru dan murid.

Ketika sang guru mengatakan bahwa inilah sistem finansial yang harus dianut di seluruh dunia, maka murid-pun serta merta mengikuti. Ketika gurunya terperosok ke lubang biawak, pada saat yang bersamaan sang murid-pun mengikuti masuk lubang biawak yang sama.

TIME: The Bailout BombAlasan risiko sistemik bisa benar bisa salah, namun katakanlah risiko ini benar ada ? dan konon dampaknya bisa begitu besar; di Amerika sendiri risiko sistemik yang ditimbulkan oleh bangkrutnya AIG ? bila tidak diselamatkan ? bisa mencapai derajat yang disebut sebagai  Extinction Event (kejadian yang memusnahkan); lantas apa yang telah dilakukan oleh dunia dan negeri ini?

Saya secara pribadi belum melihat ada upaya dunia dan negeri ini untuk menghindar dari risiko yang memusnahkan tersebut.

Resep untuk menghindari risiko tersebut sebenarnya sudah ada dan sangat komplit di Syariah Islam ? hanya sebagian kita umat Islam sendiri yang menyebut syariah-pun enggan apalagi menerapkannya.

Bila syariah diterapkan, maka tidak akan ada produk-produk finansial yang mengandung unsur riba, maisir dan gharar yang menjadi pangkal seluruh kebangkrutan dan risiko sistemik tersebut.

Bila harta tidak hanya berputar di golongan yang kaya, tetapi berputar secara luas di masyarakat (QS. Al-Hasyr (59):7) ? maka tidak ada konsentrasi kekayaan dunia yang berpusat di segelintir orang atau institusi. AIG di negerinya bisa menimbulkan risiko pada tingkat Exctinction Level karena besarnya organisasi ini yang tidak ketulungan. Untuk bailout-nya saja dibutuhkan komitmen sampai US$ 180 Milyar atau sekitar  Rp 1,700 trilyun atau setara lebih dari 250 kali dana yang dibutuhkan untuk menyelamatkan Century.

Jadi sungguh kita punya solusi itu, mengapa pula kita mengambil solusi dari Guru Yang ??.? Berlari? Wa Allahu A?lam.

Posted in Political EconomyComments (0)

Exchange Rate Chaos: Setinggi Apa Harga Emas Nantinya?


Hari-hari ini para pelaku bisnis banyak membicarakan potensi terjadinya kekacauan nilai mata uang dunia. Kemarin bahkan ekonom senior OECD (Organisation for Economic Co-operation and Development)  Jorgen Elmeskov mengakui bahwa OECD tidak menepis risiko akan terjadinya kekacauan nilai tukar mata uang ini karena timpangnya ekonomi dunia saat ini.

Melalui tulisan saya lebih sebulan lalu, tepatnya tulisan tanggal 14 Oktober 2009 dengan judul “Tinggalkan Dollar Selagi Sempat!”; saya juga sudah mengingatkan masalah ini. Di tulisan tersebut saya juga menulis ?Dari tahun ke tahun berbagai tingkat pejabat tinggi Amerika sampai presidennya sendiri wira-wiri ke China; Apa misinya??;  benar saja ? meskipun saya tidak tahu jadwal Presiden Amerika ketika saya menulis tersebut! ? sebulan kemudian (minggu ini) Presiden Amerika bener-bener berkunjung ke China.

Misinya-pun tepat seperti yang saya tulis tersebut, yaitu membujuk pemimpin China agar uang Renminbi China (lebih dikenal dengan Yuan) dijaga pada nilai yang tinggi ? atau dengan kata lain agar US$ terus menurun nilai tukarnya terhadap China.

Seperti juga pemimpin-pemimpin Amerika sebelumnya, nampaknya Obama kali inipun harus kecewa atas jawaban China.  Para pemimpin China akan lebih memilih mempertahankan lapangan kerja bagi ratusan juta penduduknya sendiri ketimbang membantu sekutunya sekalipun.

Karena Amerika menginginkan nilai tukar mata uangnya rendah untuk kepentingan ekonomi dalam negerinya; China juga berkepentingan yang sama (demikian pula negara-negara lain) ? maka yang terjadi adalah seperti yang saya tulis dalam “Tukang Cukur & Uang Kertas” yaitu banting-bantingan dalam nilai mata uang kertas ? dan akhirnya akan terjadi apa yang disebut Exchange Rate Chaos.

Persiapan apa yang bisa Anda lakukan untuk mengadapi Exchange Rate Chaos ini? TV business kenamaan CNBC (Gold’s ‘Money’ Value is $4,000 to $11,000: Market Strategist) seperti terlihat pada video di atas, dijelaskan secara  langsung oleh ahlinya tentang masalah ini. Nara sumber dalam acara tersebut adalah Jim G. RickardsSenior Managing Director of Market Intelligence dari OMNIS; nara sumber yang kompeten di bidang ini.

Apa saran Jim G. Rickards bagi para investor untuk menghadapi masalah ini? Jauhi currency trade (bahasa saya jauhi Dollar dan sejenisnya!) dan belilah emas (tentu jugaDinar). Alasan dia adalah harga emas tidak terpengaruh oleh kebijakan moneter, harga emas merupakan hasil dari mekanisme fundamental pasar sesuai hukum permintaan dan penawaran.

Yang menarik dari si Jim G. Rickards ini adalah analisa berikutnya yang saya terjemahkan langsung dari bahasa dia sebagai berikut : ?Sangat sedikit orang yang berpikir bahwa emas adalah uang, bila Anda berpikir bahwa emas adalah uang ? maka tingkat harganya akan berkisar antara US$ 4,000 sampai US$ 11,000 per ounce ? inilah harga emas yang wajar untuk mengimbangi supply uang?.

Lebih lanjut dia juga mengatakan bahwa pada saat harga emas menginjak US$ 4,000/ounce atau hampir 4 kali dari harga sekarang, maka ini berarti US$ sudah terdevaluasi 75%-nya.  Tanpa berpikir bahwa emas adalah uang saja, menurutnya harga emas untuk tahun depan sudah akan mencapai US$ 2,000/ounce tanpa susah payah (without breaking a sweat).

Jadi harga emas memang tinggi sekarang; tetapi tingginya harga emas sekarang belum apa-apa bila dibandingkan dengan apa yang mungkin akan terjadi seperti analisa ahli market intelligence tersebut di atas.

Meskipun menurut saya sendiri analisa Jim ini agak berlebihan, tetapi bukannya tidak mungkin terjadi ? karena per pagi ini saja harga emas internasional berdasarkan data Kitco.com telah naik 55% dibandingkan dengan harga setahun yang lalu! Wa Allahu A?lam.

Posted in Political EconomyComments (0)

Financial Check-Up: Apakah Kita Sehat Secara Finansial?


Medical Check-Up mungkin mayoritas kita sudah biasa, apalagi kalau yang bekerja pada perusahaan besar ? secara berkala wajib menjalani ini. Untuk apa? Agar kita tahu kondisi kesehatan kita yang sesungguhnya ? dan untuk dapat melakukan langkah-langkah pencegahan atau penyembuhan bila ditemukan gejala yang kurang baik pada kesehatan kita.

Lantas apa itu Financial Check-Up? Sama dengan Medical Check-Up ? hanya gunanya bukan untuk mengetahui kondisi kesehatan tubuh kita ? tetapi untuk mengetahui kesehatan keuangan kita.

Sama dengan Medical Check-Up, Financial Check-Up ini juga perlu untuk mengetahui kondisi keuangan kita yang sesungguhnya ? dan diambil tindakan-tindakan perbaikan bila ada yang kurang beres.

Untuk melakukan Medical Check-Up kita membutuhkan (team) dokter yang masing-masing memiliki kompetensi di bidangnya. Demikian halnya dengan Financial Check-Up kita juga membutuhkan bantuan dari orang yang competent di bidangnya seperti para Financial Planner, Wealth Management Specialist, dlsb.

Financial Stress Test

Financial Stress Test

Sehat financial tidak identik dengan kekayaan; bahkan banyak juga orang yang tergolong kaya tetapi justru tidak sehat secara financial. Sebaliknya dengan hidup yang pas-pasan pun kita bisa sehat secara financial.

Mengapa demikian? Karena kesehatan financial bukan potret untuk sesaat, tetapi suatu proses sebab akibat yang berjalan dalam jangka panjang. Pola hidup kita sekarang berpengaruh langsung pada masa depan kita.

Ingin mencoba Financial Check-Up untuk diri Anda sendiri? Di samping saya kutipkan salah satu Financial Check-Up sederhana yang ditayangkan CNBC belum lama ini (ditayangan tersebut disebut Financial Stress Test). Yang Anda perlukan hanya menjawab secara jujur YA atau TIDAK lima pertanyaan dalam tes tersebut, silahkan diklik bila tampilannya kurang besar.

Bila ada 2 saja dari 5 pertanyaan tersebut yang secara jujur Anda jawab YA; maka Anda berpotensi memiliki masalah financial. Tidak perlu berkecil hati, justru dengan mengetahuinya sekarang Anda dapat membuat langkah-langkah yang diperlukan untuk melakukan perbaikan. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta?ala memudahkan langkah kita semua.

Posted in Financial PlanComments (0)


Price Update on Twitter

Grafik Harga Dinar Islam (real time)

Nilai Tukar Dinar & Dirham (Rupiah)

Emas & Index (USDX & RIX)

Dinar Islam is offlineSofi is offline
sales@dinarislam.com
Dinar Islam on twitter
Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes