Tag Archive | "biaya sekolah anak"

Trend Harga Emas: Sejauh Mana Mata Memandang


Pertanyaan yang terus sampai ke saya, khususnya dari para pengguna Dinar baru adalah?…kapan membeli Dinar yang paling tepat??. Pertanyaan sejenis pada saat harga lagi rendah seperti sekarang adalah ?…apakah harga akan turun lagi?? , kemudian pada saat harga lagi tinggi pertanyaannya adalah ?…apakah harga akan terus naik?? dan seterusnya.

Jawaban saya selalu sama yaitu Wa Allahu A?lam ? dan Allah-lah yang Maha Tahu, karena seberapa ahli-pun kita, kita tidak akan bisa mengetahui apa yang akan terjadi esok hari. Paling banter kita memahami apa yang sudah terjadi sampai saat ini, kemudian menduga-duga apa yang selanjutnya akan terjadi. Berbagai teknik forecasting dikembangkan orang, tetap saja tidak ada yang menjamin keakuratan hasilnya.

Trend Harga Emas (2 Tahun)

Trend Harga Emas (2 Tahun)

Dari sekian banyak teknik ?duga-menduga? tersebut yang saya suka menggunakannya adalah analisa trendline, karena selain sederhana ? di standar grafik Excel ada fasilitas ini. Anda juga bisa mengolahnya sendiri berdasarkan harga-harga emas dan nilai tukar Rupiah yang ada di pasar.

Perhatikan 2 grafik contoh yang saya olah berdasarkan data harga emas dalam US$/Oz dan harga dalam Rupiah/Gram. Grafik pertama saya ambil dari data 2 tahun terakhir, trendline untuk harga emas dalam Rupiah cembung ke bawah yang dapat diartikan bahwa untuk 2 tahun terakhir cenderung stabil atau bahkan menurun. Sebaliknya trendline dalam US$, cekung ke atas yang dapat diartikan bahwa harga dalam US$ cenderung naik secara significant.

Trend Harga Emas (10 Tahun)

Trend Harga Emas (10 Tahun)

Grafik kedua saya ambilkan data yang sama, hanya untuk periode yang lebih panjang yaitu 10 tahun terakhir. Perhatikan sekarang trendline-nya baik dalam US$ maupun dalam Rupiah; keduanya menunjukkan cekung ke atas secara tajam. Artinya dalam 10 tahun terakhir harga emas baik dalam US$ maupun dalam Rupiah mengalami kecenderungan naik yang significant.

Lantas apa makna dari kedua grafik tersebut pada keputusan kita? Untuk dana-dana jangka panjang seperti tabungan untuk pergi haji, biaya anak sekolah, dana pensiun, tabungan untuk membeli atau memperbaiki rumah, tabungan modal usaha, dlsb. insya Allah akan selalu cocok untuk dikonversikan ke Dinar kapan saja.

Untuk dana jangka menengah, seperti rencana anak masuk sekolah dalam 1-2 tahun ini misalnya ? maka dapat dikonversikan ke Dinar atau tetap dalam Rupiah, tidak terlalu banyak perbedaannya dari sisi daya beli ? meskipun dari sisi ketenangan pikiran bisa jadi berbeda.

Untuk dana jangka pendek yaitu biaya kebutuhan rutin bulanan misalnya, atau biaya lain yang akan digunakan kurang dari setahun ini ? kecuali kebutuhan tersebut dapat dibeli/dibayar dengan Dinar ? maka untuk dana jangka pendek ini tetap dipertahankan dalam Rupiah akan lebih ekonomis.

US$ Money Supply

US$ Money Supply

Bila uang Anda saat ini masih dalam US$ ceritanya lain lagi; saya termasuk yang sangat tidak menganjurkan Anda memegang US$ baik untuk kepentingan jangka pendek maupun kepentingan jangka panjang. 2 grafik di atas menyampaikan pesan yang loud and clear (suara keras dan sangat jelas) bahwa ibarat pilot tempur dengan pesawat Dollar, kini saatnya Anda menekan tombol penyelamat dan tinggalkan pesawat Dollar Anda. Pesan yang sama-pun disampaikan PBB sebulan lalu; jadi bukan pendapat saya yang subjektif.

Pesan inipun juga tidak terlepas dari realita US$ sendiri yang di ? ?cetak? dalam berbagai bentuknya dengan jumlah yang sangat-sangat berlebihan 2 tahun terakhir seperti ditunjukkan oleh grafik di atas. Lagi pula kita-pun tidak membutuhkan US$ sebagai alat tukar, untuk apa pula kita pegang?

Jadi, jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut di atas sangat tergantung dari rencana investasi Anda atau kapan dana-dana tersebut Anda akan gunakan, dan tergantung pula dengan currency uang yang sekarang Anda pegang. Wa Allahu A?lam.

Posted in Financial PlanComments (0)

Goat & Gold Investment: Risk and Reward


Ketika beberapa waktu lalu saya diundang untuk memberi masukan di rapat BOD investment company-nya negeri jiran ? CEO yang membawa saya ke BOD-nya kesulitan menjelaskan apa profesi saya sekarang ? rata-rata mereka mengenal saya lama di dunia finansial.

Maka akhirnya saya sendiri yang memperkenalkan apa yang saya lakukan sekarang; ringkasnya saya jelaskan bahwa saat ini saya tidak lagi di dunia finansial tetapi di sektor riil yang saya sebut sebagai Goat & Gold Invesment. Tambah penasaran mereka ? karena ini adalah hal yang sama sekali baru di dunia investasi.

Nah penjelasan saya di rapat BOD ?BUMN?- nya negeri jiran tersebut, relevan sekali dengan minat para pembaca situs ini yang mem-bludak untuk investasi di kambing selain di Dinar yang sudah jalan selama ini.

Kambing dan emas atau Dinar adalah dua hal yang sangat erat dalam sistem ekonomi dan Syariah Islam. Selain seluruh nabi-nabi menggembala kambing, kambing dan Dinar digunakan untuk standar pelaksanaan hukum-hukum tertentu dalam syariah. Misalnya ketika Anda pergi haji bersama istri, karena tidak tahu atau tidak tahan sehingga Anda melakukan hubungan suami istri sebelum tahallul ? maka Anda terkena denda untuk menyembelih 7 ekor kambing atau 1 ekor unta. Sedangkan Dinar sudah sering saya jelaskan sebagai standar nishab zakat, nishab pencuri, uang darah, dlsb.

Karena kambing dan Dinar merupakan bagian tidak terpisahkan dari syariat agama akhir zaman ini, maka pastilah keberadaannya dijamin oleh yang membuat syariat itu sendiri sampai akhir zaman. Hal ini memudahkan kita dalam memilih bidang investasi atau pekerjaan, karena yang kita lakukan hanyalah menyesuaikan dengan apa yang dikehendakiNya.

Selain penggunaannya dalam pelaksanaan syariah, secara historis keduanya juga memiliki hubungan nilai yang sangat dekat ? yaitu harga kambing standar qurban bertahan di sekitar 1 Dinar selama lebih dari 1400 tahun. Inilah kaidah itu; standar Hukum Islam itu valid dan dapat diandalkan sampai akhir zaman.

Dengan fakta-fakta tersebut di atas-lah maka insya Allah tidak salah bila kita menjadikan Goat & Gold ini sebagai instrumen investasi kita. Yang kemudian perlu disadari adalah bahwa dalam hal investasi, kambing memiliki karakter yang sangat berbeda dengan emas atau Dinar. Justru perbedaan karakter inilah yang membuat keduanya bisa disinergikan untuk saling melengkapi.

Dinar sebagai investasi merupakan instrumen yang sangat aman karena tidak pernah kehilangan nilai atau daya beli; appresiasi nilainya mampu mengalahkan inflasi. Namun meskipun appresiasi nilai Dinar ini bisa berkisar antara 3 ? 5 kali bagi hasil deposito dalam 10 tahun terakhir, 1 Dinar akan tetap 1 Dinar bila Anda simpan dalam berapa lama-pun. Dinar tidak beranak dan daya belinya tetap setara 1 ekor kambing.

Kavling di Jonggol Farm

Kavling di Jonggol Farm

Di sisi lain kambing, standarnya 2 tahun beranak 3 kali. Jumlah anak normalnya sekali beranak adalah 2 meskipun bisa lebih atau berkurang. Namun memelihara kambing adalah investasi yang penuh risiko. Kematian oleh berbagai sebab penyakit adalah ancaman utamanya, selain risiko-risiko lain yang tingkatnya lebih rendah seperti kelambatan reproduksi, berkurangnya hasil susu karena problem pakan, dlsb.

Risiko-risiko tersebut bisa di minimize dengan adanya team dokter yang competent, adanya ahli reproduksi dan ahli pakan ? tetapi  risiko-risiko tersebut di atas tidak bisa dihilangkan sama sekali.

Dalam ilmu risk management yang syar?i; risiko-risiko yang harus kita hadapi tersebut tidak boleh kita transfer ke orang lain seperti asuransi konvensional ataupun mekanisme risk transfer lainnya ? karena berarti ini memindahkan mudharat ke orang/pihak lain atau jual beli dengan gharar.

Lantas bagaimana solusinya? Dalam Islam dikenal konsep yang sangat indah yaitu tolong menolong atau ta’awun. Maka kepada para investor atau Shahibul Mal di project investasi kambing, kami perkenalkan konsep ta’awun dengan Shahibul Mal lain dan atau dengan kami. Ini yang disebut risk sharing; jadi risk transfer dilarang ? namun risk sharing dianjurkan.

Kandang Kambing - Jonggol Farm

Kandang Kambing - Jonggol Farm

Dalam aqad Mudharabah Muqayyadah yang untuk sementara ini kami batasi minimal setara 10 kambing per peserta ? maka ada 10 peserta dalam 1 kandang kambing standar kami yang isinya sampai 100 ekor kambing. Bila tanpa ta’awun, pemilik 10 ekor kambing yang mengalami musibah kematian 3 ekor kambing misalnya ? maka dia akan menanggung sendiri kehilangan 30% dari investasinya tersebut. Tetapi bila kematian 3 ekor ini di-share dengan pemilik 100 ekor kambing, maka kehilangan ini rata-rata hanya 3%. Sebaliknya juga demikian bila beranak dan menghasilkan susu ?hasilnya juga di-share ke sesama pemilik kambing lain dalam kandang yang sama.

Dengan menggabungkan ke dalam bilangan yang lebih besar ? risiko insya Allah akan lebih stabil dan terkendali  - inilah yang disebut law of large numbers atau hukum bilangan besar dalam ilmu risk management.

Perlu disadari bahwa meskipun berbagai upaya tersebut dilakukan, investasi kambing tetap akan lebih berisiko ketimbang Dinar ? meskipun memang investasi kambing ini juga berpeluang memberi reward yang lebih besar ketimbang Dinar. Disamping reward lain berupa banyaknya lapangan pekerjaan yang tumbuh dari adanya investasi kambing ini.

Lantas bagaimana Anda memilih antara kedua investasi ini? Prinsip dasar investasi tidak menaruh seluruh telur dalam satu kandang-lah yang berlaku. Untuk persiapan pergi haji, biaya kesehatan, biaya anak sekolah dan lain sebagainya yang merupakan kebutuhan pokok Anda bila ada uang ? maka memegangnya dalam Dinar secukupnya untuk keperluan-keperluan tersebut ? insya Allah akan sangat aman dan bermanfaat.

Di atas keperluan yang sifatnya pokok tersebut bila Anda masih memiliki dana lebih ? baru ke investasi seperti ke per-kambing-an ini. Insya Allah hasilnya akan beda, karena selain ada harapan hasil finansial yang lebih tinggi ? banyaknya lapangan pekerjaan yang tercipta dari project semacam ini insya Allah membawa barakah.

Bila Anda tertarik lebih jauh dengan project perkambingan ini dan peluang-peluang yang hadir bersamanya, kami sudah siapkan satu situs khusus di jonggolfarm.com. Meskipun demikian mohon maaf bila kami belum bisa memenuhi minat para (calon) Shahibul Mal seluruhnya ? karena untuk memenuhi membludaknya peminat yang sudah ada saja saat ini ? insya Allah diperlukan waktu sampai sekitar 3 bulan yang akan datang untuk persiapan kandang, bibit, pakan, dlsb.

Sambil menunggu sarana prasarana tersebut, dana peminat kami simpan dalam Dinar agar tidak kehilangan daya beli. Setiap kandang dan bibit tersedia, tentu kami prioritaskan pada Shahibul Mal yang telah lama dananya di kami dalam bentuk Dinar ini. Maka Goat & Gold kini menjadi pasangan investasi yang ideal untuk Anda.

Semoga Allah senantiasa memudahkan jalanNya pada kita semua. Amin.

Posted in Business OpportunityComments (0)

6 Alasan Mengapa Kita Justru Butuh Emas/Dinar Di Era Ekonomi Global


Dalam beberapa pekan terakhir ini kita benar-benar merasakan betapa terintegrasinya ekonomi dunia sekarang. Bahkan krisis di negara yang sangat jauh baik dari sisi geografis maupun dari sisi hubungan ekonomi-pun, dampaknya dapat kita rasakan sampai negeri ini. Rupiah bisa lunglai, saham-saham di Indonesia Stock Exchange ikut anjlog ? padahal pusat epicentrum gempa finansial dunia-nya ada nun jauh di Yunani sana.

Lantas dengan komponen apa kita bisa membangun ?bangunan tahan gempa finansial? kita? Agar rencana pendidikan anak-anak yang masih belasan tahun, rencana pergi haji 5 tahun mendatang, rencana renovasi rumah setiap 10 tahun, tabungan hari tua agar tetap mandiri sampai akhir hayat, dlsb.  - tidak setiap saat terekspose risiko krisis finansial global.

Emas atau Dinar-lah salah satu batu bata yang kokoh untuk bangunan finansial Anda sebagai jawaban dari risiko tersebut di atas , yang insya Allah tahan gempa krisis finansial global dengan frequency kejadian dan severity yang semakin meningkat dari waktu ke waktu. Emas/Dinar memiliki 6 alasan yang tidak terbantahkan dan tidak dimiliki oleh instrumen investasi lainnya sebagai berikut:

1) Insurance Against Inflation

Harga kambing di zaman Rasulullah SAW 1 Dinar, sekarang-pun uang 1 Dinar tetap dapat untuk membeli kambing ukuran besar. Apakah ada uang lain di dunia yang terbukti stabil daya belinya (dengan average inflasi 0%) sepanjang lebih dari 1,400 tahun ??

2) Insurance Against Currency Devaluation

Negara-negara di dunia bila dalam posisi kepepet sering melakukan tindakan drastis men-devaluasi mata uangnya; bila ini terjadi, maka  rakyat yang tidak siap selalu jadi korban. Emas atau Dinar adalah instrumen yang paling efektif dan praktis untuk cover risiko ini.

3) Optimal Security Against Geo-Political & Financial Market Instability

Ekonomi dan politik dunia saat ini seperti berada pada tanah yang labil, ?gempa? dalam skala besar bisa mulai dari krisis politik yang kemudian merambat ekonomi ? dan sebaliknya bisa berawal dari ekonomi kemudian merembet ke politik. Selagi ada tempat ?investasi? yang lebih stabil, mengapa tidak pilih tempat tersebut?

the-power-of-diversification4) Independently Based On Its Own Demand & Supply

Harga emas atau Dinar tidak ditentukan oleh kebijakan politik atau ekonomi suatu Negara manapun; harga emas bagian terbesarnya adalah dihasilkan oleh mekanisme supply and demand di market.  Banyak pihak berusaha mempermainkannya selama ini, namun mekanisme pasar tetap lebih dominan.

5) Inherent Intrinsic Value

Emas membawa nilainya sendiri (inherent), tidak bisa didevaluasi oleh kebijakan suatu negara. Tidak pernah pula dalam sejarah peradaban manusia emas kehilangan daya belinya.

6) Portfolio Diversifier & Stabilizer

Sebagus apapun emas/Dinar sebagai instrumen investasi, saya tetap tidak menyarankan Anda memindahkan seluruh investasi Anda ke emas/Dinar. Kaidah investasi jangan menaruh seluruh telur pada keranjang yang sama ? tetap berlaku; bukan karena risiko terhadap emasnya ? tetapi karena kebutuhan Anda yang bisa tiba-tiba berubah.

Jadi jadikan emas/Dinar sebagai salah satu saja dari portfolio Anda; selebihnya bisa investasi di sektor riil; dan untuk kebutuhan jangka pendek dimana Anda memerlukan Rupiah sebagai alat tukar ? kemungkinan besarnya Anda juga masih tetap memerlukan Rupiah ini sebagai bagian dari portfolio Anda.

Posted in Financial PlanComments (0)

Kapan Waktu Beli Emas/Dinar Terbaik & Kapan Waktu Jual?


Hal yang paling banyak ditanyakan oleh pembaca situs ini ke saya adalah pertanyaan seputar kapan waktu terbaik untuk membeli Dinar/Emas dan kapan waktu terbaik untuk menjualnya. Tulisan ini untuk memberi jawaban secara umum, agar jumlah e-mail yang saya harus jawab menurun :) .

Untuk membeli emas atau Dinar dengan tujuan membangun ketahanan ekonomi jangka panjang, agar anak-anak bisa sekolah sampai tuntas, agar ketika tua kita tidak menjadi beban orang lain, agar aset yang merupakan hasil jerih payah kita tidak terus menurun nilainya dari waktu ? ke waktu; maka membeli emas untuk tujuan ini dapat dilakukan kapan saja.

Dalam rentang waktu jangka menengah/panjang, tidak ada istilah ketinggian untuk harga emas atau Dinar. Ketika harga Dinar pertama kali menyentuh nilai Rp 1,000,000/Dinar (emas di kisaran Rp 237,000/gram) sekitar 2.5 tahun lalu ? tepatnya tanggal 27 Oktober 2007; saat itu banyak yang berpendapat harga Dinar sudah ketinggian ? lalu sementara permintaan Dinar menurun.

Ironinya ketika 13 bulan kemudian (27/11/2008)  harga Dinar menyentuh angka Rp 1,400,000/Dinar (emas di kisaran Rp 325,000/gram), permintaan Dinar justru mencapai titik tertingginya. Kemudian 3 bulan berikutnya lagi (19/02/2009) ketika angka menyentuh Rp 1,600,000/ Dinar (emas di kisaran Rp 373,000/gram), kembali permintaan Dinar mencapai titik tertinggi berikutnya.

Dari fakta-fakta di atas, Anda akan mudah memahami bahwa bila Anda menabung untuk tujuan proteksi nilai atau membangun ketahanan ekonomi  dalam jangka panjang ? maka tidak ada waktu yang salah untuk memindahkan aset Anda dari aset yang berpeluang mengalami debasement (penurunan nilai) yaitu uang kertas ke aset yang terbukti memiliki daya beli stabil sepanjang zaman yaitu emas atau Dinar.

Apakah trend yang terjadi seperti yang ditunjukkan oleh angka-angka tersebut di atas akan terus berlangsung? dan harga emas/Dinar yang  sekarang dianggap sudah benar-benar ketinggian oleh sebagian orang ? akhirnya akan turun juga?

Dalam jangka pendek iya, bisa jadi harga emas/Dinar akan turun. Namun sekali lagi dalam jangka panjangnya ? lebih banyak faktor fundamental yang mendorongnya naik ketimbang turun. Salah satu faktor yang sangat dominan adalah realitas bahwa uang kertas dunia saat ini dibangun dengan hutang ? ketika hutang menumpuk dan tidak ada lagi yang bisa/mau memberi hutangan  baru ? sedangkan hutang lama harus dibayar ? maka pasti uang kertas jatuh nilainya.

OECDGrafik di atas adalah prediksi OECD (Organisation for Economic Co-operation and Development) untuk negara-negara yang konon paling kuat ekonominya. Rata-rata negara anggota OECD ternyata akan memiliki hutang (liabilities) yang melebihi GDP-nya tahun depan (2011). Dari grafik di atas, dapat kita ambil kesimpulan sederhana bahwa seluruh mata uang negara-negara anggota OECD akan turun significant (mengalami debasement) dalam rentang waktu yang tidak terlalu lama ? kecuali China. Ketika nilai uang kertas jatuh, apa yang terjadi dengan harga emas dan benda riil lainnya? Sederhana, harga emas dan benda riil lainnya akan melambung!

Untuk sementara China berkemungkinan bisa bertahan paling lama dalam hal kekuatan mata uangnya. China juga merupakan negara yang sangat pintar dalam mendorong rakyatnya membangun ketahanan ekonomi ? dengan menganjurkan langsung dan mempermudah rakyatnya membeli emas ? mumpung ekonomi mereka kuat dan uang mereka lagi perkasa.

Jadi kalau kita mau belajar sampai ke negeri China termasuk dalam hal ketahanan ekonomi ini, maka insya Allah tidak ada waktu yang salah untuk membeli emas atau Dinar.

Membeli emas/Dinar hanya akan salah bila tujuannya untuk spekulasi jangka pendek. Karena dalam jangka pendek harga emas akan terus bergejolak ? sehingga sangat mungkin Anda merugi karena fluktuasi ini.

Lantas kapan waktu menjualnya yang terbaik? Yang terbaik adalah ketika Anda membutuhkannya untuk keperluan riil seperti membayar sekolah, pergi haji, membayar rumah, membayar biaya kesehatan, memindahkan ke investasi sektor riil, dlsb. Anda tidak akan pernah menyesal mencairkan emas atau Dinar Anda untuk keperluan-keperluan yang riil tersebut.

Sebaliknya bila Anda menjual emas/Dinar hanya karena tertarik harga lagi tinggi ? maka sangat mungkin Anda bisa menyesal karena angka tertinggi saat ini ? bisa saja menjadi kelihatan sangat rendah hanya dalam belasan bulan ke depan seperti contoh angka-angka tersebut di atas.

Ringkasnya adalah membeli emas/Dinar yang terbaik adalah pada saat Anda memiliki excess fund untuk keperluan jangka panjang; dan menjualnya terbaik adalah ketika Anda membutuhkannya untuk menutup kebutuhan yang riil.

Sebaliknya membeli emas/Dinar untuk tujuan spekulasi jangka pendek selalu berpeluang untuk rugi karena fluktuasi jangka pendek; dan demikian pula menjual emas/Dinar hanya karena melihat harga tinggi sesaat ? juga bisa menyesal ? karena rekor-rekor tertinggi harga emas akan terus bermunculan sejalan dengan debasement mata uang kertas. Wa Allahu A?lam.

Posted in Financial PlanComments (1)

Antara Yaknizun, Yuhsinun dan Dullatan


Setidaknya saya menemukan 3 istilah yang terkait dengan pengelolaan harta di Al-Qur?an yang berbeda hukumnya satu sama lain. Istilah pertama adalah Yaknizun yang artinya “menimbun” di ayat berikut:

?? Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih?? (QS. At-Taubah (9): 34)

Istilah ke-2 Yuhsinun (di Al-Qur?an Tuhsinun karena untuk orang kedua) yang artinya “menyimpan” dalam konteks ketahanan ekonomi dalam ayat berikut:

?Yusuf berkata: “Supaya kamu bertanam tujuh tahun (lamanya) sebagaimana biasa; maka apa yang kamu tuai hendaklah kamu biarkan dibulirnya kecuali sedikit untuk kamu makan. Kemudian sesudah itu akan datang tujuh tahun yang amat sulit, yang menghabiskan apa yang kamu simpan untuk menghadapinya (tahun sulit), kecuali sedikit dari (bibit gandum) yang kamu simpan.? (QS. Yusuf (12): 47-48)

Dan yang ke-3 Dullatan yang artinya “beredar” di ayat berikut:

?? supaya harta itu jangan hanya beredar di antara orang-orang kaya saja di antara kamu…? (QS. Al-Hasyr (59): 7)

Harta kita dalam bentuk apapun apakah uang kertas Rupiah, barang dagangan/komoditi, emas atau Dinar dan lain sebagainya bila tidak hati-hati mengelolanya bisa jatuh ke kelompok pertama (Yaknizun) yang diancam siksa yang pedih.

Sebagian kecil atau secukupnya, harta kita bisa saja kita simpan misalnya untuk kebutuhan anak-anak sekolah sekian tahun yang akan datang, untuk biaya kesehatan dan keperluan kita ketika mencapai usia lanjut/pensiun ? maka yang ini insya Allah masuk kategori boleh (Yuhsinun) karena ini bagian dari membangun ketahanan ekonomi ? agar kita tidak tergantung pada orang lain ketika tidak lagi produktif dan agar kita dapat meninggalkan generasi yang kuat. Kuncinya adalah secukupnya sesuai perkiraan kebutuhan kita dan tidak berlebihan ? insya Allah diri kita yang tahu kewajaran kebutuhan ini.

Yang tidak ada batasannya adalah harta kita yang kita gunakan di jalan Allah; harta yang berputar (Dullatan) tidak hanya di golongan orang kaya saja.

Lantas bagaimana kita memanfaatkan agar harta kita masuk kategori berputar di jalan Allah di zaman modern ini?

pasarBanyak sekali pintu amal yang insya Allah bisa kita lakukan untuk memutar harta di jalan Allah ini. Pertama jelas kalau kita infaqkan untuk berbagai kegiatan seperti menyantuni anak yatim, membangun sekolah, membangun daerah korban bencana, membantu saudara-saudara kita di Palestina yang terdholimi oleh rezim Yahudi, dlsb.

Di luar konteks infaq yang jelas tersebut di atas, saat ini juga banyak sekali peluang untuk memutar harta Anda sehingga ??tidak hanya berputar di golongan yang kaya?. Dengan apa? Dengan menginvestasikannya di sektor riil dan menciptakan lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya.

Harta yang dipakai untuk keperluan terakhir ini insya Allah juga bisa menjadi bagian dari penegakan syariah di negeri ini. Kok bisa? Problem terbesar di negeri ini adalah problem kemiskinan yang timbul dari banyaknya pengangguran. Sedangkan tujuan syariah (maqasid syariah) adalah menjaga iman, menjaga jiwa, menjaga kehormatan, menjaga pikiran dan menjaga harta.

Ketika begitu banyak orang miskin di negeri ini ? karena tidak terjaganya harta, maka dampak berikutnya adalah hilangnya kehormatan. Ratusan ribu wanita-wanita kita yang harus bekerja di luar negeri dan sebagian harus kehilangan kehormatannya bahkan ada juga yang harus kehilangan jiwanya ? maka ini juga bagian dari tidak terciptanya lapangan kerja yang cukup di dalam negeri.

Di dalam negeri-pun, bukan cerita baru kalau banyak orang-orang yang semula Islam harus kehilangan Imannya karena kemiskinan, karena tidak bisa membayar biaya kesehatan, karena tidak bisa menyekolahkan anaknya, dlsb.

Harta Anda insya Allah bisa berperan dalam menciptakan lapangan kerja untuk mengatasi masalah kemiskinan ini. Itulah sebabnya program Gerakan Dinar yang kita canangkan-pun tidak hanya mendorong orang untuk  membeli dan menyimpan Dinarnya; tetapi kita juga dorong untuk digunakan dalam menggerakkan sektor produktif.

Lantas bagaimana kalau Anda tidak terbiasa untuk berusaha? Maka program untuk melatih Anda hingga menjadi entrepreneur yang Qowiyyun Amin (kuat/professional lagi sangat bisa dipercaya) ? pun kita sediakan dalam program Pesantren Wirausaha Daarul Muttaqiin yang kini sudah mencapai angkatan ke-8.

Dalam waktu dekat, hasil kerjasama kami dengan Koperasi BMT Daarul Muttaqiin insya Allah juga akan segera meresmikan beroperasinya Dinar House di Cibubur ? yang insya Allah menjadi Pusat Solusi Pembiayaan Usaha berbasis Dinar yang terbuka bagi siapapun untuk datang dan berdiskusi mencari solusi dengan team ahli kami disana.

Dengan berbagai program tersebut di atas, insya Allah kita bisa menjauh dari perilaku menimbun atau Yaknizun. Kita akan bisa membangun ketahanan ekonomi  atau Yuhsinun untuk keluarga masing-masing, dan lebih jauh lagi kita-pun insya Allah akan dapat memutar harta (Dullatan) untuk mengentaskan kemiskinan, menjaga kehormatan sampai menjaga iman yang merupakan rangkaian tujuan syariah atau maqasid syariah ini.

Semoga Allah meridloi langkah-langkah kita dan memudahkan kita ke amalan yang diridloiNya. Amin.

Posted in Islamic ViewComments (0)

Menduga Sisa Nilai Uang Kertas Dengan Teori Peluruhan


Para scientist telah lama menggunakan Teori Peluruhan Eksponensial (Exponential Decay Theory) untuk menduga usia benda-benda purbakala, fosil dan lain sebagainya. Konsep yang mudah untuk dipahami bersamaan dengan teori ini adalah adanya Konsep Waktu Paruh (half-life), yaitu waktu yang diperlukan materi subjek peluruhan eksponensial untuk menjadi tinggal separuhnya dari materi semula.

Apabila teori ini berlaku untuk benda-benda yang ada di alam, apakah teori ini juga berlaku untuk kreasi manusia modern yang namanya uang kertas? Well, setahu saya belum ada yang membuat studi ilmiah tentang hal ini ? namun dengan melihat statistik harga emas dunia dalam berbagai mata uang kertas selama 40 tahun terakhir ? saya menduga bisa jadi Teori Peluruhan Eksponensial ini juga berlaku untuk uang kertas.

Coba kita perhatikan fakta berikut ini: Pada tahun 1970, ketika emas masih dijadikan standar mata uang dunia dalam Perjanjian Bretton Woods harga emas dunia saat itu berada pada angka US$ 35.94/Oz.  Dengan nilai tukar Rupiah Rp 415/US$; maka harga emas saat itu di Indonesia berada di kisaran Rp 480/gram.

Kini setelah 40 tahun berlalu, harga emas menjadi US$ 1,109/Oz  dan dengan nilai tukar Rp 9,175/US$ harga emas dalam Rupiah menjadi di kisaran Rp 327,000/gram. Artinya setelah 40 tahun, nilai US$ terhadap emas tinggal tersisa 3.24% dan nilai Rupiah tinggal 0.15%.

Nah fakta-fakta ini apabila kita plot-kan di grafik Nilai Sisa setelah waktu paruh ke N = 100%/2^N seperti di atas; kita akan tahu dimana posisi US$ dan dimana pula posisi Rupiah. Setelah 40 tahun US$ kini berada pada waktu paruh antara ke 4 menuju waktu paruh ke 5; dengan kata lain US$ memiliki waktu paruh sekitar 8.9 tahun.

Burn MoneyPada periode 40 tahun yang sama Rupiah kini telah berada pada waktu paruh ke 9 menuju waktu paruh ke 10, atau dengan kata lain Rupiah memiliki waktu paruh di angka sekitar 4.2 tahun.

Apa maknanya ini? Bila Anda memegang Rp 327,000 saat ini dapat Anda belikan 1 gram emas; bila Anda punya uang yang sama 4.2 tahun lagi maka Anda tinggal mendapatkan ½ gram emas. Setelah 8.4 tahun lagi, uang yang sama tinggal setara ¼ gram emas. Pada saat anak Anda yang sekarang di TK, masuk perguruan tinggi 12.6 tahun dari sekarang uang yang sama tersebut tinggal seharga 1/8 gram emas.

Aplikasi Teori Peluruhan untuk menduga nilai sisa dari uang kertas ini, bisa saja diperdebatkan  ke-ilmiahan-nya. Namun tidak ada salahnya kita menengok nilai uang kertas ini puluhan tahun ke belakang, agar kita bisa lebih bijak dalam memilih tabungan kita untuk penggunaan yang bisa jadi masih puluhan tahun ke depan.

Agar anak-anak kita bisa sekolah dengan dana yang cukup pada waktunya. Dan agar di usia senja kita, kita masih bisa membiayai segala kebutuhan kita sendiri. Wa Allahu A?lam.

Posted in Financial PlanComments (0)

Euro: Uang Fiat Modern Yang Bisa Jadi Tidak Berusia Panjang


Meskipun kelahirannya menghebohkan dunia dan sempat menjadi harapan bangsa-bangsa di dunia untuk menjadi alternative reserve currencyEuro yang ibarat usia manusia sekarang baru memasuki usia ABG ? ternyata tidak tumbuh sehat. Bahkan menurut investor legendaris Jim Rogers dalam siaran televisi business terkemuka CNBC pekan lalu menyatakan bahwa usia Euro paling-paling hanya bisa bertahan sekitar 15 tahun lagi dari sekarang (lihat video di link ini).

Jadi kalau dihitung sejak kelahirannya mulai digunakan resmi sebagai unit of account 1 Januari 1999 ? dan jika prediksi Jim Rogers benar berarti usia Euro secara keseluruhan tidak akan lebih dari 30 tahun saja.

Di luar prediksi Jim Rogers tersebut, sebenarnya kita bisa melihat masa depan Euro ini secara lebih jelas bila kita gunakan timbangan emas. Sejak kelahirannya 11 tahun lalu itu, sampai sekarang nilai tukar Euro terhadap emas tinggal 30% saja. Bila trend menurun ini berlanjut, maka 15 tahun yang akan datang ? daya beli Euro terhadap emas akan tinggal di kisaran 5% dibandingkan dengan saat kelahirannya.

Jim Rogers di CNBC

Jim Rogers di CNBC

Euro yang semula diharapkan menjadi mata uang modern yang hebat dan perkasa, ternyata kini memiliki masa depan yang sama suramnya dengan berbagai mata uang fiat lain di dunia. Lantas pelajaran apa yang mestinya dapat kita petik dari uang paling modern ? yang lahir di era teknologi  ini?

Bayangkan bila uang yang digunakan sehari-hari oleh setidaknya 16 negara yang konon tergolong paling maju, dengan total penduduk di atas 327 juta dan dengan GDP terbesar di dunia (sekitar EUR 12.25 trilyun atau sekitar USD 16.52 trilyun) saja bisa jadi tidak akan survive dalam waktu yang lama ? maka apa jadinya nasib uang fiat lain yang dikeluarkan oleh negara-negara yang lebih lemah ekonominya.

Dengan fakta tersebut di atas, maukah Anda menabung dalam Euro untuk biaya sekolah anak Anda sekian belas tahun yang akan datang? Saya rasa tidak.  Nah bila dengan Euro saja Anda tidak tertarik, bagaimana dengan mata uang lain yang ?tidak lebih perkasa? dari Euro dalam jangka panjang? Anda kini punya pilihan Anda sendiri. Mata uang negara-negara di dunia di luar European Union rata-rata telah berusia lebih panjang dari Euro ? dalam arti namanya telah bertahan lebih lama, tetapi dalam arti daya beli rata-rata tidak bernasib lebih baik dari nasib Euro tersebut untuk kurun waktu yang sama. Wa Allahu A?lam.

Posted in Financial PlanComments (0)

Investasi, Proteksi Nilai & Productivity: Kini Ketiganya Bisa Bersinergi


Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering dihadapkan pada suatu pilihan dilematis tentang penggunaan dana investasi atau simpanan kita. Misalnya Anda mampu menabung 1 Dinar sebulan untuk biaya sekolah anak-anak Anda. Setelah 5 tahun Anda akan memiliki minimal 60 Dinar di tabungan Dinar Anda ? yang insya Allah cukup untuk membiayai anak Anda masuk perguruan tinggi yang baik sekian tahun yang akan datang.

Namun sebelum dana tersebut digunakan untuk membiayai sekolah anak Anda, Anda juga ingin sekali terjun berwiraswasta dan yakin tentang peluang bisnis yang akan Anda tekuni – hanya modal yang jadi kendala. Dalam situasi demikian, mana yang akan Anda pilih?

  • Menggunakan dana tabungan biaya pendidikan anak Anda, dengan risiko ada kemungkinan Anda kesulitan memenuhi biaya pendidikan anak Anda nantinya.
  • Atau mempertahankan tabungan anak Anda apa adanya, dengan risiko mengurungkan niat Anda untuk berwiraswasta karena hambatan permodalan ini.
  • Atau menggunakan untuk usaha dahulu kemudian menabung kembali biaya sekolah anak Anda dari hasil usaha, dengan risiko saat itu harga Dinar/emas sudah tinggi sehingga akan berat untuk mengumpulkan 60 Dinar kembali seperti semula.

Situasi dilematis seperti ini dan sejenisnya, kini ada solusinya yang lebih aman untuk ketiganya. Ibarat soal ujian pilihan berganda (multiple choice), pilihan Anda kini bukan hanya pilih A atau B atau C; tetapi Anda kini bisa memilih ketiganya sekaligus yaitu A dan B dan C. Anda kini bisa memiliki tabungan Dinar yang terus tumbuh untuk keperluan jangka panjang Anda sekeluarga, Nilai daya beli Dinar yang stabil menjadi proteksi bagi investasi Anda dan pada saat yang bersamaan Anda dapat menggunakan tabungan tersebut sebagai jaminan atas modal usaha Anda.

Program Investasi, Proteksi dan Productivity dalam bentuk Pinjaman Tanpa Beban untuk komersial ini adalah produk terbaru hasil kreasi bersama kami dengan Koperasi BMT Daarul Muttaqiin. Intinya adalah Anda bisa memperoleh pinjaman modal dagang ? kita fokuskan dahulu pada modal dagang karena kita memerlukan putaran yang cepat ? sampai sebesar 90% dari simpanan Dinar Anda ? tanpa beban biaya apapun sampai waktu maksimal 3 bulan. Bila dalam waktu 3 bulan Anda tidak bisa mengembalikan sebagian atau seluruhnya, maka tabungan Anda baru diambil sebesar jumlah yang gagal bayar tersebut.

Adapun syarat dan kondisi dari Pinjaman Tanpa Beban untuk tujuan komersial ini adalah sebagai berikut:

  1. Peminjam harus anggota koperasi/pemilik Tabungan M-Dinar dari BMT Daarul Muttaqiin atau peserta Qirad.
  2. Jumlah pinjaman tidak dibatasi, asal ada jaminan berupa Dinar fisik, Tabungan M-Dinar, atau modal Qirad yang besarnya 100/90 (111%) dari nilai pinjaman.
  3. Jaminan tidak harus dari pihak si peminjam, tetapi bisa dari pihak lain yang bersedia menjadi kafil (penjamin) dari si peminjam.
  4. Selama dijaminkan, Dinar senilai jaminan di simpanan atau Qirad tidak mendapatkan bagi hasil.
  5. Waktu pinjaman maksimum 3 bulan.
  6. Tidak dikenakan beban biaya apapun.
  7. Pinjaman diberikan dalam bentuk Dinar, dan dikembalikan juga dalam bentuk Dinar dalam jumlah yang sama.
  8. Peminjam hanya bisa meminjam sekali dalam satu periode; dia harus melunasi pinjaman sebelumnya bila hendak mengajukan pinjaman berikutnya.
  9. Karena program ini merupakan bentuk layanan pelengkap (complement) terhadap nasabah kami, maka Dinar yang bisa dijadikan jaminan oleh peminjam atau oleh kafil hanyalah Dinar standar Logam Mulia yang dibeli langsung dari kami ataupun melalui agen-agen resmi. Demikian pula pengembalian pinjaman juga harus merupakan Dinar standar Logam Mulia yang dibeli langsung dari kami atau agen-agen resminya.

Tata cara untuk mengajukan program Pinjaman Tanpa Beban ini juga kita buat sederhana sebagai berikut:

  1. Calon peminjam mengajukan proposal peminjaman yang bentuknya bebas, tetapi setidaknya menjelaskan tentang: detil usaha perdagangan yang memerlukan pendanaan, penanggung jawab usaha, besar dana yang dibutuhkan dan rencana pengembaliannya.
  2. Nama dan nomor account/aqad tabungan yang akan menjadi jaminan; kalau jaminan dari kafil maka yang dibutuhkan adalah nama dan nomor account/aqad dari kafil tersebut.
  3. Menandatangani Surat Perjanjian Pinjaman; bila melibatkan kafil ? maka diperlukan juga surat jaminan dari kafil.

Dengan produk Pinjaman Tanpa Beban untuk kebutuhan komersial ini, insya Allah Dinar Anda akan semakin bermanfaat ? bukan hanya untuk diri Anda beserta keluarga, tetapi juga menciptakan pekerjaan bagi orang lain.

Lantas dengan produk ini apa yang kami peroleh? Imbalan langsung dari pinjaman ini mungkin memang tidak ada karena kan ini Program Pinjaman (Qard) ? tidak boleh ada tambahan yang diperjanjikan di depan dalam bentuk apapun.

Balasan tidak langsungnya insya Allah sangat banyak, karena yang akan membalas adalah Dia Yang Maha Kaya yang ketika memberi rizki tidak perlu menghitung-hitung, dan Dia sangat mampu memberi rizki yang tidak kita sangka-sangka. Dia hanya akan membalas kebaikan dengan kebaikan pula, Hal Jaza Ul Ikhsan Illal Ikhsan?.

Posted in Business OpportunityComments (2)

Pinjaman Tanpa Beban Dari Kami & BMT Daarul Muttaqiin


Dalam berbagai tulisan saya di situs ini saya banyak sekali menekankan bahwa bila Dinar hendak digunakan sebagai investasi, maka orientasinya harus jangka panjang. Oleh karenanya yang cocok direncanakan dengan Dinar adalah kebutuhan-kebutuhan jangka panjang seperti biaya sekolah anak, Ongkos Naik Haji (ONH), tabungan untuk pembelian rumah, dana pensiun, dlsb.

Meskipun demikian tidak dapat dipungkiri bahwa kita juga sering menghadapi problem jangka pendek sesaat seperti biaya pengobatan atau kebutuhan mendesak lainnya. Dinar Anda tentu juga sangat berguna untuk kebutuhan yang mendesak tersebut.

Masalahnya adalah bagaimana bila kebutuhan mendesak tersebut timbul pada saat harga Dinar rendah seperti hari-hari ini? Kalau Dinar dijual pada saat harga rendah sedangkan waktu beli harganya masih tinggi ? kan rugi? Disinilah letak keunggulan kami beserta para mitranya untuk tidak henti-hentinya mencari solusi terbaik agar pengguna Dinar tidak dirugikan.

Untuk mengantisipasi potensi kerugian seperti dalam kasus tersebut misalnya, kami bekerjasama dengan BMT Daarul Muttaqiin kini dapat memberikan fasilitas Pinjaman Tanpa Beban apapun ? dengan jaminan Dinar Anda.

Jadi bila Anda membutuhkan Rupiah dari Dinar Anda sedangkan saat itu harga Dinar lagi rendah kalau dijual sayang, maka Anda dapat mengajukan Pinjaman Tanpa Beban (tanpa bunga, tanpa margin atau apapun namanya) dengan menyerahkan Dinar yang Anda miliki sebagai jaminannya.

Anda bisa memperoleh Pinjaman Tanpa Beban ini sampai 90% dari harga beli Dinar Anda ? mengacu pada harga beli Dinar di DinarIslam.com.

Sebagaimana sifatnya pinjaman ini adalah untuk kepentingan dana darurat, maka pinjaman dibatasi waktunya maksimal dalam 6 bulan. Bila dalam waktu tersebut peminjam belum melunasi pinjamannya, maka Dinar yang digunakan sebagai jaminan akan dijual pada harga yang berlaku saat itu.

Bila ada kelebihan atas hasil penjualan ini maka sisanya akan dikembalikan ke peminjam, atau sebaliknya juga demikian ? bila hasil penjualan jaminan tidak cukup untuk melunasi pinjaman ? maka sisanya akan ditagih kembali.

Pinjaman Tanpa Beban untuk keperluan darurat ini tidak diarahkan untuk keperluan komersial atau konsumtif, jadi yang mengajukan pinjaman akan diminta menjelaskan sifat dari kebutuhan dana darurat tersebut sebelum pinjaman disetujui. Persetujuan pinjaman adalah hak prerogatif BMT Daarul Muttaqiin.

Semoga tambahan solusi ini bermanfaat bagi para pengguna Dinar. Amin.

Posted in Financial PlanComments (0)

Harga Emas Dunia: Bad News & Good News


Tulisan saya tanggal 25 Januari 2010 lalu memperkenalkan konsep Moving Average atau rata-rata bergerak untuk mengetahui posisi ?jam 6?,  pada ayunan bandul jam yang memvisualisasikan pergerakan harga emas sebagai hasil mekanisme pasar.

Melengkapi  tulisan tersebut, kali ini saya gunakan data yang lebih lama yaitu 11 tahun sejak Januari 2000 untuk harga emas dunia dalam US$/Oz. Data ini saya kumpulkan dari Kitco.com karena data yang saya kumpulkan sendiri baru mulai September 2007.

Hasilnya saya sajikan dalam grafik di atas yang menunjukkan pergerakan harga bulanan dan rata-rata bergerak tahunannya. Kita bisa melihat grafik tersebut dari 2 sisi, tergantung apakah kita  lebih suka kabar baik,  kabar buruk atau keduanya. Untuk lengkapnya saya sajikan saja keduanya sebagai berikut.

Kabar buruknya adalah harga emas yang beberapa minggu terakhir cenderung turun; masih mungkin terus turun sampai posisi di sekitar  ?jam 6? dari pergerakan harga emas atau bahkan melewatinya. Posisi ?jam 6? dari perhitungan rata-rata bergerak tahunan selama 11 tahun terakhir saat ini berada pada kisaran angka US$ 975/Oz.

Karena per pagi ini harga emas dunia berada pada US$ 1098/Oz; maka bila gerakan turun harga emas dunia ini berlanjut, angka yang berpeluang untuk dicapai dalam waktu dekat adalah di kisaran US$ 975/Oz  atau berpeluang turun sampai sekitar 11% dari posisi sekarang.

Karena saya termasuk orang yang cenderung optimis, maka dari satu kabar buruk ini ? ada 3 kabar baik yang saya juga ingin sampaikan.

Kabar baik pertama adalah namanya bandul jam, tidak selamanya dia berayun ke 1 arah. Setelah melewati posisi terendah di ?jam 6? dia akan berbalik arah; ini fitrah gravitasi bumi yang juga fitrahnya mekanisme pasar.

Kabar baik kedua, trend posisi ?jam 6? yang dihasilkan dari perhitungan rata-rata bergerak tahunan ? ternyata bergerak naik dari waktu ke waktu ? setidaknya ini yang terjadi 11 tahun terakhir. Pergerakan yang ini, bukan karena mekanisme pasar tetapi karena rusaknya daya beli uang kertas terhadap emas.

Ringkasnya adalah dalam jangka pendek harga emas bergerak naik turun disebabkan oleh dorongan mekanisme pasar; tetapi dalam jangka panjang nampak dari statistik bahwa harga emas yang dinilai dengan mata uang kertas cenderung terus naik ? bukan oleh mekanisme pasar lagi tetapi oleh penurunan nilai uang yang digunakan untuk membeli emas tersebut.

Jadi kabar baik ketiganya adalah, Anda yang ingin mengamankan masa depan biaya sekolah anak-anak; biaya kesehatan hari tua, biaya hidup masa pensiun, dlsb ? Anda insya Allah akan menemukan waktu-waktu yang baik untuk membeli emas atau Dinar dalam hari-hari atau minggu-minggu ke depan ? mumpung bandul jam bergerak ke posisi ?jam 6?. Wa Allahu A?lam.

Posted in Dinar ProspectingComments (0)


Price Update on Twitter

Grafik Harga Dinar Islam (real time)

Nilai Tukar Dinar & Dirham (Rupiah)

Emas & Index (USDX & RIX)

Dinar Islam is offlineSofi is offline
sales@dinarislam.com
Dinar Islam on twitter
Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes