Tag Archive | "biaya kesehatan hari tua"

Kapan Waktu Beli Emas/Dinar Terbaik & Kapan Waktu Jual?


Hal yang paling banyak ditanyakan oleh pembaca situs ini ke saya adalah pertanyaan seputar kapan waktu terbaik untuk membeli Dinar/Emas dan kapan waktu terbaik untuk menjualnya. Tulisan ini untuk memberi jawaban secara umum, agar jumlah e-mail yang saya harus jawab menurun :) .

Untuk membeli emas atau Dinar dengan tujuan membangun ketahanan ekonomi jangka panjang, agar anak-anak bisa sekolah sampai tuntas, agar ketika tua kita tidak menjadi beban orang lain, agar aset yang merupakan hasil jerih payah kita tidak terus menurun nilainya dari waktu ? ke waktu; maka membeli emas untuk tujuan ini dapat dilakukan kapan saja.

Dalam rentang waktu jangka menengah/panjang, tidak ada istilah ketinggian untuk harga emas atau Dinar. Ketika harga Dinar pertama kali menyentuh nilai Rp 1,000,000/Dinar (emas di kisaran Rp 237,000/gram) sekitar 2.5 tahun lalu ? tepatnya tanggal 27 Oktober 2007; saat itu banyak yang berpendapat harga Dinar sudah ketinggian ? lalu sementara permintaan Dinar menurun.

Ironinya ketika 13 bulan kemudian (27/11/2008)  harga Dinar menyentuh angka Rp 1,400,000/Dinar (emas di kisaran Rp 325,000/gram), permintaan Dinar justru mencapai titik tertingginya. Kemudian 3 bulan berikutnya lagi (19/02/2009) ketika angka menyentuh Rp 1,600,000/ Dinar (emas di kisaran Rp 373,000/gram), kembali permintaan Dinar mencapai titik tertinggi berikutnya.

Dari fakta-fakta di atas, Anda akan mudah memahami bahwa bila Anda menabung untuk tujuan proteksi nilai atau membangun ketahanan ekonomi  dalam jangka panjang ? maka tidak ada waktu yang salah untuk memindahkan aset Anda dari aset yang berpeluang mengalami debasement (penurunan nilai) yaitu uang kertas ke aset yang terbukti memiliki daya beli stabil sepanjang zaman yaitu emas atau Dinar.

Apakah trend yang terjadi seperti yang ditunjukkan oleh angka-angka tersebut di atas akan terus berlangsung? dan harga emas/Dinar yang  sekarang dianggap sudah benar-benar ketinggian oleh sebagian orang ? akhirnya akan turun juga?

Dalam jangka pendek iya, bisa jadi harga emas/Dinar akan turun. Namun sekali lagi dalam jangka panjangnya ? lebih banyak faktor fundamental yang mendorongnya naik ketimbang turun. Salah satu faktor yang sangat dominan adalah realitas bahwa uang kertas dunia saat ini dibangun dengan hutang ? ketika hutang menumpuk dan tidak ada lagi yang bisa/mau memberi hutangan  baru ? sedangkan hutang lama harus dibayar ? maka pasti uang kertas jatuh nilainya.

OECDGrafik di atas adalah prediksi OECD (Organisation for Economic Co-operation and Development) untuk negara-negara yang konon paling kuat ekonominya. Rata-rata negara anggota OECD ternyata akan memiliki hutang (liabilities) yang melebihi GDP-nya tahun depan (2011). Dari grafik di atas, dapat kita ambil kesimpulan sederhana bahwa seluruh mata uang negara-negara anggota OECD akan turun significant (mengalami debasement) dalam rentang waktu yang tidak terlalu lama ? kecuali China. Ketika nilai uang kertas jatuh, apa yang terjadi dengan harga emas dan benda riil lainnya? Sederhana, harga emas dan benda riil lainnya akan melambung!

Untuk sementara China berkemungkinan bisa bertahan paling lama dalam hal kekuatan mata uangnya. China juga merupakan negara yang sangat pintar dalam mendorong rakyatnya membangun ketahanan ekonomi ? dengan menganjurkan langsung dan mempermudah rakyatnya membeli emas ? mumpung ekonomi mereka kuat dan uang mereka lagi perkasa.

Jadi kalau kita mau belajar sampai ke negeri China termasuk dalam hal ketahanan ekonomi ini, maka insya Allah tidak ada waktu yang salah untuk membeli emas atau Dinar.

Membeli emas/Dinar hanya akan salah bila tujuannya untuk spekulasi jangka pendek. Karena dalam jangka pendek harga emas akan terus bergejolak ? sehingga sangat mungkin Anda merugi karena fluktuasi ini.

Lantas kapan waktu menjualnya yang terbaik? Yang terbaik adalah ketika Anda membutuhkannya untuk keperluan riil seperti membayar sekolah, pergi haji, membayar rumah, membayar biaya kesehatan, memindahkan ke investasi sektor riil, dlsb. Anda tidak akan pernah menyesal mencairkan emas atau Dinar Anda untuk keperluan-keperluan yang riil tersebut.

Sebaliknya bila Anda menjual emas/Dinar hanya karena tertarik harga lagi tinggi ? maka sangat mungkin Anda bisa menyesal karena angka tertinggi saat ini ? bisa saja menjadi kelihatan sangat rendah hanya dalam belasan bulan ke depan seperti contoh angka-angka tersebut di atas.

Ringkasnya adalah membeli emas/Dinar yang terbaik adalah pada saat Anda memiliki excess fund untuk keperluan jangka panjang; dan menjualnya terbaik adalah ketika Anda membutuhkannya untuk menutup kebutuhan yang riil.

Sebaliknya membeli emas/Dinar untuk tujuan spekulasi jangka pendek selalu berpeluang untuk rugi karena fluktuasi jangka pendek; dan demikian pula menjual emas/Dinar hanya karena melihat harga tinggi sesaat ? juga bisa menyesal ? karena rekor-rekor tertinggi harga emas akan terus bermunculan sejalan dengan debasement mata uang kertas. Wa Allahu A?lam.

Posted in Financial PlanComments (1)

Harga Emas Dunia: Bad News & Good News


Tulisan saya tanggal 25 Januari 2010 lalu memperkenalkan konsep Moving Average atau rata-rata bergerak untuk mengetahui posisi ?jam 6?,  pada ayunan bandul jam yang memvisualisasikan pergerakan harga emas sebagai hasil mekanisme pasar.

Melengkapi  tulisan tersebut, kali ini saya gunakan data yang lebih lama yaitu 11 tahun sejak Januari 2000 untuk harga emas dunia dalam US$/Oz. Data ini saya kumpulkan dari Kitco.com karena data yang saya kumpulkan sendiri baru mulai September 2007.

Hasilnya saya sajikan dalam grafik di atas yang menunjukkan pergerakan harga bulanan dan rata-rata bergerak tahunannya. Kita bisa melihat grafik tersebut dari 2 sisi, tergantung apakah kita  lebih suka kabar baik,  kabar buruk atau keduanya. Untuk lengkapnya saya sajikan saja keduanya sebagai berikut.

Kabar buruknya adalah harga emas yang beberapa minggu terakhir cenderung turun; masih mungkin terus turun sampai posisi di sekitar  ?jam 6? dari pergerakan harga emas atau bahkan melewatinya. Posisi ?jam 6? dari perhitungan rata-rata bergerak tahunan selama 11 tahun terakhir saat ini berada pada kisaran angka US$ 975/Oz.

Karena per pagi ini harga emas dunia berada pada US$ 1098/Oz; maka bila gerakan turun harga emas dunia ini berlanjut, angka yang berpeluang untuk dicapai dalam waktu dekat adalah di kisaran US$ 975/Oz  atau berpeluang turun sampai sekitar 11% dari posisi sekarang.

Karena saya termasuk orang yang cenderung optimis, maka dari satu kabar buruk ini ? ada 3 kabar baik yang saya juga ingin sampaikan.

Kabar baik pertama adalah namanya bandul jam, tidak selamanya dia berayun ke 1 arah. Setelah melewati posisi terendah di ?jam 6? dia akan berbalik arah; ini fitrah gravitasi bumi yang juga fitrahnya mekanisme pasar.

Kabar baik kedua, trend posisi ?jam 6? yang dihasilkan dari perhitungan rata-rata bergerak tahunan ? ternyata bergerak naik dari waktu ke waktu ? setidaknya ini yang terjadi 11 tahun terakhir. Pergerakan yang ini, bukan karena mekanisme pasar tetapi karena rusaknya daya beli uang kertas terhadap emas.

Ringkasnya adalah dalam jangka pendek harga emas bergerak naik turun disebabkan oleh dorongan mekanisme pasar; tetapi dalam jangka panjang nampak dari statistik bahwa harga emas yang dinilai dengan mata uang kertas cenderung terus naik ? bukan oleh mekanisme pasar lagi tetapi oleh penurunan nilai uang yang digunakan untuk membeli emas tersebut.

Jadi kabar baik ketiganya adalah, Anda yang ingin mengamankan masa depan biaya sekolah anak-anak; biaya kesehatan hari tua, biaya hidup masa pensiun, dlsb ? Anda insya Allah akan menemukan waktu-waktu yang baik untuk membeli emas atau Dinar dalam hari-hari atau minggu-minggu ke depan ? mumpung bandul jam bergerak ke posisi ?jam 6?. Wa Allahu A?lam.

Posted in Dinar ProspectingComments (0)


Price Update on Twitter

Grafik Harga Dinar Islam (real time)

Nilai Tukar Dinar & Dirham (Rupiah)

Emas & Index (USDX & RIX)

Dinar Islam is offlineSofi is offline
sales@dinarislam.com
Dinar Islam on twitter
Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes